<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Joe Jackson Bangun Kedigdayaan Jackson 5   </title><description>Joe Jackson tidak terkenal sebagai sosok pemusik. Dia lebih terkenal sebagai aktor yang membuat nama Jackson 5 melejit.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/06/28/33/1915106/kisah-joe-jackson-bangun-kedigdayaan-jackson-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2018/06/28/33/1915106/kisah-joe-jackson-bangun-kedigdayaan-jackson-5"/><item><title>Kisah Joe Jackson Bangun Kedigdayaan Jackson 5   </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/06/28/33/1915106/kisah-joe-jackson-bangun-kedigdayaan-jackson-5</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2018/06/28/33/1915106/kisah-joe-jackson-bangun-kedigdayaan-jackson-5</guid><pubDate>Kamis 28 Juni 2018 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Chandra Laksana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/28/33/1915106/kisah-joe-jackson-bangun-kedigdayaan-jackson-5-34lEUOE6W3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/28/33/1915106/kisah-joe-jackson-bangun-kedigdayaan-jackson-5-34lEUOE6W3.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Salah satu legenda di bidang musik, Joe Jackson baru saja menutup usia. Dia pada akhirnya menyerah pada penyakit kanker terminal yang telah diidapnya selama beberapa tahun belakangan.
Meski disebut salah satu legenda musik, namun dia tidak terkenal sebagai sosok pemusik. Dia lebih terkenal sebagai aktor yang membuat nama Jackson 5 melejit, meski dia pernah gagal membawa band yang dia miliki, The Falcon yang dibentuk bersama kakaknya.
Joe pertama kali memiliki ide untuk membuat sebuah grup musik untuk anak-anaknya pada 1963. Kala itu, dia melihat Tito Jackson memainkan gitar. Kemudian, dia menyadari jika anak-anak mereka memiliki bakat musik yang cukup besar.
(Baca juga: Joe Jackson Tutup Usia di Umur 89 Tahun Akibat Kanker Terminal)

Kemudian, dia mulai mengajari dua anak laki-laki lainnya, yakni Jackie dan Jermaine Jackson untuk bernyanyi. Di tahun yang sama, ketiga anak-anaknya tersebut mulai bermain musik di bawah nama Jackson Brothers.
Melihat grup musik tersebut mulai diterima, terutama pada saat memenangkan sebuah perlombaan, Joe pun semakin serius. Pada 1965, dia memboyong Marlon dan Michael yang kala itu masih berumur sangat muda terlibat dalam grup musik tersebut.
Joe kemudian memutuskan untuk mengubah nama grup musik tersebut menjadi The Jackson 5 pada 1965. Dia pun mulai mendidik kelima anak-anaknya dengan keras demi membuat nama mereka terkenal.
Di tahun yang sama, setelah menerima saran dari saudara ipar Joe, Bobbie Rose Jackson, The Jackson 5, yang terdiri dari Michael, Marlon, Jermaine, Jackie, dan Tito, mengikuti dan memenangkan acara bakat Rossevelt High School.
Dua bulan kemudian, The Jackson 5 memenangkan pencarian bakat tahunan di Gilroy Stadium. The Jackson 5 juga menerima wawancara pertama mereka di salah satu koran lokal, Gary Post Tribune.
(Baca juga: Ayah Mendingang Michele Jackson Meninggal Dunia)

Kesuksesan mereka tak sampai di situ saja. Pria yang bernama asli Joseph Jackson tersebut melakukan booking untuk The Jackson 5 untuk tampil di Mr. Lucky&amp;rsquo;s, sebuah klub malam di Gary.
Kala itu, mereka berhasil mendapatkan pendapatan sekira USD8 dolar atau sekira Rp114 ribu. Namun, dalam mata uang dolar hari ini, pendapatan mereka mencapai USD40 atau sekira Rp571 ribu per malam.
Mereka berhasil tampil lima hingga tujuh kali dalam satu minggu. Dan hal ini membuat mereka sangat populer di kalangan lokal. Kemudian, Joe mulai mengirimkan sampel lagu ke perusahaan rekaman Motown. Sayangnya, mereka tidak mendapat hasil yang baik.
Namun, peruntungan mereka berubah setelah mereka bermain di Teater Apollo, di Harlem pada saat filan &amp;lsquo;Super Dogs&amp;rsquo; yang diselenggarakan pada 1967. Penampilan mereka kemudian mendapat banyak perhatian dari para pemirsa di seluruh Amerika.
Peruntungan mereka kembali berubah pada Januari 1968. Joe akhirnya dapat membuat Jackson 5 membuat rekaman mereka diterbitkan oleh Steeltown Records. Lagu pertama mereka yang diluncurkan secara komersil berjudul &amp;lsquo;Big Boy&amp;rsquo;.
Tapi, kebersamaan mereka bersama Steeltown Records tidaklah lama. Di tahun 1969, Joe membawa Jackson 5 ke Motown. Mereka merekam sebuah album berjudul &amp;lsquo;Diana Ross Presents The Jackson 5&amp;rsquo;.
Lagu single mereka, &amp;lsquo;I Want You Back&amp;rsquo; dan &amp;lsquo;Who&amp;rsquo;s Loving You&amp;rsquo; berhasil menjadi sensasi di seluruh dunia. Hal ini membuat mereka berhasil menjual hingga dua juta salinan dalam enam bulan saja.
Mereka mengadakan konser pertama mereka sebagai musisi Motown. Mereka memulai tur nasional pertama mereka pada 1970, dan menjadi grup pertama yang memiliki 4 hit berturut-turut di peringkat pertama di Amerika.
Jackson 5 kemudian muncul di American Bandstand dan menyanyikan &amp;lsquo;ABC&amp;rsquo;. Selain itu, mereka juga pernah menerima Gold Disc Award pribadi untuk penjualan album mereka dalam dua tahun karier rekaman mereka.

Sayangnya, pada 1972, kesuksesan Jackson 5 mulai memudar. Dan pada saat tersebut, Michael dan Jermaine memilih untuk melakukan karier solo mereka dan mulai mengeluarkan album solo mereka. Pada akhirnya, Joe memutuskan untuk memecah Jackson 5 pada 1973.
Kemudian, pada 1975, sebagian besar Jacksons 5 memilih untuk tidak merekam musik lagi untuk Motown. Joe kemudian mempelajari jika anak-anak mereka hanya mendapatkan total 2,8 persen royalti dari pihak Motown.
Dia kemudian bernegosiasi agar anak-anaknya mau menandatangani kontrak yang menggiurkan dengan perusahaan lain. Kemudian mereka setuju untuk menetap di Epic Records, yang telah menawarkan tarif royalti sebesar 20% per lagu.
Namun, pada kala itu Jermaine Jackson memutuskan untuk tinggal di Motown. Randy Jackson secara resmi menggantikannya. Setelah awalnya menuntut mereka karena melanggar kontrak, Motown kemudian memberikan izin untuk Epic untuk melakukan perekaman Jackson 5, setelah mengganti nama mereka sebagai Jacksons.</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu legenda di bidang musik, Joe Jackson baru saja menutup usia. Dia pada akhirnya menyerah pada penyakit kanker terminal yang telah diidapnya selama beberapa tahun belakangan.
Meski disebut salah satu legenda musik, namun dia tidak terkenal sebagai sosok pemusik. Dia lebih terkenal sebagai aktor yang membuat nama Jackson 5 melejit, meski dia pernah gagal membawa band yang dia miliki, The Falcon yang dibentuk bersama kakaknya.
Joe pertama kali memiliki ide untuk membuat sebuah grup musik untuk anak-anaknya pada 1963. Kala itu, dia melihat Tito Jackson memainkan gitar. Kemudian, dia menyadari jika anak-anak mereka memiliki bakat musik yang cukup besar.
(Baca juga: Joe Jackson Tutup Usia di Umur 89 Tahun Akibat Kanker Terminal)

Kemudian, dia mulai mengajari dua anak laki-laki lainnya, yakni Jackie dan Jermaine Jackson untuk bernyanyi. Di tahun yang sama, ketiga anak-anaknya tersebut mulai bermain musik di bawah nama Jackson Brothers.
Melihat grup musik tersebut mulai diterima, terutama pada saat memenangkan sebuah perlombaan, Joe pun semakin serius. Pada 1965, dia memboyong Marlon dan Michael yang kala itu masih berumur sangat muda terlibat dalam grup musik tersebut.
Joe kemudian memutuskan untuk mengubah nama grup musik tersebut menjadi The Jackson 5 pada 1965. Dia pun mulai mendidik kelima anak-anaknya dengan keras demi membuat nama mereka terkenal.
Di tahun yang sama, setelah menerima saran dari saudara ipar Joe, Bobbie Rose Jackson, The Jackson 5, yang terdiri dari Michael, Marlon, Jermaine, Jackie, dan Tito, mengikuti dan memenangkan acara bakat Rossevelt High School.
Dua bulan kemudian, The Jackson 5 memenangkan pencarian bakat tahunan di Gilroy Stadium. The Jackson 5 juga menerima wawancara pertama mereka di salah satu koran lokal, Gary Post Tribune.
(Baca juga: Ayah Mendingang Michele Jackson Meninggal Dunia)

Kesuksesan mereka tak sampai di situ saja. Pria yang bernama asli Joseph Jackson tersebut melakukan booking untuk The Jackson 5 untuk tampil di Mr. Lucky&amp;rsquo;s, sebuah klub malam di Gary.
Kala itu, mereka berhasil mendapatkan pendapatan sekira USD8 dolar atau sekira Rp114 ribu. Namun, dalam mata uang dolar hari ini, pendapatan mereka mencapai USD40 atau sekira Rp571 ribu per malam.
Mereka berhasil tampil lima hingga tujuh kali dalam satu minggu. Dan hal ini membuat mereka sangat populer di kalangan lokal. Kemudian, Joe mulai mengirimkan sampel lagu ke perusahaan rekaman Motown. Sayangnya, mereka tidak mendapat hasil yang baik.
Namun, peruntungan mereka berubah setelah mereka bermain di Teater Apollo, di Harlem pada saat filan &amp;lsquo;Super Dogs&amp;rsquo; yang diselenggarakan pada 1967. Penampilan mereka kemudian mendapat banyak perhatian dari para pemirsa di seluruh Amerika.
Peruntungan mereka kembali berubah pada Januari 1968. Joe akhirnya dapat membuat Jackson 5 membuat rekaman mereka diterbitkan oleh Steeltown Records. Lagu pertama mereka yang diluncurkan secara komersil berjudul &amp;lsquo;Big Boy&amp;rsquo;.
Tapi, kebersamaan mereka bersama Steeltown Records tidaklah lama. Di tahun 1969, Joe membawa Jackson 5 ke Motown. Mereka merekam sebuah album berjudul &amp;lsquo;Diana Ross Presents The Jackson 5&amp;rsquo;.
Lagu single mereka, &amp;lsquo;I Want You Back&amp;rsquo; dan &amp;lsquo;Who&amp;rsquo;s Loving You&amp;rsquo; berhasil menjadi sensasi di seluruh dunia. Hal ini membuat mereka berhasil menjual hingga dua juta salinan dalam enam bulan saja.
Mereka mengadakan konser pertama mereka sebagai musisi Motown. Mereka memulai tur nasional pertama mereka pada 1970, dan menjadi grup pertama yang memiliki 4 hit berturut-turut di peringkat pertama di Amerika.
Jackson 5 kemudian muncul di American Bandstand dan menyanyikan &amp;lsquo;ABC&amp;rsquo;. Selain itu, mereka juga pernah menerima Gold Disc Award pribadi untuk penjualan album mereka dalam dua tahun karier rekaman mereka.

Sayangnya, pada 1972, kesuksesan Jackson 5 mulai memudar. Dan pada saat tersebut, Michael dan Jermaine memilih untuk melakukan karier solo mereka dan mulai mengeluarkan album solo mereka. Pada akhirnya, Joe memutuskan untuk memecah Jackson 5 pada 1973.
Kemudian, pada 1975, sebagian besar Jacksons 5 memilih untuk tidak merekam musik lagi untuk Motown. Joe kemudian mempelajari jika anak-anak mereka hanya mendapatkan total 2,8 persen royalti dari pihak Motown.
Dia kemudian bernegosiasi agar anak-anaknya mau menandatangani kontrak yang menggiurkan dengan perusahaan lain. Kemudian mereka setuju untuk menetap di Epic Records, yang telah menawarkan tarif royalti sebesar 20% per lagu.
Namun, pada kala itu Jermaine Jackson memutuskan untuk tinggal di Motown. Randy Jackson secara resmi menggantikannya. Setelah awalnya menuntut mereka karena melanggar kontrak, Motown kemudian memberikan izin untuk Epic untuk melakukan perekaman Jackson 5, setelah mengganti nama mereka sebagai Jacksons.</content:encoded></item></channel></rss>
