<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komedian Steve Brown Diserang Penonton Gara-Gara Beri Teguran</title><description>Toatley diduga mengamuk lantaran ditegur komedian yang tengah tampil,  bernama Steve Brown.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/27/33/1851153/komedian-steve-brown-diserang-penonton-gara-gara-beri-teguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/27/33/1851153/komedian-steve-brown-diserang-penonton-gara-gara-beri-teguran"/><item><title>Komedian Steve Brown Diserang Penonton Gara-Gara Beri Teguran</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/27/33/1851153/komedian-steve-brown-diserang-penonton-gara-gara-beri-teguran</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/27/33/1851153/komedian-steve-brown-diserang-penonton-gara-gara-beri-teguran</guid><pubDate>Minggu 28 Januari 2018 01:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dewanto Kironoputro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/27/33/1851153/komedian-steve-brown-diserang-penonton-gara-gara-beri-teguran-juU0VydME7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Steve Brown (Foto: Complex)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/27/33/1851153/komedian-steve-brown-diserang-penonton-gara-gara-beri-teguran-juU0VydME7.jpg</image><title>Steve Brown (Foto: Complex)</title></images><description>LOS ANGELES - Pria 28 tahun bernama Marvin Toatley ditangkap polisi lantaran mengamuk di sebuah klub di kawasan Columbia, South Carolina, Amerika Serikat belum lama ini. Toatley diduga mengamuk lantaran ditegur komedian yang tengah tampil, bernama Steve Brown, lantaran terlihat tidak nyaman saat menonton lawakannya.

Menurut video yang tersebar di Facebook, Toatley mengambil stand mikrofon milik Brown dan mengayunkannya untuk memukul sang komedian. Stand mikrofon itu kemudian dilempar, melukai dua orang lain, kemudian Toatley mengambil kursi dan melemparnya ke arah Brown.

Belakangan, Brown menulis di postingan Instagram yang kini sudah dihapus. Melansir The State, ia menulis,&quot;Aku berterima kasih pada Tuhan yang membuatku mampu menghindar karena ini bisa jadi bahaya. Peringatan bahwa klub komedi harus dijaga secara profesional untuk melindungi penghibur seperti kami yang memberi mereka uang.&quot;

(Baca Juga: Sambangi Rumah Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Ingin Rebut Hak Asuh Anak)
(Baca Juga: Nyinyiran, Sanjungan hingga Sepi Pekerjaan Dirasakan Artis Pascahijrah)

&quot;Aku ingin diam sampai bicara dengan kuasa hukumku,&quot; lanjutnya.

Seorang staf wanita klub komedi/lawak tersebut juga bungkam atas kejadian mengagetkan itu. Toatley sendiri dikenal sebagai residivis yang sudah dua kali masuk penjara. Pada 2008, ia terlibat pembajakan mobil tanpa korban luka. Kejadian ini dianggap sebagai penyerangan sebanyak tiga kali yang masing-masing dapat diancam 20 tahun penjara. Toatley masih ditahan polisi dengan biaya tebusan sebesar USD65 ribu (sekira Rp865 juta).

Setidaknya ada empat korban dari penyerangan Toatley, tidak termasuk Brown. Selain dua orang yang terkena lemparan stand mikrofon, seorang petugas keamanan dipukul wajahnya dan kaki seorang wanita terluka lantaran kejar-kejaran pihak keamanan dan Toatley. Keempat laporan tersebut diproses polisi dan menjadi pemberat bagi Toatley.

Sheriff Richland County, Leon Lott, menyatakan teguran tersebut sudah lumrah di klub komedi, sehingga tindakan Toatley semakin tidak bisa diterima. &quot;Comedy House (tempat kejadian) tidak salah. Tempatnya bagus, keamanannya bagus, tidak masalah,&quot; ujar Lott.

&quot;Kalau kamu ke tempat seperti Comedy House, pahamilah kadang kamu jadi bahan lawakan. Aku percaya ini bukan personal, hanya bagian dari pertunjukan. Itu bisa terjadi kapanpun, di manapun. Kamu harus kuat,&quot; lanjutnya.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Pria 28 tahun bernama Marvin Toatley ditangkap polisi lantaran mengamuk di sebuah klub di kawasan Columbia, South Carolina, Amerika Serikat belum lama ini. Toatley diduga mengamuk lantaran ditegur komedian yang tengah tampil, bernama Steve Brown, lantaran terlihat tidak nyaman saat menonton lawakannya.

Menurut video yang tersebar di Facebook, Toatley mengambil stand mikrofon milik Brown dan mengayunkannya untuk memukul sang komedian. Stand mikrofon itu kemudian dilempar, melukai dua orang lain, kemudian Toatley mengambil kursi dan melemparnya ke arah Brown.

Belakangan, Brown menulis di postingan Instagram yang kini sudah dihapus. Melansir The State, ia menulis,&quot;Aku berterima kasih pada Tuhan yang membuatku mampu menghindar karena ini bisa jadi bahaya. Peringatan bahwa klub komedi harus dijaga secara profesional untuk melindungi penghibur seperti kami yang memberi mereka uang.&quot;

(Baca Juga: Sambangi Rumah Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Ingin Rebut Hak Asuh Anak)
(Baca Juga: Nyinyiran, Sanjungan hingga Sepi Pekerjaan Dirasakan Artis Pascahijrah)

&quot;Aku ingin diam sampai bicara dengan kuasa hukumku,&quot; lanjutnya.

Seorang staf wanita klub komedi/lawak tersebut juga bungkam atas kejadian mengagetkan itu. Toatley sendiri dikenal sebagai residivis yang sudah dua kali masuk penjara. Pada 2008, ia terlibat pembajakan mobil tanpa korban luka. Kejadian ini dianggap sebagai penyerangan sebanyak tiga kali yang masing-masing dapat diancam 20 tahun penjara. Toatley masih ditahan polisi dengan biaya tebusan sebesar USD65 ribu (sekira Rp865 juta).

Setidaknya ada empat korban dari penyerangan Toatley, tidak termasuk Brown. Selain dua orang yang terkena lemparan stand mikrofon, seorang petugas keamanan dipukul wajahnya dan kaki seorang wanita terluka lantaran kejar-kejaran pihak keamanan dan Toatley. Keempat laporan tersebut diproses polisi dan menjadi pemberat bagi Toatley.

Sheriff Richland County, Leon Lott, menyatakan teguran tersebut sudah lumrah di klub komedi, sehingga tindakan Toatley semakin tidak bisa diterima. &quot;Comedy House (tempat kejadian) tidak salah. Tempatnya bagus, keamanannya bagus, tidak masalah,&quot; ujar Lott.

&quot;Kalau kamu ke tempat seperti Comedy House, pahamilah kadang kamu jadi bahan lawakan. Aku percaya ini bukan personal, hanya bagian dari pertunjukan. Itu bisa terjadi kapanpun, di manapun. Kamu harus kuat,&quot; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
