<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kanye West Dipanggil Presiden Donald Trump, Ada Apa?</title><description>Beberapa hari lalu, Kanye West terkena sedikit masalah karena menyinggung soal perbudakan di sebuah acara.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/06/33/1895140/kanye-west-dipanggil-presiden-donald-trump-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/06/33/1895140/kanye-west-dipanggil-presiden-donald-trump-ada-apa"/><item><title>Kanye West Dipanggil Presiden Donald Trump, Ada Apa?</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/06/33/1895140/kanye-west-dipanggil-presiden-donald-trump-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2018/05/06/33/1895140/kanye-west-dipanggil-presiden-donald-trump-ada-apa</guid><pubDate>Senin 07 Mei 2018 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Chandra Laksana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/06/33/1895140/kanye-west-dipanggil-presiden-donald-trump-ada-apa-wMozLgWhpN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kanye West (Foto: Grammy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/06/33/1895140/kanye-west-dipanggil-presiden-donald-trump-ada-apa-wMozLgWhpN.jpg</image><title>Kanye West (Foto: Grammy)</title></images><description>LOS ANGELES - Beberapa hari lalu, Kanye West terkena sedikit masalah karena menyinggung soal perbudakan di sebuah acara. Dia mengatakan bahwa perbudakan yang terjadi lebih dari 400 tahun di Amerika tersebut merupakan sebuah &amp;lsquo;pilihan&amp;rsquo;.

Akibatnya, banyak netizen yang murka terhadap pernyataan tersebut. Mereka menganggap jika apa yang diucapkan Kanye merupakan sebuah hal yang seharusnya tidak terlontar dari mulutnya.

Namun kabarnya, belakangan ini Kanye telah dipanggil oleh Presiden Amerika, Donald Trump. Lantas, apa alasan Donald Trump memanggil Kanye?
&amp;nbsp;
(Baca Juga: Tunjuk Onad Jadi Sutradara Video Klip, Debby Wage Mengaku Lebih Muda)
(Baca Juga: Hamil Anak Kedua, Poppy Bunga Jadi Lebih Sayang Suami)

Ternyata, seperti melansir dari laman NME, Minggu (6/5/2018), penasihat spiritual Donald Trump, Pastor Darrell Scott membuat sebuah acara yang akan mengumpulkan berbagai atlet dan musisi di Gedung Putih untuk berbicara mengenai tentang berbagai etnis di AS.

Scott menyatakan bahwa bahwa dirinya telah membahas ini dengan Trump. &amp;ldquo;Dia sangat antusias dengan acara ini,&amp;rdquo; jelas Scott.

Selain itu, Scott berjanji jika acara ini tidak hanya akan dihadiri oleh para kulit hitam saja. Namun berbagai etnis akan hadir dalam acara ini.
&amp;nbsp;
Menurut beberapa sumber, hal ini dilakukan setelah mengetahui bahwa apa yang diungkapkan oleh Kaye meningkatkan rating persetujuan Afrika-Amerika-nya.

&amp;ldquo;Kanye West sepertinya memiliki kekuatan karena terhadap pandangan saya terhadap pandangan Afrika-Amerika meningkat. Presentasenya meningkat dari 11% menjadi 22% dalam satu minggu,&amp;rdquo; kata Trump.

&quot;Terima kasih, Kanye, terima kasih,&quot; tambah Trump.

Sekedar informasi, setelah mengungkapkan pendapatnya yang kontroversional tersebut, Kanye kemudian membuat pernyataan di Twitter. Dalam beberapa rangkaian postingan Twitter, dia mejelaskan secara gamblang apa yang sebenarnya dia maksudkan dalam pernyataannya tersebut.

Dia mengatakan bahwa pada saat ini, masyarakat Amerika perlu melakukan diskusi terbuka dan mengeluarkan ide-ide tentang rasa sakit yang belum diselesaikan. Dia juga menyebut jika kini, siapapun tidak berhak untuk dibelenggu secara mental selama 400 tahun kedepan.

Pernyataan ini pun kemudian menuai banyak dukungan dan juga kritik, bahkan dari sesama artis berkulit hitam.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Beberapa hari lalu, Kanye West terkena sedikit masalah karena menyinggung soal perbudakan di sebuah acara. Dia mengatakan bahwa perbudakan yang terjadi lebih dari 400 tahun di Amerika tersebut merupakan sebuah &amp;lsquo;pilihan&amp;rsquo;.

Akibatnya, banyak netizen yang murka terhadap pernyataan tersebut. Mereka menganggap jika apa yang diucapkan Kanye merupakan sebuah hal yang seharusnya tidak terlontar dari mulutnya.

Namun kabarnya, belakangan ini Kanye telah dipanggil oleh Presiden Amerika, Donald Trump. Lantas, apa alasan Donald Trump memanggil Kanye?
&amp;nbsp;
(Baca Juga: Tunjuk Onad Jadi Sutradara Video Klip, Debby Wage Mengaku Lebih Muda)
(Baca Juga: Hamil Anak Kedua, Poppy Bunga Jadi Lebih Sayang Suami)

Ternyata, seperti melansir dari laman NME, Minggu (6/5/2018), penasihat spiritual Donald Trump, Pastor Darrell Scott membuat sebuah acara yang akan mengumpulkan berbagai atlet dan musisi di Gedung Putih untuk berbicara mengenai tentang berbagai etnis di AS.

Scott menyatakan bahwa bahwa dirinya telah membahas ini dengan Trump. &amp;ldquo;Dia sangat antusias dengan acara ini,&amp;rdquo; jelas Scott.

Selain itu, Scott berjanji jika acara ini tidak hanya akan dihadiri oleh para kulit hitam saja. Namun berbagai etnis akan hadir dalam acara ini.
&amp;nbsp;
Menurut beberapa sumber, hal ini dilakukan setelah mengetahui bahwa apa yang diungkapkan oleh Kaye meningkatkan rating persetujuan Afrika-Amerika-nya.

&amp;ldquo;Kanye West sepertinya memiliki kekuatan karena terhadap pandangan saya terhadap pandangan Afrika-Amerika meningkat. Presentasenya meningkat dari 11% menjadi 22% dalam satu minggu,&amp;rdquo; kata Trump.

&quot;Terima kasih, Kanye, terima kasih,&quot; tambah Trump.

Sekedar informasi, setelah mengungkapkan pendapatnya yang kontroversional tersebut, Kanye kemudian membuat pernyataan di Twitter. Dalam beberapa rangkaian postingan Twitter, dia mejelaskan secara gamblang apa yang sebenarnya dia maksudkan dalam pernyataannya tersebut.

Dia mengatakan bahwa pada saat ini, masyarakat Amerika perlu melakukan diskusi terbuka dan mengeluarkan ide-ide tentang rasa sakit yang belum diselesaikan. Dia juga menyebut jika kini, siapapun tidak berhak untuk dibelenggu secara mental selama 400 tahun kedepan.

Pernyataan ini pun kemudian menuai banyak dukungan dan juga kritik, bahkan dari sesama artis berkulit hitam.</content:encoded></item></channel></rss>
