<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biografi Singkat Queen, Band Asal Inggris yang Legendaris</title><description>Cerita awal kesuksesan Queen bermula pada 1967, saat Brian May dan Roger Taylor bergabung dengan Tim Staffell</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/17/33/1899269/biografi-singkat-queen-band-asal-inggris-yang-legendaris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/17/33/1899269/biografi-singkat-queen-band-asal-inggris-yang-legendaris"/><item><title>Biografi Singkat Queen, Band Asal Inggris yang Legendaris</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/17/33/1899269/biografi-singkat-queen-band-asal-inggris-yang-legendaris</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/17/33/1899269/biografi-singkat-queen-band-asal-inggris-yang-legendaris</guid><pubDate>Kamis 17 Mei 2018 08:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Chandra Laksana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/17/33/1899269/biografi-singkat-queen-band-asal-inggris-yang-legendaris-4AIeKyg2qK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Queen (Foto: Billboard)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/17/33/1899269/biografi-singkat-queen-band-asal-inggris-yang-legendaris-4AIeKyg2qK.jpg</image><title>Queen (Foto: Billboard)</title></images><description>LOS ANGELES - Jika berbicara mengenai salah satu grup band legendaris, tak lengkap rasanya jika tidak membicarakan Queen. Ya, grup band pomp-rock asal London, Inggris tersebut terkenal dengan beberapa lagu, seperti &amp;lsquo;We Are the Champions&amp;rsquo; dan &amp;lsquo;We Will Rock You&amp;rsquo;.
Cerita dari awal kesuksesan dari Queen bermula pada 1967, di mana Brian May yang merupakan gitaris dan Roger Taylor yang merupakan drummer bergabung dengan Tim Staffell yang merupakan seorang penyanyi.
Ketiganya kemudian memulai sebuah grup band bernama Smile. Sayangnya, Staffell kemudian memilih untuk bersolo karier dan Smile terpaksa dibubarkan. May dan Taylor kemudian kembali mencari sesosok penyanyi yang memiliki suara yang khas.
Kemudian, mereka kemudian bertemu dengan Freddie Mercury dari band bernama Wreckage dan mengajaknya bergabung. Tak lama kemudian, John Deacon yang merupakan basis bergabung dengan mereka.

Baca Juga: Intip Kemiripan Rami Malek dengan Freddie Mercury di Bohemian Rhapsody
Namun, selama para anggota grup band tersebut menyelesaikan kuliah mereka masing-masing selama dua tahun, mereka menghindari untuk bermain di panggung. Yang unik, setelah lulus, mereka langsung memulai rekaman. Dan mereka menyebut diri mereka sebagai Queen.
Tur pertama mereka diadakan pada 1973, ketika album debut mereka dirilis. Setelah album kedua diluncurkan, band ini melakukan debut tur di Amerika Serikat. Mereka tampil sebagai band pembuka dari konser milik Mott the Hoople.
Suara Freddie yang khas, musik glam rock yang mencolok, sedikit heavy metal, dan olah vokal yang rumit berhasil mereka kombinasikan. Dari kombinasi ini, para pecinta musik di Amerika mulai melirik nama Queen.
Kemudian, Queen meluncurkan album ketiga mereka yakni &amp;lsquo;Sheer  Heart Attack&amp;rsquo; pada 1974. Lagu yang kemudian menjadi hits adalah &amp;lsquo;Killer  Queen&amp;rsquo;. Da lagu ini merupakan lagu pertama Queen yang masuk ke jajaran  hit Top Twenty pertama AS.
Dan album ini juga menjadi album yang  meraih album emas Amerika pertama mereka. Penggemar Queen dilaporkan  mencuat setelah mereka meluncurkan album &amp;lsquo;A Night at the Opera&amp;rsquo; pada  1975. Di album tersebut Itu berisi lagu sepanjang enam menit berjudul  &amp;lsquo;Bohemian Rhapsody&amp;rsquo;.
Lagu ini menuai banyak protes dari pihak  rekaman. Namun setelah meyakinkan mereka, lagu itu pun masuk ke dalam  album. Dan benar saja, &amp;lsquo;Bohemian Rhapsody&amp;rsquo; menjadi lagu hits pada kala  itu.
Lagu ini pun berhasil menjadi nomor satu di tangga lagu  Number One di Inggris selama sembilan minggu. Hasil ini memecahkan rekor  sebelumnya yang diraih Paul Anka untuk lagu &amp;lsquo;Diana&amp;rsquo; semenjak 1957.

Baca juga: Film Cornerman, Kisah Haru Bruce Willis yang Besarkan Nama Mike Tyson
Selain  itu, Queen memiliki delapan penghargaan emas dan enam penghargaan  platinum untuk berbagai karya lagu mereka. Tentu saja, hal ini yang  membuat mereka menjadi salah satu legenda musik dunia.
Dan  beberapa lagu mereka, seperti &amp;lsquo;Crazy Little Thing Called Love&amp;rsquo; (1979)  dan &amp;lsquo;Another One Bites the Dust&amp;rsquo; 1980 berhasil meraih posisi pertama di  daftar Grup Top Forty Amerika.
Ada juga &amp;lsquo;Killer Queen&amp;rsquo; (1975)  berada di posisi 12, &amp;lsquo;Bohemian Rhapsody&amp;rsquo; (1976) di posisi kesembilan,  &amp;lsquo;You're My Best Friend&amp;rsquo; (1976) di nomer 16, &amp;lsquo;Somebody to Love&amp;rsquo; (1976) di  posisi 13, &amp;lsquo;We Are Champion&amp;rsquo; dan&amp;rsquo;&quot;We Will Rock You&amp;rsquo; (1977) ada di  posisi keempat.
Lalu dilajutkan dengan&amp;rsquo;Fat Bottomed Girls&amp;rsquo; (1978)  bersama &amp;lsquo;Bicycle Race&amp;rsquo; (1978) ada di nomor empat, &amp;lsquo;Under Pressure&amp;rsquo;  dengan David Bowie (1981) di urutan ke-29, &amp;lsquo;Body Language&amp;rsquo; (1982) di  peringkat ke-11, dan &amp;lsquo;Radio Ga-Ga&amp;rsquo; (1984) berada di posisi 14.Namun  pada awal 1991 mencuat kabar jika Freddie mengidap penyakit  AIDS. Namun  semua anggota band dan keluarga menutup rapat mengenai hal  ini dan  kompak menolak kabar tersebut.
Sayangnya, pada 24 November 1991,  pentolan grup band tersebut  ditemukan meninggal di kediamannya di  London. Setelah kabar ini  mencuat, baru diketahui bahwa pria berusia 45  tahun tersebut telah  mengidap penyakit AIDS.
Kematian Freddie  tidak serta merta membuat Queen bubar. Bahkan  mereka menjadi lebih dekat  lagi. Lalu, pada 20 April 1992, anggota  Queen yang masih hidup  bergabung dengan sejumlah bintang termasuk Elton  John, Axl Rose, David  Bowie, Def Leppard, dan lainnya untuk menggelar  konser peringatan yang  diadakan di Stadion Wembley.

Baca Juga: Trailer Perdana Bohemian Rhapsody Tampil Sempurna
Acara yang disiarkan ke pemirsa lebih  dari satu miliar di seluruh  dunia tersebut kemudian dapat mengumpulkan  dana hingga jutaan dolar  untuk Mercury Phoenix Trust. Lembaga ini  didirikan oleh  anggota band  dan manajer mereka, Jim Beach, yang  ditujukan untuk memberikan  pencerahan dan pendidikan AIDS.
Lalu,  pada tahun 1996, sebagai penghormatan terhadap Freddie, para  warga  Montreux, Swiss meresmikan sebuah patung besar dari Freddie.  Tentu saja,  hal ini merupakan sebuah penghormatan yang sangat besar  untuk Freddie,  seperti telah dirangkum dari Rollingstone, Rabu 16 Mei 2018.
Saat  ini, perjalanan dari kesuksesan Queen telah bernama Bohemian  Rhapsody :  The Movie sudah rampung dibuat. Rami Maleek yang memerankan  Freddie  berhasil tampil gemilang di trailer pertama yang diluncurkan  oleh 20th  Century Fox. Film ini baru akan muncul di bioskop mulai 24  Oktober  mendatang.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Jika berbicara mengenai salah satu grup band legendaris, tak lengkap rasanya jika tidak membicarakan Queen. Ya, grup band pomp-rock asal London, Inggris tersebut terkenal dengan beberapa lagu, seperti &amp;lsquo;We Are the Champions&amp;rsquo; dan &amp;lsquo;We Will Rock You&amp;rsquo;.
Cerita dari awal kesuksesan dari Queen bermula pada 1967, di mana Brian May yang merupakan gitaris dan Roger Taylor yang merupakan drummer bergabung dengan Tim Staffell yang merupakan seorang penyanyi.
Ketiganya kemudian memulai sebuah grup band bernama Smile. Sayangnya, Staffell kemudian memilih untuk bersolo karier dan Smile terpaksa dibubarkan. May dan Taylor kemudian kembali mencari sesosok penyanyi yang memiliki suara yang khas.
Kemudian, mereka kemudian bertemu dengan Freddie Mercury dari band bernama Wreckage dan mengajaknya bergabung. Tak lama kemudian, John Deacon yang merupakan basis bergabung dengan mereka.

Baca Juga: Intip Kemiripan Rami Malek dengan Freddie Mercury di Bohemian Rhapsody
Namun, selama para anggota grup band tersebut menyelesaikan kuliah mereka masing-masing selama dua tahun, mereka menghindari untuk bermain di panggung. Yang unik, setelah lulus, mereka langsung memulai rekaman. Dan mereka menyebut diri mereka sebagai Queen.
Tur pertama mereka diadakan pada 1973, ketika album debut mereka dirilis. Setelah album kedua diluncurkan, band ini melakukan debut tur di Amerika Serikat. Mereka tampil sebagai band pembuka dari konser milik Mott the Hoople.
Suara Freddie yang khas, musik glam rock yang mencolok, sedikit heavy metal, dan olah vokal yang rumit berhasil mereka kombinasikan. Dari kombinasi ini, para pecinta musik di Amerika mulai melirik nama Queen.
Kemudian, Queen meluncurkan album ketiga mereka yakni &amp;lsquo;Sheer  Heart Attack&amp;rsquo; pada 1974. Lagu yang kemudian menjadi hits adalah &amp;lsquo;Killer  Queen&amp;rsquo;. Da lagu ini merupakan lagu pertama Queen yang masuk ke jajaran  hit Top Twenty pertama AS.
Dan album ini juga menjadi album yang  meraih album emas Amerika pertama mereka. Penggemar Queen dilaporkan  mencuat setelah mereka meluncurkan album &amp;lsquo;A Night at the Opera&amp;rsquo; pada  1975. Di album tersebut Itu berisi lagu sepanjang enam menit berjudul  &amp;lsquo;Bohemian Rhapsody&amp;rsquo;.
Lagu ini menuai banyak protes dari pihak  rekaman. Namun setelah meyakinkan mereka, lagu itu pun masuk ke dalam  album. Dan benar saja, &amp;lsquo;Bohemian Rhapsody&amp;rsquo; menjadi lagu hits pada kala  itu.
Lagu ini pun berhasil menjadi nomor satu di tangga lagu  Number One di Inggris selama sembilan minggu. Hasil ini memecahkan rekor  sebelumnya yang diraih Paul Anka untuk lagu &amp;lsquo;Diana&amp;rsquo; semenjak 1957.

Baca juga: Film Cornerman, Kisah Haru Bruce Willis yang Besarkan Nama Mike Tyson
Selain  itu, Queen memiliki delapan penghargaan emas dan enam penghargaan  platinum untuk berbagai karya lagu mereka. Tentu saja, hal ini yang  membuat mereka menjadi salah satu legenda musik dunia.
Dan  beberapa lagu mereka, seperti &amp;lsquo;Crazy Little Thing Called Love&amp;rsquo; (1979)  dan &amp;lsquo;Another One Bites the Dust&amp;rsquo; 1980 berhasil meraih posisi pertama di  daftar Grup Top Forty Amerika.
Ada juga &amp;lsquo;Killer Queen&amp;rsquo; (1975)  berada di posisi 12, &amp;lsquo;Bohemian Rhapsody&amp;rsquo; (1976) di posisi kesembilan,  &amp;lsquo;You're My Best Friend&amp;rsquo; (1976) di nomer 16, &amp;lsquo;Somebody to Love&amp;rsquo; (1976) di  posisi 13, &amp;lsquo;We Are Champion&amp;rsquo; dan&amp;rsquo;&quot;We Will Rock You&amp;rsquo; (1977) ada di  posisi keempat.
Lalu dilajutkan dengan&amp;rsquo;Fat Bottomed Girls&amp;rsquo; (1978)  bersama &amp;lsquo;Bicycle Race&amp;rsquo; (1978) ada di nomor empat, &amp;lsquo;Under Pressure&amp;rsquo;  dengan David Bowie (1981) di urutan ke-29, &amp;lsquo;Body Language&amp;rsquo; (1982) di  peringkat ke-11, dan &amp;lsquo;Radio Ga-Ga&amp;rsquo; (1984) berada di posisi 14.Namun  pada awal 1991 mencuat kabar jika Freddie mengidap penyakit  AIDS. Namun  semua anggota band dan keluarga menutup rapat mengenai hal  ini dan  kompak menolak kabar tersebut.
Sayangnya, pada 24 November 1991,  pentolan grup band tersebut  ditemukan meninggal di kediamannya di  London. Setelah kabar ini  mencuat, baru diketahui bahwa pria berusia 45  tahun tersebut telah  mengidap penyakit AIDS.
Kematian Freddie  tidak serta merta membuat Queen bubar. Bahkan  mereka menjadi lebih dekat  lagi. Lalu, pada 20 April 1992, anggota  Queen yang masih hidup  bergabung dengan sejumlah bintang termasuk Elton  John, Axl Rose, David  Bowie, Def Leppard, dan lainnya untuk menggelar  konser peringatan yang  diadakan di Stadion Wembley.

Baca Juga: Trailer Perdana Bohemian Rhapsody Tampil Sempurna
Acara yang disiarkan ke pemirsa lebih  dari satu miliar di seluruh  dunia tersebut kemudian dapat mengumpulkan  dana hingga jutaan dolar  untuk Mercury Phoenix Trust. Lembaga ini  didirikan oleh  anggota band  dan manajer mereka, Jim Beach, yang  ditujukan untuk memberikan  pencerahan dan pendidikan AIDS.
Lalu,  pada tahun 1996, sebagai penghormatan terhadap Freddie, para  warga  Montreux, Swiss meresmikan sebuah patung besar dari Freddie.  Tentu saja,  hal ini merupakan sebuah penghormatan yang sangat besar  untuk Freddie,  seperti telah dirangkum dari Rollingstone, Rabu 16 Mei 2018.
Saat  ini, perjalanan dari kesuksesan Queen telah bernama Bohemian  Rhapsody :  The Movie sudah rampung dibuat. Rami Maleek yang memerankan  Freddie  berhasil tampil gemilang di trailer pertama yang diluncurkan  oleh 20th  Century Fox. Film ini baru akan muncul di bioskop mulai 24  Oktober  mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
