<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Depresi karena Tumor, Femmy Permatasari Sempat Minta Disuntik Mati</title><description>Gara-gara tumor yang bersarang dipayudaranya, Femmy Permatasari meminta dokter untuk menyuntik mati dirinya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/11/08/33/2127609/depresi-karena-tumor-femmy-permatasari-sempat-minta-disuntik-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/11/08/33/2127609/depresi-karena-tumor-femmy-permatasari-sempat-minta-disuntik-mati"/><item><title>Depresi karena Tumor, Femmy Permatasari Sempat Minta Disuntik Mati</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/11/08/33/2127609/depresi-karena-tumor-femmy-permatasari-sempat-minta-disuntik-mati</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/11/08/33/2127609/depresi-karena-tumor-femmy-permatasari-sempat-minta-disuntik-mati</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2019 22:35 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/33/2127609/depresi-karena-tumor-femmy-permatasari-sempat-minta-disuntik-mati-qKQGzQULen.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Femmy Permatasari. (Foto: Okezone/Vania Ika Aldida)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/33/2127609/depresi-karena-tumor-femmy-permatasari-sempat-minta-disuntik-mati-qKQGzQULen.jpg</image><title>Femmy Permatasari. (Foto: Okezone/Vania Ika Aldida)</title></images><description>JAKARTA - Pesinetron Femmy Permatasari diketahui sempat mengidap penyakit tumor payudara. Kondisi tersebut, membuat aktris 45 tahun itu harus menjalani perawatan medis serius, termasuk pengangkatan tumor dari payudaranya.
Femmy diketahui menjalani tiga kali operasi pengangkatan tumor yang membuatnya depresi. Hal itu, menurutnya, dipicu rasa lelah setelah menjalani operasi berkali-kali.

Rasa depresi itu, semakin memuncak ketika dokter mengungkapkan ada kemungkinan tumor itu bertransformasi menjadi kanker. Tak kuat dengan kenyataan itu, Femmy Permatasari meminta dokter untuk menyuntik mati dirinya.
&amp;ldquo;Kalau sampai kanker kan payudara harus diangkat sepenuhnya. Saya enggak mau itu terjadi. Sampai bilang, &amp;lsquo;Dok, mending saya disuntik mati saja langsung. Saya enggak mau hidup (kalau sampai kanker),&amp;rsquo;&amp;rdquo; kata Femmy Permatasari saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8yNi82LzExODc0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca juga:&amp;nbsp;Bulan Madu ke Paris, Suami Femmy Permatasari Kecopetan di Kereta
Dia menambahkan, &amp;ldquo;Saya tidak pernah takut sama manusia. Kalau ada yang berniat jahat pasti langsung saya bantai. Tapi kalau sama penyakit, aduh! Saya takutnya setengah mati.&amp;rdquo;

Ketakutan Femmy Permatasari terhadap kanker dilatarbelakangi riwayat kanker paru yang sempat diidap sang ayah. Karena itu dia pasrah jika tumor yang bersarang di payudaranya itu bisa berkembang menjadi kanker ganas.

&amp;ldquo;Papi melawan kanker paru cukup lama. Biaya untuk mengobati penyakit itu juga tidak sedikit. Sempat diterbangkan ke Singapura sampai Amsterdam. Sudah diusahakan ke mana-mana, tapi Papi akhirnya harus menyerah juga,&amp;rdquo; ujarnya.Kondisi mendiang ayahnya itu, diakui Femmy, membuatnya begitu trauma. &amp;ldquo;Karena itu, saya sangat salut dengan para pejuang kanker. Mereka hebat. Saya baru kena tumor saja sudah ribet banget kayaknya,&amp;rdquo; imbuh ibu tiga anak itu.

Beruntung bagi Femmy, tumor yang bersarang di payudaranya itu bisa disembuhkan. Sekitar 1,5 tahun dari operasi terakhirnya, Femmy berharap, tumor itu tak kembali ke tubuhnya. &amp;ldquo;Sudah cukup, saya capek. Stress banget.&amp;rdquo;*
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Resmi Panggil Jungkook BTS Atas Tuduhan Pelanggaran Lalu Lintas&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Pesinetron Femmy Permatasari diketahui sempat mengidap penyakit tumor payudara. Kondisi tersebut, membuat aktris 45 tahun itu harus menjalani perawatan medis serius, termasuk pengangkatan tumor dari payudaranya.
Femmy diketahui menjalani tiga kali operasi pengangkatan tumor yang membuatnya depresi. Hal itu, menurutnya, dipicu rasa lelah setelah menjalani operasi berkali-kali.

Rasa depresi itu, semakin memuncak ketika dokter mengungkapkan ada kemungkinan tumor itu bertransformasi menjadi kanker. Tak kuat dengan kenyataan itu, Femmy Permatasari meminta dokter untuk menyuntik mati dirinya.
&amp;ldquo;Kalau sampai kanker kan payudara harus diangkat sepenuhnya. Saya enggak mau itu terjadi. Sampai bilang, &amp;lsquo;Dok, mending saya disuntik mati saja langsung. Saya enggak mau hidup (kalau sampai kanker),&amp;rsquo;&amp;rdquo; kata Femmy Permatasari saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8yNi82LzExODc0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca juga:&amp;nbsp;Bulan Madu ke Paris, Suami Femmy Permatasari Kecopetan di Kereta
Dia menambahkan, &amp;ldquo;Saya tidak pernah takut sama manusia. Kalau ada yang berniat jahat pasti langsung saya bantai. Tapi kalau sama penyakit, aduh! Saya takutnya setengah mati.&amp;rdquo;

Ketakutan Femmy Permatasari terhadap kanker dilatarbelakangi riwayat kanker paru yang sempat diidap sang ayah. Karena itu dia pasrah jika tumor yang bersarang di payudaranya itu bisa berkembang menjadi kanker ganas.

&amp;ldquo;Papi melawan kanker paru cukup lama. Biaya untuk mengobati penyakit itu juga tidak sedikit. Sempat diterbangkan ke Singapura sampai Amsterdam. Sudah diusahakan ke mana-mana, tapi Papi akhirnya harus menyerah juga,&amp;rdquo; ujarnya.Kondisi mendiang ayahnya itu, diakui Femmy, membuatnya begitu trauma. &amp;ldquo;Karena itu, saya sangat salut dengan para pejuang kanker. Mereka hebat. Saya baru kena tumor saja sudah ribet banget kayaknya,&amp;rdquo; imbuh ibu tiga anak itu.

Beruntung bagi Femmy, tumor yang bersarang di payudaranya itu bisa disembuhkan. Sekitar 1,5 tahun dari operasi terakhirnya, Femmy berharap, tumor itu tak kembali ke tubuhnya. &amp;ldquo;Sudah cukup, saya capek. Stress banget.&amp;rdquo;*
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Resmi Panggil Jungkook BTS Atas Tuduhan Pelanggaran Lalu Lintas&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
