<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stroke, Fahmi Bo Harus Konsumsi Obat Seumur Hidup</title><description>Selama menderita penyakit stroke, Fahmi Bo mengonsumsi obat dari dokter dengan jumlah yang tidak sedikit.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/11/07/33/1974266/stroke-fahmi-bo-harus-konsumsi-obat-seumur-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2018/11/07/33/1974266/stroke-fahmi-bo-harus-konsumsi-obat-seumur-hidup"/><item><title>Stroke, Fahmi Bo Harus Konsumsi Obat Seumur Hidup</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/11/07/33/1974266/stroke-fahmi-bo-harus-konsumsi-obat-seumur-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2018/11/07/33/1974266/stroke-fahmi-bo-harus-konsumsi-obat-seumur-hidup</guid><pubDate>Rabu 07 November 2018 01:31 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/07/33/1974266/stroke-fahmi-bo-harus-konsumsi-obat-seumur-hidup-MDFX0GWWVp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fahmi Bo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/07/33/1974266/stroke-fahmi-bo-harus-konsumsi-obat-seumur-hidup-MDFX0GWWVp.jpg</image><title>Fahmi Bo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Selama menderita penyakit stroke, Fahmi Bo mengonsumsi obat dari dokter dengan jumlah yang tidak sedikit. Dalam satu hari, pria berusia 45 tahun itu menyebutkan bahwa dirinya harus meminum obat sebanyak 9 butir.
Namun, dikarenakan kondisi kesehatannya yang sudah berangsur membaik, obat yang dikonsumsi Fahmi Bo menjadi berkurang. Ia hanya perlu meminum obat 7 butir, dan dua diantaranya harus diminumnya sepanjang hidupnya.
&quot;Minum 9 butir selama dua bulan. Sekarang berkurang jadi 7, jadi yang 2 seumur hidup yang saya harus minum, yang 5 lihat kondisi,&quot; ungkap Fahmi Bo saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).
Baca Juga: Sempat Kesulitan Uang, Fahmi Bo dan Istri Pilih Jualan Kue
&amp;nbsp;
Hasil perjuangannya mengikuti aturan pengobatan, kondisi pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan ini pun semakin membaik. Dokter yang memprediksi penyakitnya akan berangsur sembuh dalam 3 bulan, menjadi hanya 2 bulan.
&quot;Dokter bilang berobat harus 3 bulan, dan minum obat itu 3 bulan. Prediksi dia 3 bulan sudah membenarkan muka, ya alhamdulillah baru 2 bulan sudah bisa normal,&quot; ungkapnya.
&quot;Terus ngomong sudah lancar dan enggak capek lagi, enggak ngos-ngosan lagi. Ya syukur Alhamdulillah saja. Untungnya cocok obatnya,&quot; tambah Fahmi Bo.
Selain rutin mengonsumsi obat, Fahmi Bo juga harus menaati pantangan-pantangan yang bisa saja membuat kondisi kesehatannya semakin menurun. Dari segi makanan, ia dilarang untuk mengonsumsi jenis makanan yang mengandung lemak.
&quot;Ya pantangannya itu saja, makanan yang enggak berlemak, santan, jeroan-jeroan. Pokoknya yang bisa membuat darah tinggi, kolesterol, gula darah tinggi, itu enggak boleh,&quot; tutupnya. (edh)</description><content:encoded>JAKARTA - Selama menderita penyakit stroke, Fahmi Bo mengonsumsi obat dari dokter dengan jumlah yang tidak sedikit. Dalam satu hari, pria berusia 45 tahun itu menyebutkan bahwa dirinya harus meminum obat sebanyak 9 butir.
Namun, dikarenakan kondisi kesehatannya yang sudah berangsur membaik, obat yang dikonsumsi Fahmi Bo menjadi berkurang. Ia hanya perlu meminum obat 7 butir, dan dua diantaranya harus diminumnya sepanjang hidupnya.
&quot;Minum 9 butir selama dua bulan. Sekarang berkurang jadi 7, jadi yang 2 seumur hidup yang saya harus minum, yang 5 lihat kondisi,&quot; ungkap Fahmi Bo saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).
Baca Juga: Sempat Kesulitan Uang, Fahmi Bo dan Istri Pilih Jualan Kue
&amp;nbsp;
Hasil perjuangannya mengikuti aturan pengobatan, kondisi pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan ini pun semakin membaik. Dokter yang memprediksi penyakitnya akan berangsur sembuh dalam 3 bulan, menjadi hanya 2 bulan.
&quot;Dokter bilang berobat harus 3 bulan, dan minum obat itu 3 bulan. Prediksi dia 3 bulan sudah membenarkan muka, ya alhamdulillah baru 2 bulan sudah bisa normal,&quot; ungkapnya.
&quot;Terus ngomong sudah lancar dan enggak capek lagi, enggak ngos-ngosan lagi. Ya syukur Alhamdulillah saja. Untungnya cocok obatnya,&quot; tambah Fahmi Bo.
Selain rutin mengonsumsi obat, Fahmi Bo juga harus menaati pantangan-pantangan yang bisa saja membuat kondisi kesehatannya semakin menurun. Dari segi makanan, ia dilarang untuk mengonsumsi jenis makanan yang mengandung lemak.
&quot;Ya pantangannya itu saja, makanan yang enggak berlemak, santan, jeroan-jeroan. Pokoknya yang bisa membuat darah tinggi, kolesterol, gula darah tinggi, itu enggak boleh,&quot; tutupnya. (edh)</content:encoded></item></channel></rss>
