<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terinspirasi Maraknya Kasus Depresi, Desainer Adinda Tri Wardhani Ciptakan Koleksi The Tale of Flowers </title><description>Adinda Tri Wardhani mengolah fenomena depresi yang terjadi pada masyarakat menjadi sebuah ide untuk koleksi busananya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/27/33/2122200/terinspirasi-maraknya-kasus-depresi-desainer-adinda-tri-wardhani-ciptakan-koleksi-the-tale-of-flowers</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/27/33/2122200/terinspirasi-maraknya-kasus-depresi-desainer-adinda-tri-wardhani-ciptakan-koleksi-the-tale-of-flowers"/><item><title>Terinspirasi Maraknya Kasus Depresi, Desainer Adinda Tri Wardhani Ciptakan Koleksi The Tale of Flowers </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/27/33/2122200/terinspirasi-maraknya-kasus-depresi-desainer-adinda-tri-wardhani-ciptakan-koleksi-the-tale-of-flowers</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/27/33/2122200/terinspirasi-maraknya-kasus-depresi-desainer-adinda-tri-wardhani-ciptakan-koleksi-the-tale-of-flowers</guid><pubDate>Minggu 27 Oktober 2019 03:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Futari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/27/33/2122200/terinspirasi-maraknya-kasus-depresi-desainer-adinda-tri-wardhani-ciptakan-koleksi-the-tale-of-flowers-H8fhDj5AS4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tale of Flowers (Foto: Hana Futari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/27/33/2122200/terinspirasi-maraknya-kasus-depresi-desainer-adinda-tri-wardhani-ciptakan-koleksi-the-tale-of-flowers-H8fhDj5AS4.jpg</image><title>Tale of Flowers (Foto: Hana Futari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Maraknya kasus depresi yang terjadi pada masyarakat, memberikan inspirasi tersendiri untuk desainer Adinda Tri Wardhani. Fenomena tersebut membuatnya tertarik untuk membuat sebuah koleksi busana dengan nama The Tale of Flowers.
Baca juga: Tak Dipublikasikan Jadi Mualaf, Berikut Deretan Fakta Pernikahan Young Lex
&quot;Sebenarnya awalnya itu kenapa ambil Tale of Flowers, karena kita lihat sekarang orang mudah depresi, kecewa, mudah mengeluh, padahal untuk kami, hidup itu lebih bermakna daripada kita meratapi nasib,&quot; ujar Adinda Tri Wardhani ditemui Okezone di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2019).
&amp;nbsp;
Dari situlah, Adinda beserta 2 rekannya yakni Vina dan Karina yang tergabung dalam Kala Studio mengusung 3 ikon bunga untuk koleksi mereka. Tiga bunga yang dipilihnya yakni poppy, lavender dan dandelion. Ketiganya memiliki filosofi masing-masing yang tak kalah menarik.

&quot;Poppy itu tetap bisa tumbuh cantik meskipun di mana aja. Kita habis lihat poppy saja  bisa langsung senang. Ini mengartikan bahwa kita harus happy di manapun kita berada,&quot; jelas Adinda.



Filosofi tak kalah kuat juga tertanam dalam ikon lavender. Bunga  lavender sendiri merupakan tumbuhan yang dapat hidup di musim apapun.
Baca juga: Unggah Foto Tanpa Bra, Netizen Serbu Kolom Komentar Nikita Mirzani
&quot;Lavender juga warnanya menenangkan, warna ungu sendiri (memberi)  rileksasi, kita kasih inspirasi kalau lavender saja bisa tetap berdiri  walau ada terpa angin,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Begitu pula dengan filosofi yang tertanam dalam bunga dandelion.  Tumbuhan cantik itu sendiri dapat terus berbunga di lekukan bukit.

&quot;Dendelion itu hidup di perbukitan. Filosofinya, hidup pasti naik  turun, dia bisa hidup di mana saja walau dia kecil dia bisa bertahan,&quot;  kata Adinda.Sebuah pencapaian pun kini menghampiri Adinda Tri Wardhani beserta  Kala Studio. Pasalnya, brand yang dia usung tersebut mendapat kesempatan  untuk dikenakan oleh pemenang kontes Jakarta Youth Meet Up dalam event  Jakarta Fashion Week 2019.
&amp;lt;iframe src=&quot;https://www.metube.id/embed/707101?type=video&amp;amp;autoplay=true&amp;amp;mute=true&quot; width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Baca juga: Artis Inisal PA Diduga Telibat Kasus Prostitusi Online
Salah satu jenis koleksi Tale of Flowers yakni Poppy mendampingi  pemenang kontes tersebut untuk tampil  melalui fashion dance. Lewat  ajang tersebut, Adinda dan KALA Studio dapat semakin memperkenalkan  koleksi busana mereka. Tak sendiri, KALA Studio juga berkolaborasi  dengan dua brand lainnya di ajang tersebut yakni Temma Prasetio dan  Seribu Wajah.</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya kasus depresi yang terjadi pada masyarakat, memberikan inspirasi tersendiri untuk desainer Adinda Tri Wardhani. Fenomena tersebut membuatnya tertarik untuk membuat sebuah koleksi busana dengan nama The Tale of Flowers.
Baca juga: Tak Dipublikasikan Jadi Mualaf, Berikut Deretan Fakta Pernikahan Young Lex
&quot;Sebenarnya awalnya itu kenapa ambil Tale of Flowers, karena kita lihat sekarang orang mudah depresi, kecewa, mudah mengeluh, padahal untuk kami, hidup itu lebih bermakna daripada kita meratapi nasib,&quot; ujar Adinda Tri Wardhani ditemui Okezone di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2019).
&amp;nbsp;
Dari situlah, Adinda beserta 2 rekannya yakni Vina dan Karina yang tergabung dalam Kala Studio mengusung 3 ikon bunga untuk koleksi mereka. Tiga bunga yang dipilihnya yakni poppy, lavender dan dandelion. Ketiganya memiliki filosofi masing-masing yang tak kalah menarik.

&quot;Poppy itu tetap bisa tumbuh cantik meskipun di mana aja. Kita habis lihat poppy saja  bisa langsung senang. Ini mengartikan bahwa kita harus happy di manapun kita berada,&quot; jelas Adinda.



Filosofi tak kalah kuat juga tertanam dalam ikon lavender. Bunga  lavender sendiri merupakan tumbuhan yang dapat hidup di musim apapun.
Baca juga: Unggah Foto Tanpa Bra, Netizen Serbu Kolom Komentar Nikita Mirzani
&quot;Lavender juga warnanya menenangkan, warna ungu sendiri (memberi)  rileksasi, kita kasih inspirasi kalau lavender saja bisa tetap berdiri  walau ada terpa angin,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Begitu pula dengan filosofi yang tertanam dalam bunga dandelion.  Tumbuhan cantik itu sendiri dapat terus berbunga di lekukan bukit.

&quot;Dendelion itu hidup di perbukitan. Filosofinya, hidup pasti naik  turun, dia bisa hidup di mana saja walau dia kecil dia bisa bertahan,&quot;  kata Adinda.Sebuah pencapaian pun kini menghampiri Adinda Tri Wardhani beserta  Kala Studio. Pasalnya, brand yang dia usung tersebut mendapat kesempatan  untuk dikenakan oleh pemenang kontes Jakarta Youth Meet Up dalam event  Jakarta Fashion Week 2019.
&amp;lt;iframe src=&quot;https://www.metube.id/embed/707101?type=video&amp;amp;autoplay=true&amp;amp;mute=true&quot; width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Baca juga: Artis Inisal PA Diduga Telibat Kasus Prostitusi Online
Salah satu jenis koleksi Tale of Flowers yakni Poppy mendampingi  pemenang kontes tersebut untuk tampil  melalui fashion dance. Lewat  ajang tersebut, Adinda dan KALA Studio dapat semakin memperkenalkan  koleksi busana mereka. Tak sendiri, KALA Studio juga berkolaborasi  dengan dua brand lainnya di ajang tersebut yakni Temma Prasetio dan  Seribu Wajah.</content:encoded></item></channel></rss>
