<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Kenang Masa Remaja Lewat Dilan 1991</title><description>Film Dilan 1991 yang mengambil setting era '90-an membuat Ridwan Kamil mengenang kembali masa remajanya di Kota Kembang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/02/24/206/2022126/ridwan-kamil-kenang-masa-remaja-lewat-dilan-1991</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/02/24/206/2022126/ridwan-kamil-kenang-masa-remaja-lewat-dilan-1991"/><item><title>Ridwan Kamil Kenang Masa Remaja Lewat Dilan 1991</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/02/24/206/2022126/ridwan-kamil-kenang-masa-remaja-lewat-dilan-1991</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/02/24/206/2022126/ridwan-kamil-kenang-masa-remaja-lewat-dilan-1991</guid><pubDate>Minggu 24 Februari 2019 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Futari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/24/206/2022126/ridwan-kamil-kenang-masa-remaja-lewat-dilan-1991-RoBb3aN1Nm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat Memberikan Pidatonya dalam Premier Film Dilan 1991. (Foto: Okezone/Hana Futari)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/24/206/2022126/ridwan-kamil-kenang-masa-remaja-lewat-dilan-1991-RoBb3aN1Nm.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat Memberikan Pidatonya dalam Premier Film Dilan 1991. (Foto: Okezone/Hana Futari)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sebagai pencinta film. Dia mengaku, kerap meluangkan waktunya untuk melakukan movie marathon.
&amp;ldquo;Iya, hampir tidak pernah tidak ke bioskop. Saya suka menonton, baik film nasional maupun luar negeri,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/11/54761/276958_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ridwan Kamil Hadiri RUPS-LB Bank BJB&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Baca juga: Film Dilan Sukses, Bandung Segera Miliki 'Museum' Taman Dilan
Salah satu film nasional yang mampu menggugah hatinya adalah film franchise Dilan. Ridwan mengungkapkan, menonton film Dilan seakan membawanya kembali ke masa lalu.
&amp;ldquo;Setting film Dilan ini adalah ketika zaman saya remaja. Sama seperti yang digambarkan di film, dulu saya juga suka berpacaran di tempat umum sambil bawa motor tanpa (menggunakan) helm,&amp;rdquo; imbuhnya mengenang.
Capaian Dilan 1990 yang kini dilanjutkan ke Dilan 1991, menurut Ridwan, merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Kedua film tersebut, dinilainya sebagai kombinasi apik dari setting (era &amp;rsquo;90-an) dan plot ala novel yang ciamik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC82LzExODMwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca juga: Raditya Dika dan Tren Konten Mistis di YouTube
Di Bandung, tiket premier film Dilan 1991 bahkan terjual habis sebanyak 10.000 tiket. &amp;ldquo;Itu artinya ada antusiasme yang luar biasa dari penikmat film dalam negeri,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, film Dilan 1991 debut perdana di bioskop nasional, pada Minggu (24/2/2019). Melanjutkan kisah perkenalan Dilan dan Milea di film pertama, Dilan 1991 menyuguhkan jalan cerita yang lebih menarik.*

</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sebagai pencinta film. Dia mengaku, kerap meluangkan waktunya untuk melakukan movie marathon.
&amp;ldquo;Iya, hampir tidak pernah tidak ke bioskop. Saya suka menonton, baik film nasional maupun luar negeri,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/11/54761/276958_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ridwan Kamil Hadiri RUPS-LB Bank BJB&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Baca juga: Film Dilan Sukses, Bandung Segera Miliki 'Museum' Taman Dilan
Salah satu film nasional yang mampu menggugah hatinya adalah film franchise Dilan. Ridwan mengungkapkan, menonton film Dilan seakan membawanya kembali ke masa lalu.
&amp;ldquo;Setting film Dilan ini adalah ketika zaman saya remaja. Sama seperti yang digambarkan di film, dulu saya juga suka berpacaran di tempat umum sambil bawa motor tanpa (menggunakan) helm,&amp;rdquo; imbuhnya mengenang.
Capaian Dilan 1990 yang kini dilanjutkan ke Dilan 1991, menurut Ridwan, merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Kedua film tersebut, dinilainya sebagai kombinasi apik dari setting (era &amp;rsquo;90-an) dan plot ala novel yang ciamik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC82LzExODMwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca juga: Raditya Dika dan Tren Konten Mistis di YouTube
Di Bandung, tiket premier film Dilan 1991 bahkan terjual habis sebanyak 10.000 tiket. &amp;ldquo;Itu artinya ada antusiasme yang luar biasa dari penikmat film dalam negeri,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, film Dilan 1991 debut perdana di bioskop nasional, pada Minggu (24/2/2019). Melanjutkan kisah perkenalan Dilan dan Milea di film pertama, Dilan 1991 menyuguhkan jalan cerita yang lebih menarik.*

</content:encoded></item></channel></rss>
