<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Korban Banjir, Katon Bagaskara Trauma</title><description>Katon Bagaskara tak menyangka, rumah yang dihuni selama 20 tahun akhirnya menjadi korban banjir.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/01/10/33/2151521/jadi-korban-banjir-katon-bagaskara-trauma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/01/10/33/2151521/jadi-korban-banjir-katon-bagaskara-trauma"/><item><title>Jadi Korban Banjir, Katon Bagaskara Trauma</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/01/10/33/2151521/jadi-korban-banjir-katon-bagaskara-trauma</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/01/10/33/2151521/jadi-korban-banjir-katon-bagaskara-trauma</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2020 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rena Pangesti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/10/33/2151521/jadi-korban-banjir-katon-bagaskara-trauma-bAwLFZuSaO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Katon Bagaskara (Foto: Instagram @katonbagaskara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/10/33/2151521/jadi-korban-banjir-katon-bagaskara-trauma-bAwLFZuSaO.jpg</image><title>Katon Bagaskara (Foto: Instagram @katonbagaskara)</title></images><description>JAKARTA - Katon Bagaskara tak menyangka, rumah yang dihuni selama 20 tahun akhirnya menjadi korban banjir. Air tiba-tiba saja masuk di pukul 04.00 WIB dan menenggelamkan perabotan rumah.
Setidaknya ketinggian air pada 1 Januari lalu mencapai 1,2 meter, di rumah Katon Bagaskara di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
&quot;Panik banget, alat-alat studio, gitar kesayangan, sampai mobil terendam banjir,&quot; kata Katon saat dihubungi Okezone, 7 Januari 2020.
Katon Bagaskara tidak menyangka ia bisa menjadi korban banjir. Padahal selama dua dekade, peristiwa itu tak pernah dialami frontman KLa Project tersebut.
Baca juga: Kebanjiran Hingga 1,2 Meter, Katon Bagaskara Masih Ngungsi 

&quot;Pertama kali masuk rumah dan memang lagi apes banget.  Bahkan untuk mengeluarkan mobil harus sewa alat dari Dishub,&quot; imbuhnya.
Trauma dirasakan Katon Bagaskara, ia bahkan belum berkeinginan pulang ke rumah. Sebab takut ada banjir susulan.

&quot;Masih mengungsi di rumah teman, nanti kalau sudah kondusif baru pulang,&quot; jelas musisi 53 tahun ini.
Meski rumah itu ditinggalkan, Katon Bagaskara tetap melakukan kontrol. Ia juga mengantisipasi apabila ada banjir susulan. &quot;Barang-barang belum semuanya diberesin. Masih ditaruh di tempat yang lebih tinggi,&quot; kata Katon.
Baca juga: Vicky Prasetyo Tagih Harta Gana-Gini, Angel Lelga: Tak Tahu Malu 

Ia berharap agar pemerintah daerah dan pusat bisa segera menyelesaikan permasalahan banjir. Sebab sebagai warga negara, saudara Nugie ini telah melakukan kewajibannya.
&quot;Saat masyarakat sudah taat pajak, pemerintah bisa melakukan kewajibannya dong. Menjaga supaya warganya tetap aman,&quot; katanya.



Ia pun memberikan contoh negara Belanda, di mana kota-kota di sana tanahnya lebih rendah daripada air laut. &quot;Mereka bisa menjaga agar warganya tidak tenggelam. Mungkin bisa dicontoh, jangan studi banding malah untuk jalan-jalan,&quot; harapnya.
Selain mengkritisi pemerintah, Katon berharap masyarakat juga sadar mencintai alam. &quot;Kalau kita rusak alam, masa dia disuruh perbaiki sendiri. Kan enggak bisa,&quot; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8xNy82LzExOTYyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Contoh paling kecil, menanam pohon di rumah dan tidak buang sampah sembarangan. Mungkin pelan-pelan bisa diterapkan,&quot; pungkas pelantun Negeri di Atas Awan ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Katon Bagaskara tak menyangka, rumah yang dihuni selama 20 tahun akhirnya menjadi korban banjir. Air tiba-tiba saja masuk di pukul 04.00 WIB dan menenggelamkan perabotan rumah.
Setidaknya ketinggian air pada 1 Januari lalu mencapai 1,2 meter, di rumah Katon Bagaskara di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
&quot;Panik banget, alat-alat studio, gitar kesayangan, sampai mobil terendam banjir,&quot; kata Katon saat dihubungi Okezone, 7 Januari 2020.
Katon Bagaskara tidak menyangka ia bisa menjadi korban banjir. Padahal selama dua dekade, peristiwa itu tak pernah dialami frontman KLa Project tersebut.
Baca juga: Kebanjiran Hingga 1,2 Meter, Katon Bagaskara Masih Ngungsi 

&quot;Pertama kali masuk rumah dan memang lagi apes banget.  Bahkan untuk mengeluarkan mobil harus sewa alat dari Dishub,&quot; imbuhnya.
Trauma dirasakan Katon Bagaskara, ia bahkan belum berkeinginan pulang ke rumah. Sebab takut ada banjir susulan.

&quot;Masih mengungsi di rumah teman, nanti kalau sudah kondusif baru pulang,&quot; jelas musisi 53 tahun ini.
Meski rumah itu ditinggalkan, Katon Bagaskara tetap melakukan kontrol. Ia juga mengantisipasi apabila ada banjir susulan. &quot;Barang-barang belum semuanya diberesin. Masih ditaruh di tempat yang lebih tinggi,&quot; kata Katon.
Baca juga: Vicky Prasetyo Tagih Harta Gana-Gini, Angel Lelga: Tak Tahu Malu 

Ia berharap agar pemerintah daerah dan pusat bisa segera menyelesaikan permasalahan banjir. Sebab sebagai warga negara, saudara Nugie ini telah melakukan kewajibannya.
&quot;Saat masyarakat sudah taat pajak, pemerintah bisa melakukan kewajibannya dong. Menjaga supaya warganya tetap aman,&quot; katanya.



Ia pun memberikan contoh negara Belanda, di mana kota-kota di sana tanahnya lebih rendah daripada air laut. &quot;Mereka bisa menjaga agar warganya tidak tenggelam. Mungkin bisa dicontoh, jangan studi banding malah untuk jalan-jalan,&quot; harapnya.
Selain mengkritisi pemerintah, Katon berharap masyarakat juga sadar mencintai alam. &quot;Kalau kita rusak alam, masa dia disuruh perbaiki sendiri. Kan enggak bisa,&quot; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8xNy82LzExOTYyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Contoh paling kecil, menanam pohon di rumah dan tidak buang sampah sembarangan. Mungkin pelan-pelan bisa diterapkan,&quot; pungkas pelantun Negeri di Atas Awan ini.</content:encoded></item></channel></rss>
