<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dicibir Netizen CGI Kurang Oke, Ini Tanggapan Sutradara Wiro Sableng</title><description>Para warganet berpendapat bahwa CGI di film ini sangat kurang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/11/206/1897337/dicibir-netizen-cgi-kurang-oke-ini-tanggapan-sutradara-wiro-sableng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/11/206/1897337/dicibir-netizen-cgi-kurang-oke-ini-tanggapan-sutradara-wiro-sableng"/><item><title>Dicibir Netizen CGI Kurang Oke, Ini Tanggapan Sutradara Wiro Sableng</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/11/206/1897337/dicibir-netizen-cgi-kurang-oke-ini-tanggapan-sutradara-wiro-sableng</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/11/206/1897337/dicibir-netizen-cgi-kurang-oke-ini-tanggapan-sutradara-wiro-sableng</guid><pubDate>Sabtu 12 Mei 2018 01:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ady Prawira Riandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/11/206/1897337/dicibir-netizen-cgi-kurang-oke-ini-tanggapan-sutradara-wiro-sableng-zUn867xR9O.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/11/206/1897337/dicibir-netizen-cgi-kurang-oke-ini-tanggapan-sutradara-wiro-sableng-zUn867xR9O.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Lifelike Pictures baru saja merilis teaser trailer resmi pertama dari film terbaru mereka Wiro Sableng. Setelah dirilis, komentar beragam pun datang dari dunia maya.

Dari sekian banyak komentar yang masuk, para warganet menyoroti efek CGI. Para warganet berpendapat bahwa CGI di film ini sangat kurang.

Komentar-komentar pedas tersebut juga masuk ke akun Instagram sang sutradara, Angga Dwimas Sasongko. Sutradara yang juga berada di balik film Surat dari Praha ini memberikan jawaban atas rasa penasaran para warganet.

&amp;ldquo;CGI harus kayak Hollywood biar mantap, penonton puas dan terhibur,&amp;rdquo; cibir akun @dede.rismawan.

&amp;ldquo;Nonton di layar bioskopnya ya nanti. Kompresi di IG bikin kontras jadi naik. Sepanjang video ini banyak lho CGI element-nya. Kebetulan efek naiknya  kontras karena kompresi berpengaruh di 2 shot,&amp;rdquo; papar Angga mencoba menjelaskan.

Tak hanya itu saja, satu warganet juga secara spesifik mengomentari adegan saat Wiro sedang dilatih di oleh Sinto Gendeng di atas sebuah pohon. Menurut akun @joshua_chrisimos adegan tersebut sebaiknya dihapus karena efek CGI-nya terasa sangat kasar.

Baca Juga: Tanpa Christian Sugiono, Titi Kamal Boyong Dua Anaknya ke Amerika
Baca Juga: Rayakan Kesuksesan Avengers: Infinity War, Marvel Sumbang Rp17 Miliar untuk Anak-Anak

Angga pun kemudian membalas komentar tersebut dengan jawaban, &amp;ldquo;Di film akan lebih baik karena butuh waktu untuk pengerjaannya. Terima kasih masukannya,&amp;rdquo;
 
&amp;nbsp;
Wiro Sableng menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan di tahun 2018. Selain karena menampilkan nama-nama besar di jajaran pemain seperti Vino G Bastian, Sherina Munaf, Yayan Ruhiyan, Lukman Sardi, dan Rifnu Wikana, film ini juga merupakan hasil kerja sama dengan studio 20th Century Fox.

Tak ayal jika para penggemar yang menantikan sangat kecewa dengan efek CGI yang terlihat. Para penggemar berharap dengan hadirnya 20th Century Fox, kualitas CGI bisa lebih baik.

Wiro Sableng rencananya akan dirilis pada bulan Agustus 2018. Padahal keputusan ini diambil karena melihat animo besar para penikmat film Indonesia untuk dapat segera menyaksikan Pendekar Kapak Naga Geni 212.
</description><content:encoded>JAKARTA - Lifelike Pictures baru saja merilis teaser trailer resmi pertama dari film terbaru mereka Wiro Sableng. Setelah dirilis, komentar beragam pun datang dari dunia maya.

Dari sekian banyak komentar yang masuk, para warganet menyoroti efek CGI. Para warganet berpendapat bahwa CGI di film ini sangat kurang.

Komentar-komentar pedas tersebut juga masuk ke akun Instagram sang sutradara, Angga Dwimas Sasongko. Sutradara yang juga berada di balik film Surat dari Praha ini memberikan jawaban atas rasa penasaran para warganet.

&amp;ldquo;CGI harus kayak Hollywood biar mantap, penonton puas dan terhibur,&amp;rdquo; cibir akun @dede.rismawan.

&amp;ldquo;Nonton di layar bioskopnya ya nanti. Kompresi di IG bikin kontras jadi naik. Sepanjang video ini banyak lho CGI element-nya. Kebetulan efek naiknya  kontras karena kompresi berpengaruh di 2 shot,&amp;rdquo; papar Angga mencoba menjelaskan.

Tak hanya itu saja, satu warganet juga secara spesifik mengomentari adegan saat Wiro sedang dilatih di oleh Sinto Gendeng di atas sebuah pohon. Menurut akun @joshua_chrisimos adegan tersebut sebaiknya dihapus karena efek CGI-nya terasa sangat kasar.

Baca Juga: Tanpa Christian Sugiono, Titi Kamal Boyong Dua Anaknya ke Amerika
Baca Juga: Rayakan Kesuksesan Avengers: Infinity War, Marvel Sumbang Rp17 Miliar untuk Anak-Anak

Angga pun kemudian membalas komentar tersebut dengan jawaban, &amp;ldquo;Di film akan lebih baik karena butuh waktu untuk pengerjaannya. Terima kasih masukannya,&amp;rdquo;
 
&amp;nbsp;
Wiro Sableng menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan di tahun 2018. Selain karena menampilkan nama-nama besar di jajaran pemain seperti Vino G Bastian, Sherina Munaf, Yayan Ruhiyan, Lukman Sardi, dan Rifnu Wikana, film ini juga merupakan hasil kerja sama dengan studio 20th Century Fox.

Tak ayal jika para penggemar yang menantikan sangat kecewa dengan efek CGI yang terlihat. Para penggemar berharap dengan hadirnya 20th Century Fox, kualitas CGI bisa lebih baik.

Wiro Sableng rencananya akan dirilis pada bulan Agustus 2018. Padahal keputusan ini diambil karena melihat animo besar para penikmat film Indonesia untuk dapat segera menyaksikan Pendekar Kapak Naga Geni 212.
</content:encoded></item></channel></rss>
