<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adu Lucu Dua Komika, Boris dan Akbar di Pentas Celeng Oleng</title><description>Dua lulusan StandUp Comedy: Boris Bokir dan Insan Nur Akbar menunjukkan kebolehan mereka dalam pentas Celeng Oleng.&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/07/06/33/2075497/adu-lucu-dua-komika-boris-dan-akbar-di-pentas-celeng-oleng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/07/06/33/2075497/adu-lucu-dua-komika-boris-dan-akbar-di-pentas-celeng-oleng"/><item><title>Adu Lucu Dua Komika, Boris dan Akbar di Pentas Celeng Oleng</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/07/06/33/2075497/adu-lucu-dua-komika-boris-dan-akbar-di-pentas-celeng-oleng</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/07/06/33/2075497/adu-lucu-dua-komika-boris-dan-akbar-di-pentas-celeng-oleng</guid><pubDate>Sabtu 06 Juli 2019 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Gabriel Abdi Susanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/06/33/2075497/adu-lucu-dua-komika-boris-dan-akbar-di-pentas-celeng-oleng-7XgUUqAP1v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Boris Bokir Terlibat dalam Pentas Celeng Oleng. (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/06/33/2075497/adu-lucu-dua-komika-boris-dan-akbar-di-pentas-celeng-oleng-7XgUUqAP1v.jpg</image><title>Boris Bokir Terlibat dalam Pentas Celeng Oleng. (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Sosoknya gampang dikenali. Logat bataknya mungkin sengaja dibuat karena sudah lama tinggal di Jawa. Meski begitu, gaya melucunya tetap kentara. Dialah Boris Bokir Manullang. Pria kelahiran Bandung, 25 Mei 1989 ini pernah melejit di dunia hiburan komedi kala mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV pada&amp;nbsp;2012.
Boris, dalam pentas Celeng Oleng berperan sebagai salah satu pemuda di sebuah Kampung Katab (batak) yang sedang geger gara-gara muncul babi liar bertaring alias celeng.

Baca juga:&amp;nbsp;Jawa dan Batak Bertemu di Celeng Oleng&amp;nbsp;
Si Celeng mengganggu dan meresahkan warga. Membuat rusuh dan menimbulkan pertengkaran satu sama lain. Di akhir cerita, Boris ternyata bersekongkol dengan kepala Rukun Tetangga (RT) yang diperankan Marwoto.
Merekalah yang memunculkan isu celeng dan berusaha mengusir salah satu warga karena rumahnya berharta karun. Mereka berhasil menjadikan warga terusir tersebut sebagai kambing hitam penyebab kerusuhan dan semua masalah di dua kampung (satunya kampung awaj/Jawa).

Di pentas panggung Indonesia Kita yang dihelat di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat - Sabtu (5-6/7/2019), Boris bertemu rekan sesama komika, Akbar alias Insan Nur Akbar runner up Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV 2011.
Tampilnya kedua tokoh ini seolah menjadi harapan bagi lanjutnya generasi lawak masa depan Indonesia. Selain Boris dan Akbar, masih ada kelompok Obama (Orang Batak Marlawak) yang terdiri dari tiga personel, Andri Nadeak (lahir 1976), Charles Tambunan (1975), dan Edwin Samosir (1975).

Baca juga:&amp;nbsp;Setelah 5 Tahun, Sylvester Stallone Bersiap Garap The Expendables 4Tentu generasi-generasi yang lebih muda menjadi harapan bagi para kawakan seperti Marwoto (1952), Meri Sinaga (1967), Wisben (1967), Joned (1970), dan Cak Lontong (1970).
Akbar yang selalu tampil kompak dengan Cak Lontong, selalu berhasil mengocok perut penonton. Keduanya menjadi andalan pertunjukan Indonesia Kita&amp;nbsp;yang sudah digelar 32 kali tersebut. Sementara Boris, mesti belajar untuk bisa sekelas Akbar yang lincah menimpali guyonan-guyonan yang butuh 'mikir'.

&quot;Saya merasakan kepuasaan tersendiri saat tampil di atas panggung karena melihat reaksi penonton secara langsung,&quot; ujar lulusan Universitas Parahyangan tersebut.
Dengan keikutsertaan Boris Bokir di Indonesia Kita ini, Boris berharap generasi milenial makin tertarik untuk menonton pertunjukan yang mengangkat budaya Indonesia.(SIS)</description><content:encoded>JAKARTA - Sosoknya gampang dikenali. Logat bataknya mungkin sengaja dibuat karena sudah lama tinggal di Jawa. Meski begitu, gaya melucunya tetap kentara. Dialah Boris Bokir Manullang. Pria kelahiran Bandung, 25 Mei 1989 ini pernah melejit di dunia hiburan komedi kala mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV pada&amp;nbsp;2012.
Boris, dalam pentas Celeng Oleng berperan sebagai salah satu pemuda di sebuah Kampung Katab (batak) yang sedang geger gara-gara muncul babi liar bertaring alias celeng.

Baca juga:&amp;nbsp;Jawa dan Batak Bertemu di Celeng Oleng&amp;nbsp;
Si Celeng mengganggu dan meresahkan warga. Membuat rusuh dan menimbulkan pertengkaran satu sama lain. Di akhir cerita, Boris ternyata bersekongkol dengan kepala Rukun Tetangga (RT) yang diperankan Marwoto.
Merekalah yang memunculkan isu celeng dan berusaha mengusir salah satu warga karena rumahnya berharta karun. Mereka berhasil menjadikan warga terusir tersebut sebagai kambing hitam penyebab kerusuhan dan semua masalah di dua kampung (satunya kampung awaj/Jawa).

Di pentas panggung Indonesia Kita yang dihelat di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat - Sabtu (5-6/7/2019), Boris bertemu rekan sesama komika, Akbar alias Insan Nur Akbar runner up Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV 2011.
Tampilnya kedua tokoh ini seolah menjadi harapan bagi lanjutnya generasi lawak masa depan Indonesia. Selain Boris dan Akbar, masih ada kelompok Obama (Orang Batak Marlawak) yang terdiri dari tiga personel, Andri Nadeak (lahir 1976), Charles Tambunan (1975), dan Edwin Samosir (1975).

Baca juga:&amp;nbsp;Setelah 5 Tahun, Sylvester Stallone Bersiap Garap The Expendables 4Tentu generasi-generasi yang lebih muda menjadi harapan bagi para kawakan seperti Marwoto (1952), Meri Sinaga (1967), Wisben (1967), Joned (1970), dan Cak Lontong (1970).
Akbar yang selalu tampil kompak dengan Cak Lontong, selalu berhasil mengocok perut penonton. Keduanya menjadi andalan pertunjukan Indonesia Kita&amp;nbsp;yang sudah digelar 32 kali tersebut. Sementara Boris, mesti belajar untuk bisa sekelas Akbar yang lincah menimpali guyonan-guyonan yang butuh 'mikir'.

&quot;Saya merasakan kepuasaan tersendiri saat tampil di atas panggung karena melihat reaksi penonton secara langsung,&quot; ujar lulusan Universitas Parahyangan tersebut.
Dengan keikutsertaan Boris Bokir di Indonesia Kita ini, Boris berharap generasi milenial makin tertarik untuk menonton pertunjukan yang mengangkat budaya Indonesia.(SIS)</content:encoded></item></channel></rss>
