<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Qory Sandioriva Ceritakan Perjuangannya Melawan Autoimun</title><description>Qory Sandioriva menceritakan kisah perjuangannya melawan penyakit autoimun yang ternyata diidap sebelum ia menjadi Puteri Indonesia 2009.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/29/33/2110562/qory-sandioriva-ceritakan-perjuangannya-melawan-autoimun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/29/33/2110562/qory-sandioriva-ceritakan-perjuangannya-melawan-autoimun"/><item><title>Qory Sandioriva Ceritakan Perjuangannya Melawan Autoimun</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/29/33/2110562/qory-sandioriva-ceritakan-perjuangannya-melawan-autoimun</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/29/33/2110562/qory-sandioriva-ceritakan-perjuangannya-melawan-autoimun</guid><pubDate>Minggu 29 September 2019 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ady Prawira Riandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/29/33/2110562/qory-sandioriva-ceritakan-perjuangannya-melawan-autoimun-EeCURSB7C6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Qory Sandioriva (Foto: Ady/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/29/33/2110562/qory-sandioriva-ceritakan-perjuangannya-melawan-autoimun-EeCURSB7C6.jpeg</image><title>Qory Sandioriva (Foto: Ady/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, membuat pengakuan yang cukup mengejutkan. Sejak 12 tahun lalu, ia mengakui jika dirinya telah mengidap penyakit autoimun.
Baca juga: Tiffany Young Beri 'Kode' Siap Gelar Konser di Indonesia?
Qory Sandioriva pun menceritakan kisah perjuangannya melawan autoimun berjenis lupus. Penyakit ini bahkan dideritanya sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia dan Miss Universe.
&amp;nbsp;
&quot;Iya betul saya mengidap autoimun, jenisnya lupus. Itu sejak 12 tahun lalu sebelum Puteri Indonesia (2009),&quot; ujar Qory Sandioriva saat ditemui di peluncuran logo baru Kusuma Beauty Clinic belum lama ini.

Autoimun sendiri adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri, dalam hal ini sel tubuh yang sehat dan dianggap sebagai organisme asing. Gejala-gejala yang dialami Qory itu pun sama seperti pengidap autoimun pada umumnya, antara lain sakit kepala hebat, persendian linu, kesemutan, nyeri di kulit dan tulang.

Qory Sandioriva baru mengetahui didiagnosa autoimun di usianya yang ke-23. Saat itu ia pun langsung mencari pengobatan ke luar negeri dari mulai Singapura hingga Korea Selatan.
Sebagai seorang publik figur di mana penampilan fisik menjadi hal  yang sangat penting, Qory pun mengaku ruam-ruam di sekujur tubuhnya  sempat mengganggu. Terlebih, konsumsi obat jenis steroid sempat membuat  bobot tubuhnya bertambah secara signifikan sampai di angka 110 Kg  beberapa tahun lalu.
&amp;nbsp;
&quot;Saya ketemu sama Dokter Christo di sini, dia kasih masukan untuk  kulit dan rambut. Sekarang kan udah ada laser, suntik vitamin. Untuk  kulit juga pakai sunblock. Kerutan wajah juga diperhatikan karena saya  harus makeup. Jadi perawatan kulit sampai detik ini sangat penting  sekali,&quot; paparnya.

Sementara itu, dr. Christopher Damianus menyebut penyakit autoimun  seperti yang diidap Qory Sandioriva memang perlu mendapat perhatian  khusus ketika menjalani treatment kecantikan. Meski tak harus secara  spesifik menggunakan produk dengan kandungan khusus, namun menurutnya  dokter yang menangani pasien pengidap autoimun harus bisa menentukan  kapan saat yang tepat untuk melakukan perawatan.
Baca juga: Project X Jadi Konser Pertama NOAH Tanpa Uki
&quot;Untuk make up itu kan ada kosmetik dan skincare-nya, secara umum  bisa digunakan semuanya. Yang masalah itu ketika autoimunnya muncul,  merah-merahnya (di kulit) muncul. Kalau masih ada merah-merah di wajah  atau kelainan kulit harus dihindari dulu (perawatan) dan konsultasi  dulu. Untuk penderita lupus pasti sensitif terhadap matahari, jadi  hindari matahari dan harus dikonsultasikan lebih lanjut,&quot; kata dr.  Christopher Damianus.</description><content:encoded>JAKARTA - Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, membuat pengakuan yang cukup mengejutkan. Sejak 12 tahun lalu, ia mengakui jika dirinya telah mengidap penyakit autoimun.
Baca juga: Tiffany Young Beri 'Kode' Siap Gelar Konser di Indonesia?
Qory Sandioriva pun menceritakan kisah perjuangannya melawan autoimun berjenis lupus. Penyakit ini bahkan dideritanya sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia dan Miss Universe.
&amp;nbsp;
&quot;Iya betul saya mengidap autoimun, jenisnya lupus. Itu sejak 12 tahun lalu sebelum Puteri Indonesia (2009),&quot; ujar Qory Sandioriva saat ditemui di peluncuran logo baru Kusuma Beauty Clinic belum lama ini.

Autoimun sendiri adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri, dalam hal ini sel tubuh yang sehat dan dianggap sebagai organisme asing. Gejala-gejala yang dialami Qory itu pun sama seperti pengidap autoimun pada umumnya, antara lain sakit kepala hebat, persendian linu, kesemutan, nyeri di kulit dan tulang.

Qory Sandioriva baru mengetahui didiagnosa autoimun di usianya yang ke-23. Saat itu ia pun langsung mencari pengobatan ke luar negeri dari mulai Singapura hingga Korea Selatan.
Sebagai seorang publik figur di mana penampilan fisik menjadi hal  yang sangat penting, Qory pun mengaku ruam-ruam di sekujur tubuhnya  sempat mengganggu. Terlebih, konsumsi obat jenis steroid sempat membuat  bobot tubuhnya bertambah secara signifikan sampai di angka 110 Kg  beberapa tahun lalu.
&amp;nbsp;
&quot;Saya ketemu sama Dokter Christo di sini, dia kasih masukan untuk  kulit dan rambut. Sekarang kan udah ada laser, suntik vitamin. Untuk  kulit juga pakai sunblock. Kerutan wajah juga diperhatikan karena saya  harus makeup. Jadi perawatan kulit sampai detik ini sangat penting  sekali,&quot; paparnya.

Sementara itu, dr. Christopher Damianus menyebut penyakit autoimun  seperti yang diidap Qory Sandioriva memang perlu mendapat perhatian  khusus ketika menjalani treatment kecantikan. Meski tak harus secara  spesifik menggunakan produk dengan kandungan khusus, namun menurutnya  dokter yang menangani pasien pengidap autoimun harus bisa menentukan  kapan saat yang tepat untuk melakukan perawatan.
Baca juga: Project X Jadi Konser Pertama NOAH Tanpa Uki
&quot;Untuk make up itu kan ada kosmetik dan skincare-nya, secara umum  bisa digunakan semuanya. Yang masalah itu ketika autoimunnya muncul,  merah-merahnya (di kulit) muncul. Kalau masih ada merah-merah di wajah  atau kelainan kulit harus dihindari dulu (perawatan) dan konsultasi  dulu. Untuk penderita lupus pasti sensitif terhadap matahari, jadi  hindari matahari dan harus dikonsultasikan lebih lanjut,&quot; kata dr.  Christopher Damianus.</content:encoded></item></channel></rss>
