<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Idap Penyakit Langka, Dede Sunandar Rela Jual Organ Tubuh</title><description>Dede Sunandar menjelaskan jika penyakit Williams Syndrome menyerang bagian jantung, paru-paru dan lambung anaknya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/08/10/33/2090172/anak-idap-penyakit-langka-dede-sunandar-rela-jual-organ-tubuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/08/10/33/2090172/anak-idap-penyakit-langka-dede-sunandar-rela-jual-organ-tubuh"/><item><title>Anak Idap Penyakit Langka, Dede Sunandar Rela Jual Organ Tubuh</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/08/10/33/2090172/anak-idap-penyakit-langka-dede-sunandar-rela-jual-organ-tubuh</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/08/10/33/2090172/anak-idap-penyakit-langka-dede-sunandar-rela-jual-organ-tubuh</guid><pubDate>Sabtu 10 Agustus 2019 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rena Pangesti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/10/33/2090172/anak-idap-penyakit-langka-dede-sunandar-rela-jual-organ-tubuh-PnzPxANPIg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dede Sunandar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/10/33/2090172/anak-idap-penyakit-langka-dede-sunandar-rela-jual-organ-tubuh-PnzPxANPIg.jpg</image><title>Dede Sunandar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dikenal sebagai komedian, Dede Sunandar rupanya menyimpan kesedihan yang mendalam. Pasalnya anak kedua Dede, Ladzan Syafiq Sunandar menderita penyakit langka, Williams Syndrome yang baru diketahui sejak Oktober 2018.
Dede Sunandar menjelaskan jika penyakit  Williams Syndrome menyerang bagian jantung, paru-paru dan lambung. Bahkan dampak dari penyakit tersebut, Ladzan harus mengalami kerontokan gigi.

Proses pengobatannya sendiri dikatakan oleh Dede Sunandar, harus melewati empat tahapan operasi. Di mana setiap tahapnya dilalui dengan jenjang umur yang berbeda, sampai pada usia di atas 20 tahun.
Baca Juga:
 
Anak Sering Rewel Jelang Maghrib, Sarwendah Panggil Ustadz ke Rumah
Nikita Mirzani Pamer Foto Berbikini, Netizen: Akal Sehatnya Hilang
 
&amp;ldquo;Operasi pertama tahapannya 1-3 tahun, yang kedua 7 tahun, selanjutnya 13 tahun dan yang terakhir 23 tahun. Sekarang anak Dede usianya 1 tahun 4 bulan, jadi kami lagi nunggu antrean untuk operasi dibantu BPJS,&amp;rdquo; kata Dede dalam tayangan Oke Bos.



Selain menempuh jalan operasi, Dede Sunandar bersama istrinya, Karen Hertatum kini tengah fokus memberikan susu formula untuk menguatkan jantung sang putra. &amp;ldquo;Itu harga perbotolnya Rp300.000 sampai Rp400.000 untuk sehari sampai dua hari saja,&amp;rdquo; kata Dede.Biaya yang besar mau tidak mau diakui Dede Sunandar memilih jalur  BPJS untuk operasi sang putra. Walaupun, diakui olehnya pernah ada  seorang berkebangsaan Amerika ingin membantu pengobatan Ladzan di negeri  Paman Sam tersebut.
&amp;ldquo;Jadi pas istri Dede posting kalau anak kami kena Williams Syndrome,  orang Amerika itu nge-DM (Direct Message) katanya mau tanggung semua  pengobatan di sana. Tapi kemudian Dede tolak,&amp;rdquo; terangnya.

Bukan tanpa alasan, Dede Sunandar menjelaskan jika biaya hidup di  Amerika pastinya akan jauh lebih besar dari pada di Indonesia. Tidak  ingin membuat beban lain, mantan presenter Dahsyat itu akhirnya tetap  bertahan untuk menempuh pengobatan di Jakarta.



&amp;ldquo;Di sana tinggal di mana? Pasti akan lebih susah, ya sudah di sini saja,&amp;rdquo; tegas Dede.
Dede Sunandar mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk  menempuh pengobatan di Jakarta, bagaimanapun caranya. &amp;ldquo;Ikhtiar, minta  sama Allah. Sampai kapanpun akan berjuang. Bahkan jual organ tubuh juga  Dede rela,&amp;rdquo; katanya sambil menahan air mata.Seperti yang telah dikatakan Dede Sunandar, Karen Hertatum pertama   kali mengabarkan jika putra mereka terkena Williams Syndrome adalah pada   24 Januari 2019. Perempuan yang akrab disapa Reren ini menuliskan jika   dokter yang membantunya persalinan mengatakan jika anaknya punya   kelainan di jantung. &amp;lsquo;

&amp;ldquo;Setelah mendengar itu dari dokter, saya melakukan check up ke   beberapa spesialis dokter jantung sampai akhirnya Ladzan harus diperiksa   dengan ECHO dan MSCT. Dari hasil tersebut, ada penyempitan di dua   bagian aliran di atas jantung Ladzan kanan dan kiri yang disebut   Williams Syndrome,&amp;rdquo; tulis Karen.
Maka dengan penyempitan itu, dokter menyarankan dilakukan operasi   guna memperluas aliran jantung. &amp;ldquo;Kalau tidak diambil tindakan, aliran   sempit itu akan pecah,&amp;rdquo; imbuh Karen.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dikenal sebagai komedian, Dede Sunandar rupanya menyimpan kesedihan yang mendalam. Pasalnya anak kedua Dede, Ladzan Syafiq Sunandar menderita penyakit langka, Williams Syndrome yang baru diketahui sejak Oktober 2018.
Dede Sunandar menjelaskan jika penyakit  Williams Syndrome menyerang bagian jantung, paru-paru dan lambung. Bahkan dampak dari penyakit tersebut, Ladzan harus mengalami kerontokan gigi.

Proses pengobatannya sendiri dikatakan oleh Dede Sunandar, harus melewati empat tahapan operasi. Di mana setiap tahapnya dilalui dengan jenjang umur yang berbeda, sampai pada usia di atas 20 tahun.
Baca Juga:
 
Anak Sering Rewel Jelang Maghrib, Sarwendah Panggil Ustadz ke Rumah
Nikita Mirzani Pamer Foto Berbikini, Netizen: Akal Sehatnya Hilang
 
&amp;ldquo;Operasi pertama tahapannya 1-3 tahun, yang kedua 7 tahun, selanjutnya 13 tahun dan yang terakhir 23 tahun. Sekarang anak Dede usianya 1 tahun 4 bulan, jadi kami lagi nunggu antrean untuk operasi dibantu BPJS,&amp;rdquo; kata Dede dalam tayangan Oke Bos.



Selain menempuh jalan operasi, Dede Sunandar bersama istrinya, Karen Hertatum kini tengah fokus memberikan susu formula untuk menguatkan jantung sang putra. &amp;ldquo;Itu harga perbotolnya Rp300.000 sampai Rp400.000 untuk sehari sampai dua hari saja,&amp;rdquo; kata Dede.Biaya yang besar mau tidak mau diakui Dede Sunandar memilih jalur  BPJS untuk operasi sang putra. Walaupun, diakui olehnya pernah ada  seorang berkebangsaan Amerika ingin membantu pengobatan Ladzan di negeri  Paman Sam tersebut.
&amp;ldquo;Jadi pas istri Dede posting kalau anak kami kena Williams Syndrome,  orang Amerika itu nge-DM (Direct Message) katanya mau tanggung semua  pengobatan di sana. Tapi kemudian Dede tolak,&amp;rdquo; terangnya.

Bukan tanpa alasan, Dede Sunandar menjelaskan jika biaya hidup di  Amerika pastinya akan jauh lebih besar dari pada di Indonesia. Tidak  ingin membuat beban lain, mantan presenter Dahsyat itu akhirnya tetap  bertahan untuk menempuh pengobatan di Jakarta.



&amp;ldquo;Di sana tinggal di mana? Pasti akan lebih susah, ya sudah di sini saja,&amp;rdquo; tegas Dede.
Dede Sunandar mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk  menempuh pengobatan di Jakarta, bagaimanapun caranya. &amp;ldquo;Ikhtiar, minta  sama Allah. Sampai kapanpun akan berjuang. Bahkan jual organ tubuh juga  Dede rela,&amp;rdquo; katanya sambil menahan air mata.Seperti yang telah dikatakan Dede Sunandar, Karen Hertatum pertama   kali mengabarkan jika putra mereka terkena Williams Syndrome adalah pada   24 Januari 2019. Perempuan yang akrab disapa Reren ini menuliskan jika   dokter yang membantunya persalinan mengatakan jika anaknya punya   kelainan di jantung. &amp;lsquo;

&amp;ldquo;Setelah mendengar itu dari dokter, saya melakukan check up ke   beberapa spesialis dokter jantung sampai akhirnya Ladzan harus diperiksa   dengan ECHO dan MSCT. Dari hasil tersebut, ada penyempitan di dua   bagian aliran di atas jantung Ladzan kanan dan kiri yang disebut   Williams Syndrome,&amp;rdquo; tulis Karen.
Maka dengan penyempitan itu, dokter menyarankan dilakukan operasi   guna memperluas aliran jantung. &amp;ldquo;Kalau tidak diambil tindakan, aliran   sempit itu akan pecah,&amp;rdquo; imbuh Karen.</content:encoded></item></channel></rss>
