<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hampir Mirip, Ini Beda Musik Z-Pop dan K-Pop</title><description>Aliran musik Z-Pop kini mulai tenar dengan kemunculan dua grup yang mengusung konsep ini.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/03/24/205/2034270/hampir-mirip-ini-beda-musik-z-pop-dan-k-pop</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/03/24/205/2034270/hampir-mirip-ini-beda-musik-z-pop-dan-k-pop"/><item><title>Hampir Mirip, Ini Beda Musik Z-Pop dan K-Pop</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/03/24/205/2034270/hampir-mirip-ini-beda-musik-z-pop-dan-k-pop</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/03/24/205/2034270/hampir-mirip-ini-beda-musik-z-pop-dan-k-pop</guid><pubDate>Senin 25 Maret 2019 02:22 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Futari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/24/205/2034270/hampir-mirip-ini-beda-musik-z-pop-dan-k-pop-tjRbWY5NcM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: GTV</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/24/205/2034270/hampir-mirip-ini-beda-musik-z-pop-dan-k-pop-tjRbWY5NcM.jpg</image><title>Foto: GTV</title></images><description>JAKARTA - Aliran musik Z-Pop kini mulai tenar dengan kemunculan dua grup yang mengusung konsep ini. Z Girls dan Z Boys merupakan grup Z Pop pertama yang dibentuk oleh agensi Korea Zenith.
Jika sekilas dilihat, konsep yang dibawakan Z-Pop ini hampir serupa dengan K-Pop. Namun, ternyata terdapat beberapa perbedaan mencolok di antara keduanya.
Perbedaan pertama terlihat dari para personel yang menggawangi boyband dan girlband ini. Jika K-Pop beranggotakan orang-orang dari Korea, namun tidak bagi Z-Pop.
Uniknya, meski dibentuk oleh agensi Korea, tak ada satupun member yang berkebangsaan Korea. Itulah mengapa aliran musik ini disebut dengan Z-Pop, yakni mengambil personel dari generasi milenial dengan latar belakang perbedaan asal negara.
Baca juga: Z-Boys dan Z-Girls Ikut Meriahkan Semi Final The Voice Indonesia

Brandon Choi, Executive Produser Zenith menceritakan awal mula kemunculan konsep Z-Pop. Berawal dari keinginan agar musik mereka dapat dinikmati oleh generas Z dari berbagai negara,  proyek Z-Pop pun akhirnya resmi dijalankan.
&quot;Hampir satu setengah tahun lalu, kami mencari model bisnis baru di industri musik. Kita mencari model baru dari K-Pop style music dan kami berpikir bagaimana kita bisa meraih para generasi Z bagaimana mereka bisa mengekspresikan perasaan mereka. Makannya kita memulai Zpop proyek ini,&quot; ujar Brandon Choi saat ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu 20 Maret 2019.
Untuk Z Girls sendiri, terdiri dari 7 anggota, yakni Seperti diketahui, Vanya kini tergabung dalam poyek Z-Pop. Bersama Vanya dari Indonesia, Z Girl beranggotakan, Joanne (Taiwan), Queen (Vietnam), Belle (Thailand),  Priyanka (India), Carlyn (Filipina) dan Mahiro (Japan).
Senada dengan Z-Girls, Z-Boys juga beranggotakan 7 orang, yakni Perry (Taiwan),  Josh (Filipina), Roy (Vietnam), Mavin (Indonesia),  Gai (Japan), Blink (Thailand) dan Sid (India).
Baca juga: Ini Sosok Hantu yang Paling Bikin Roy Kiyoshi Ketakutan

Tak hanya dari segi personel, perbedaan antara Z-Pop dan K-Pop juga terletak dari sisi bahasa. Jika K-Pop sebagian besar menggunakan Bahasa Korea, tapi Z-Pop memakai Bahada Inggris untuk setiap lirik lagu mereka.
Dipilihnya Bahasa Inggris sebagai media penulisan lirik mereka karena member dari Z-Pop ini terdiri dari negara yang berbeda serta akan membawa penggemar dari tempat asal mereka masing-masing. Sehingga lagu yang dirilis boyband dan girlband ini pun menggunakan Bahasa Inggris yang tak lain adalah bahasa universal.
&quot;Z-Pop adalah musik dari Z generation. Dari 7 negara, kita akan mengambil musik yang bisa mengeskresikan mereka, lalu kita ambil lah itu untuk menyampaikan pesan pada penggemar mereka. Jadi K-Pop adalah K-Pop, Z-Pop adalah Z-Pop,&quot; pungkas Brandon.

</description><content:encoded>JAKARTA - Aliran musik Z-Pop kini mulai tenar dengan kemunculan dua grup yang mengusung konsep ini. Z Girls dan Z Boys merupakan grup Z Pop pertama yang dibentuk oleh agensi Korea Zenith.
Jika sekilas dilihat, konsep yang dibawakan Z-Pop ini hampir serupa dengan K-Pop. Namun, ternyata terdapat beberapa perbedaan mencolok di antara keduanya.
Perbedaan pertama terlihat dari para personel yang menggawangi boyband dan girlband ini. Jika K-Pop beranggotakan orang-orang dari Korea, namun tidak bagi Z-Pop.
Uniknya, meski dibentuk oleh agensi Korea, tak ada satupun member yang berkebangsaan Korea. Itulah mengapa aliran musik ini disebut dengan Z-Pop, yakni mengambil personel dari generasi milenial dengan latar belakang perbedaan asal negara.
Baca juga: Z-Boys dan Z-Girls Ikut Meriahkan Semi Final The Voice Indonesia

Brandon Choi, Executive Produser Zenith menceritakan awal mula kemunculan konsep Z-Pop. Berawal dari keinginan agar musik mereka dapat dinikmati oleh generas Z dari berbagai negara,  proyek Z-Pop pun akhirnya resmi dijalankan.
&quot;Hampir satu setengah tahun lalu, kami mencari model bisnis baru di industri musik. Kita mencari model baru dari K-Pop style music dan kami berpikir bagaimana kita bisa meraih para generasi Z bagaimana mereka bisa mengekspresikan perasaan mereka. Makannya kita memulai Zpop proyek ini,&quot; ujar Brandon Choi saat ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu 20 Maret 2019.
Untuk Z Girls sendiri, terdiri dari 7 anggota, yakni Seperti diketahui, Vanya kini tergabung dalam poyek Z-Pop. Bersama Vanya dari Indonesia, Z Girl beranggotakan, Joanne (Taiwan), Queen (Vietnam), Belle (Thailand),  Priyanka (India), Carlyn (Filipina) dan Mahiro (Japan).
Senada dengan Z-Girls, Z-Boys juga beranggotakan 7 orang, yakni Perry (Taiwan),  Josh (Filipina), Roy (Vietnam), Mavin (Indonesia),  Gai (Japan), Blink (Thailand) dan Sid (India).
Baca juga: Ini Sosok Hantu yang Paling Bikin Roy Kiyoshi Ketakutan

Tak hanya dari segi personel, perbedaan antara Z-Pop dan K-Pop juga terletak dari sisi bahasa. Jika K-Pop sebagian besar menggunakan Bahasa Korea, tapi Z-Pop memakai Bahada Inggris untuk setiap lirik lagu mereka.
Dipilihnya Bahasa Inggris sebagai media penulisan lirik mereka karena member dari Z-Pop ini terdiri dari negara yang berbeda serta akan membawa penggemar dari tempat asal mereka masing-masing. Sehingga lagu yang dirilis boyband dan girlband ini pun menggunakan Bahasa Inggris yang tak lain adalah bahasa universal.
&quot;Z-Pop adalah musik dari Z generation. Dari 7 negara, kita akan mengambil musik yang bisa mengeskresikan mereka, lalu kita ambil lah itu untuk menyampaikan pesan pada penggemar mereka. Jadi K-Pop adalah K-Pop, Z-Pop adalah Z-Pop,&quot; pungkas Brandon.

</content:encoded></item></channel></rss>
