<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ular Raksasa Mati di Karhutla Diduga Siluman, Lucky Hakim Tidak Percaya</title><description>Ular berukuran besar yang ditemukan mati terbakar di Kalimantan disebut-sebut sebagai hewan legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitar.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/23/33/2108133/ular-raksasa-mati-di-karhutla-diduga-siluman-lucky-hakim-tidak-percaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/23/33/2108133/ular-raksasa-mati-di-karhutla-diduga-siluman-lucky-hakim-tidak-percaya"/><item><title>Ular Raksasa Mati di Karhutla Diduga Siluman, Lucky Hakim Tidak Percaya</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/23/33/2108133/ular-raksasa-mati-di-karhutla-diduga-siluman-lucky-hakim-tidak-percaya</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/09/23/33/2108133/ular-raksasa-mati-di-karhutla-diduga-siluman-lucky-hakim-tidak-percaya</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Futari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/33/2108133/ular-raksasa-mati-di-karhutla-diduga-siluman-lucky-hakim-tidak-percaya-zjzCc2rq0a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lucky Hakim (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/33/2108133/ular-raksasa-mati-di-karhutla-diduga-siluman-lucky-hakim-tidak-percaya-zjzCc2rq0a.jpg</image><title>Lucky Hakim (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ular berukuran besar yang ditemukan mati terbakar di Kalimantan disebut-sebut sebagai hewan legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Hewan melata itu sendiri disebut dengan istilah Tangkalaluk atau piton raja ular rimba belantara Dayak, Kalimantan.
Mengenai ular yang disebut binatang legenda tesebut, Lucky Hakim, aktor sekaligus pecinta reptil pun tak mempercayai hal tersebut. Mengingat ular berukuran besar memang sebenarnya ada dan mendiami hutan di Indonesia.
&amp;ldquo;Ular besar itu memang ada, jadi bukan karena dia siluman atau gimana. Malahan kalau legenda, enggak bakal mati dong ularnya,&amp;rdquo; ujar Lucky Hakim kepada Okezone melalui sambungan telepon, Senin 23 September 2019.
Baca juga: Viral Ular Raksasa Mati di Kebakaran Hutan, Lucky Hakim: Penyebabnya Asap 

Menurut Lucky, penyebutan ular jenis piton itu sebagai legenda lantaran menghindari agar masyarakat sekitar atau pendatang tak mengganggu hewan melata tersebut.&amp;ldquo;Penyebutan-penyebutan itu saya rasa bagian dari simbolisasi apresiasi mereka dikeramatkan agar tidak diganggu. Misalnya, harimau dianggap Datuk ya biar enggak diganggu, ular disebut Nyai ya biar enggak diganggu,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca juga: Arie Untung dan Kontroversi Terompet Sangkakala 

Lucky sendiri melihat sosok ular besar tersebut dari segi ilmiah. Bisa jadi ular tersebut memang belum pernah diketahui lantaran tidak tercatat identitasnya oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
&amp;ldquo;Ya kalau lah dia ular langka yang sampai saat ini tidak tampak di permukaan karena hidup di dalam hutan yang lebat. Makhluk-makhluk yang sampai tidak tercatat oleh BKSDA, setiap bulan kan ada penemuan-penemuan baru karena saking lebatnya hutan kita. Dugaan saya itu ular jenis reticulatus phyton (ular sanca),&amp;rdquo; kata pemain film Malam Seribu Bulan itu.

&amp;nbsp;
Sementara itu, Lucky Hakim sendiri masih menilai wajar ukuran ular yang disebut raksasa itu. Menurutnya, ular yang memang hidup di habitat aslinya lebih berpeluang untuk memiliki bentuk badan hingga panjang yang lebih besar.
&amp;ldquo;Kalau ular replik besar dinilai siluman atau titisan para dewa, ya silakan saja. Tapi ular replik sejatinya memang bisa lebih panjang dari 10 meter. Cuma saat ini kan baru panjang 7 meter sudah mati karena dilihat manusia lalu dibunuh, mungkin ini yang selamat di dalam hutan bisa sampai 10 meteran,&amp;rdquo; tutup Lucky Hakim.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNy8xNi82LzExNDQ2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ular berukuran besar yang ditemukan mati terbakar di Kalimantan disebut-sebut sebagai hewan legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Hewan melata itu sendiri disebut dengan istilah Tangkalaluk atau piton raja ular rimba belantara Dayak, Kalimantan.
Mengenai ular yang disebut binatang legenda tesebut, Lucky Hakim, aktor sekaligus pecinta reptil pun tak mempercayai hal tersebut. Mengingat ular berukuran besar memang sebenarnya ada dan mendiami hutan di Indonesia.
&amp;ldquo;Ular besar itu memang ada, jadi bukan karena dia siluman atau gimana. Malahan kalau legenda, enggak bakal mati dong ularnya,&amp;rdquo; ujar Lucky Hakim kepada Okezone melalui sambungan telepon, Senin 23 September 2019.
Baca juga: Viral Ular Raksasa Mati di Kebakaran Hutan, Lucky Hakim: Penyebabnya Asap 

Menurut Lucky, penyebutan ular jenis piton itu sebagai legenda lantaran menghindari agar masyarakat sekitar atau pendatang tak mengganggu hewan melata tersebut.&amp;ldquo;Penyebutan-penyebutan itu saya rasa bagian dari simbolisasi apresiasi mereka dikeramatkan agar tidak diganggu. Misalnya, harimau dianggap Datuk ya biar enggak diganggu, ular disebut Nyai ya biar enggak diganggu,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca juga: Arie Untung dan Kontroversi Terompet Sangkakala 

Lucky sendiri melihat sosok ular besar tersebut dari segi ilmiah. Bisa jadi ular tersebut memang belum pernah diketahui lantaran tidak tercatat identitasnya oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
&amp;ldquo;Ya kalau lah dia ular langka yang sampai saat ini tidak tampak di permukaan karena hidup di dalam hutan yang lebat. Makhluk-makhluk yang sampai tidak tercatat oleh BKSDA, setiap bulan kan ada penemuan-penemuan baru karena saking lebatnya hutan kita. Dugaan saya itu ular jenis reticulatus phyton (ular sanca),&amp;rdquo; kata pemain film Malam Seribu Bulan itu.

&amp;nbsp;
Sementara itu, Lucky Hakim sendiri masih menilai wajar ukuran ular yang disebut raksasa itu. Menurutnya, ular yang memang hidup di habitat aslinya lebih berpeluang untuk memiliki bentuk badan hingga panjang yang lebih besar.
&amp;ldquo;Kalau ular replik besar dinilai siluman atau titisan para dewa, ya silakan saja. Tapi ular replik sejatinya memang bisa lebih panjang dari 10 meter. Cuma saat ini kan baru panjang 7 meter sudah mati karena dilihat manusia lalu dibunuh, mungkin ini yang selamat di dalam hutan bisa sampai 10 meteran,&amp;rdquo; tutup Lucky Hakim.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNy8xNi82LzExNDQ2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
