<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Salah Tafsir Lagu The Beatles di Kisah Pembunuhan Manson Family</title><description>Quentin Tarantino mengangkat kisah pembunuhan Manson Family dalam film terbarunya, Once Upon a Time In Hollywood.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/05/33/2113387/salah-tafsir-lagu-the-beatles-di-kisah-pembunuhan-manson-family</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/05/33/2113387/salah-tafsir-lagu-the-beatles-di-kisah-pembunuhan-manson-family"/><item><title>Salah Tafsir Lagu The Beatles di Kisah Pembunuhan Manson Family</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/05/33/2113387/salah-tafsir-lagu-the-beatles-di-kisah-pembunuhan-manson-family</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/10/05/33/2113387/salah-tafsir-lagu-the-beatles-di-kisah-pembunuhan-manson-family</guid><pubDate>Minggu 06 Oktober 2019 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ady Prawira Riandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/05/33/2113387/salah-tafsir-lagu-the-beatles-di-kisah-pembunuhan-manson-family-MbdnrI7Isv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sharon Tate (Foto: Elle)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/05/33/2113387/salah-tafsir-lagu-the-beatles-di-kisah-pembunuhan-manson-family-MbdnrI7Isv.jpg</image><title>Sharon Tate (Foto: Elle)</title></images><description>LOS ANGELES - Quentin Tarantino mengangkat kisah pembunuhan Manson Family dalam film terbarunya, Once Upon a Time In Hollywood. Meski tidak menceritakan secara gamblang seperti apa upaya pembunuhan Sharon Tate pada saat itu, Tarantino setidaknya memberikan sedikit gambaran terkait Charles Manson, ketua pembunuhan tersebut.

Pada Agustus 1969, Hollywood dikejutkan dengan pembunuhan aktris Sharon Tate oleh sekawanan Hippies. Tate meninggal dunia bersama bayi yang ada di dalam kandungannya, dan tiga teman lainnya, Jay Sebring, Wojciech Frykowski, serta Abigail Forger.

Baca Juga:
Quentin Tarantino Larang Penggunaan HP di Lokasi Syuting Once Upon A Time In Hollywood
Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio Adu Akting di Film Quentin Tarantino



Charles Manson mengaku dirinya terinspirasi dari lagu The Beatles sebelum membunuh Sharon Tate. Musik The Beatles dianggap mengandung pesan peringatan kepadanya untuk memerangi perang antar ras, yang pada saat itu memang sedang bergejolak di Amerika Serikat.

Pada akhir 1968, Manson menjadi semakin terobsesi untuk berperang setelah mendengar album LP The Beatles yang berjudul White Album. Lirik dan musik di dalam album tersebut diakuinya sangat mengganggu pikirannya.

Pada malam pergantian tahun, Manson pun berbicara pada para  pengikutnya bahwa The Beatles mengirimkan sinyal untuk berperang dalam  White Album. Ia pun berhasil mengajak pengikutnya untuk bersiap-siap  menghadapi kekacauan tersebut.

Baca Juga:
Unggah Foto hanya Gunakan Bra, Agnez Mo: Akun Ini Milik Saya!
Vanessa Angel Kenakan Bikini di Kolam Renang, Netizen: Astagfirullah
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/wcgFq50ll2E&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Charles Manson begitu memuja The Beatles. Ketika dalam persidangan,  Manson pun dengan mudah menjawab motivasinya membunuh adalah karena  lagu-lagu The Beatles.

&quot;Ini semua pengaruh The Beatles, musik yang mereka buat. Anak-anak  ini (para pengikutnya), mendengarkan musik tersebut dan menerima  pesannya. Semuanya ada di alam bawah sadar,&quot; katanya.

Vincent Bugliosi, jaksa penuntut dalam persidangan, menjelaskan bahwa   Charles Manson salah mengartikan lirik-lirik yang ada di album White   Album milik The Beatles. Helter Skelter, lagu yang dianggap paling   berpengaruh, sebenarnya tidak berbicara tentang hal itu. Manson   menganggap bahwa lirik lagu itu adalah peringatan untuk bersiap melawan   perang antar ras. Namun ketika perang itu tidak pernah terjadi, Manson   dibuat gila dan mengambil tindakan sendiri.

Baca Juga:
Kontroversi Cerita Mendiang Sharon Tate di Film Once Upon A Time in Hollywood
Dwi Sasono Jadi Transgender, Begini Respons Widi Mulia

&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ELeMaP8EPAA&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

&quot;Charles Manson menginterpretasikan Helter Skelter sebagai sesuatu   yang berhubungan dengan Four Horsemen dalam cerita Apocalypse. Aku masih   tidak tahu tentang hal-hal seperti itu. Itu kan dari Bible, aku belum   membacanya jadi aku tidak tahu. Tapi dia menginterpretasikan semuanya   dan berakhir dengan membunuh semua orang. Aku masih merasa takut karena   aku tidak menulis lagu untuk alasan-alasan seperti itu,&quot; kata Paul   McCartney dalam buku The Beatles Anthology.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Quentin Tarantino mengangkat kisah pembunuhan Manson Family dalam film terbarunya, Once Upon a Time In Hollywood. Meski tidak menceritakan secara gamblang seperti apa upaya pembunuhan Sharon Tate pada saat itu, Tarantino setidaknya memberikan sedikit gambaran terkait Charles Manson, ketua pembunuhan tersebut.

Pada Agustus 1969, Hollywood dikejutkan dengan pembunuhan aktris Sharon Tate oleh sekawanan Hippies. Tate meninggal dunia bersama bayi yang ada di dalam kandungannya, dan tiga teman lainnya, Jay Sebring, Wojciech Frykowski, serta Abigail Forger.

Baca Juga:
Quentin Tarantino Larang Penggunaan HP di Lokasi Syuting Once Upon A Time In Hollywood
Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio Adu Akting di Film Quentin Tarantino



Charles Manson mengaku dirinya terinspirasi dari lagu The Beatles sebelum membunuh Sharon Tate. Musik The Beatles dianggap mengandung pesan peringatan kepadanya untuk memerangi perang antar ras, yang pada saat itu memang sedang bergejolak di Amerika Serikat.

Pada akhir 1968, Manson menjadi semakin terobsesi untuk berperang setelah mendengar album LP The Beatles yang berjudul White Album. Lirik dan musik di dalam album tersebut diakuinya sangat mengganggu pikirannya.

Pada malam pergantian tahun, Manson pun berbicara pada para  pengikutnya bahwa The Beatles mengirimkan sinyal untuk berperang dalam  White Album. Ia pun berhasil mengajak pengikutnya untuk bersiap-siap  menghadapi kekacauan tersebut.

Baca Juga:
Unggah Foto hanya Gunakan Bra, Agnez Mo: Akun Ini Milik Saya!
Vanessa Angel Kenakan Bikini di Kolam Renang, Netizen: Astagfirullah
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/wcgFq50ll2E&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Charles Manson begitu memuja The Beatles. Ketika dalam persidangan,  Manson pun dengan mudah menjawab motivasinya membunuh adalah karena  lagu-lagu The Beatles.

&quot;Ini semua pengaruh The Beatles, musik yang mereka buat. Anak-anak  ini (para pengikutnya), mendengarkan musik tersebut dan menerima  pesannya. Semuanya ada di alam bawah sadar,&quot; katanya.

Vincent Bugliosi, jaksa penuntut dalam persidangan, menjelaskan bahwa   Charles Manson salah mengartikan lirik-lirik yang ada di album White   Album milik The Beatles. Helter Skelter, lagu yang dianggap paling   berpengaruh, sebenarnya tidak berbicara tentang hal itu. Manson   menganggap bahwa lirik lagu itu adalah peringatan untuk bersiap melawan   perang antar ras. Namun ketika perang itu tidak pernah terjadi, Manson   dibuat gila dan mengambil tindakan sendiri.

Baca Juga:
Kontroversi Cerita Mendiang Sharon Tate di Film Once Upon A Time in Hollywood
Dwi Sasono Jadi Transgender, Begini Respons Widi Mulia

&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ELeMaP8EPAA&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

&quot;Charles Manson menginterpretasikan Helter Skelter sebagai sesuatu   yang berhubungan dengan Four Horsemen dalam cerita Apocalypse. Aku masih   tidak tahu tentang hal-hal seperti itu. Itu kan dari Bible, aku belum   membacanya jadi aku tidak tahu. Tapi dia menginterpretasikan semuanya   dan berakhir dengan membunuh semua orang. Aku masih merasa takut karena   aku tidak menulis lagu untuk alasan-alasan seperti itu,&quot; kata Paul   McCartney dalam buku The Beatles Anthology.</content:encoded></item></channel></rss>
