<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagu 'Jogja Istimewa' Digunakan untuk Kampanye Pilpres, Kill The DJ Siap Tempuh Jalur Hukum</title><description>Langkah hukum siap ditempuh Kill The DJ lantaran lagu ciptaannya yang berjudul Jogja Istimewa dijadikan yel untuk kampanye Pilpres.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/01/15/205/2004703/lagu-jogja-istimewa-digunakan-untuk-kampanye-pilpres-kill-the-dj-siap-tempuh-jalur-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2019/01/15/205/2004703/lagu-jogja-istimewa-digunakan-untuk-kampanye-pilpres-kill-the-dj-siap-tempuh-jalur-hukum"/><item><title>Lagu 'Jogja Istimewa' Digunakan untuk Kampanye Pilpres, Kill The DJ Siap Tempuh Jalur Hukum</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2019/01/15/205/2004703/lagu-jogja-istimewa-digunakan-untuk-kampanye-pilpres-kill-the-dj-siap-tempuh-jalur-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2019/01/15/205/2004703/lagu-jogja-istimewa-digunakan-untuk-kampanye-pilpres-kill-the-dj-siap-tempuh-jalur-hukum</guid><pubDate>Selasa 15 Januari 2019 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Futari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/15/205/2004703/lagu-jogja-istimewa-digunakan-untuk-kampanye-pilpres-kill-the-dj-siap-tempuh-jalur-hukum-53MRRk3ogW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Instagram</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/15/205/2004703/lagu-jogja-istimewa-digunakan-untuk-kampanye-pilpres-kill-the-dj-siap-tempuh-jalur-hukum-53MRRk3ogW.JPG</image><title>Foto: Instagram</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Langkah hukum siap ditempuh Kill The DJ lantaran lagu ciptaannya yang berjudul Jogja Istimewa dijadikan yel untuk kampanye Pilpres. Ia menilai bahwa pengubahan lirik lagu ciptaannya tanpa izin dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum
Kecaman tersebut diutarakan Kill The DJ melalui unggahan di Instagram pribadinya, Senin 14 Januari 2019. Di mana ia mengunggah sebuah video singkat yang memperlihatkan ibu-ibu tengah menyanyikan lagu Jogja Istimewa dengan lirik yang diganti dengan nama pasangan calon presiden yang mereka dukung.
&amp;ldquo;Siapa pun Anda yang mengubah lagu tersebut (Jogja Istimewa), membuat videonya, dan ikut menyebarkanya, Anda telah melanggar undang-undang dan saya bisa membawanya ke ranah hukum,&amp;rdquo; ujar Kill The DJ seperti dikutip Okezone dari Instagram pribadinya.
Baca juga: Kill The DJ Marah Lagu Jogja Istimewa Digunakan untuk Kampanye Pilpres

Video yang kini viral di media sosial itu pun mampu memancing emosi Kill The DJ sebagai penciptanya. Bukan tanpa alasan, pria yang memiliki nama asli Marzuki Mohamad itu merasa tindakan tersebut telah merusak lagu yang syarat akan sejarah itu.
&amp;ldquo;Saya tidak akan pernah memberikan ijin kepada siapa pun lagu Jogja Istimewa tersebut digunakan untuk kampanye pilpres, baik itu pasangan nomer urut 01 maupun 02,&amp;rdquo; sambungnya. Bagi saya, @javahiphop, dan sebagian besar warga Yogyakarta, pasti tahu sejarah dan kebanggaan pada lagu tersebut, itu kenapa saya tidak akan pernah mengganti liriknya untuk tujuan lain, baik komersil apalagi kampanye politik,&amp;rdquo; tambahnya.
Baca juga: Ternyata, Vanessa Angel Sering Kirim Foto Diri dan Chat Asusila

Di akhir tulisannya, Kill The DJ mengimbau untuk selalu beretika dengan cara tak memplagiatkan karya milik orang lain. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari aneka bentuk fitnah yang mengancam keutuhan bangsa Indoensia.
&amp;ldquo;Terakhir saya berpesan, apapun pilihan Anda, 01, 02, Golput, tolong warisi bangsa ini dengan etika yang benar, menjiplak lagu orang lain jelas tidak beretika dan melanggar hukum, plus, jangan warisi generasi mendatang dengan fitnah dan sampah kebencian. Sekian &amp;amp; terima kasih,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Langkah hukum siap ditempuh Kill The DJ lantaran lagu ciptaannya yang berjudul Jogja Istimewa dijadikan yel untuk kampanye Pilpres. Ia menilai bahwa pengubahan lirik lagu ciptaannya tanpa izin dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum
Kecaman tersebut diutarakan Kill The DJ melalui unggahan di Instagram pribadinya, Senin 14 Januari 2019. Di mana ia mengunggah sebuah video singkat yang memperlihatkan ibu-ibu tengah menyanyikan lagu Jogja Istimewa dengan lirik yang diganti dengan nama pasangan calon presiden yang mereka dukung.
&amp;ldquo;Siapa pun Anda yang mengubah lagu tersebut (Jogja Istimewa), membuat videonya, dan ikut menyebarkanya, Anda telah melanggar undang-undang dan saya bisa membawanya ke ranah hukum,&amp;rdquo; ujar Kill The DJ seperti dikutip Okezone dari Instagram pribadinya.
Baca juga: Kill The DJ Marah Lagu Jogja Istimewa Digunakan untuk Kampanye Pilpres

Video yang kini viral di media sosial itu pun mampu memancing emosi Kill The DJ sebagai penciptanya. Bukan tanpa alasan, pria yang memiliki nama asli Marzuki Mohamad itu merasa tindakan tersebut telah merusak lagu yang syarat akan sejarah itu.
&amp;ldquo;Saya tidak akan pernah memberikan ijin kepada siapa pun lagu Jogja Istimewa tersebut digunakan untuk kampanye pilpres, baik itu pasangan nomer urut 01 maupun 02,&amp;rdquo; sambungnya. Bagi saya, @javahiphop, dan sebagian besar warga Yogyakarta, pasti tahu sejarah dan kebanggaan pada lagu tersebut, itu kenapa saya tidak akan pernah mengganti liriknya untuk tujuan lain, baik komersil apalagi kampanye politik,&amp;rdquo; tambahnya.
Baca juga: Ternyata, Vanessa Angel Sering Kirim Foto Diri dan Chat Asusila

Di akhir tulisannya, Kill The DJ mengimbau untuk selalu beretika dengan cara tak memplagiatkan karya milik orang lain. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari aneka bentuk fitnah yang mengancam keutuhan bangsa Indoensia.
&amp;ldquo;Terakhir saya berpesan, apapun pilihan Anda, 01, 02, Golput, tolong warisi bangsa ini dengan etika yang benar, menjiplak lagu orang lain jelas tidak beretika dan melanggar hukum, plus, jangan warisi generasi mendatang dengan fitnah dan sampah kebencian. Sekian &amp;amp; terima kasih,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
