<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OKEZONE STORY: Marilyn Monroe di Antara Teori Konspirasi dan Kungkungan Kesepian  </title><description>Dunia mengenal Marilyn Monroe sebagai ikon seks. Di puncak popularitasnya, dia memutuskan  mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/11/24/33/1820210/okezone-story-marilyn-monroe-di-antara-teori-konspirasi-dan-kungkungan-kesepian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/11/24/33/1820210/okezone-story-marilyn-monroe-di-antara-teori-konspirasi-dan-kungkungan-kesepian"/><item><title>OKEZONE STORY: Marilyn Monroe di Antara Teori Konspirasi dan Kungkungan Kesepian  </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/11/24/33/1820210/okezone-story-marilyn-monroe-di-antara-teori-konspirasi-dan-kungkungan-kesepian</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/11/24/33/1820210/okezone-story-marilyn-monroe-di-antara-teori-konspirasi-dan-kungkungan-kesepian</guid><pubDate>Sabtu 25 November 2017 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Nisrina Dliyaul Awliya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/24/33/1820210/okezone-story-marilyn-monroe-di-antara-teori-konspirasi-dan-kungkungan-kesepian-YXw4jCUSSx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marilyn Monroe. (Foto: Archieve)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/24/33/1820210/okezone-story-marilyn-monroe-di-antara-teori-konspirasi-dan-kungkungan-kesepian-YXw4jCUSSx.jpg</image><title>Marilyn Monroe. (Foto: Archieve)</title></images><description>LOS ANGELES &amp;ndash; Dunia mengenal Marilyn Monroe sebagai ikon sensualitas pada pertengahan abad ke-20. Di puncak popularitas, pada usia 36 tahun, dia memutuskan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Bergelimang harta ternyata tak membuat Monroe bahagia. Masa kecil bermasalah hingga pernikahan yang gagal sangat memengaruhi mentalnya. Lebih dari 5 dekade sejak kematiannya, Okezone akan membawa Anda mengenang Marilyn Monroe dan mengungkap sejumlah fakta mengejutkan tentangnya.
Baca juga:
Foto Telanjang Marilyn Monroe Sebelum Meninggal Dilelang Seharga Rp472 Juta&amp;nbsp;
Marilyn Monroe Pernah Punya Video Seks dengan John F Kennedy?Dia Kesepian
Kehidupan Monroe dipenuhi tragedi. Ia lahir di Los Angeles, Amerika  Serikat dengan nama Norma Jeane Mortenson. Dia ditelantarkan sang ibu,  Gladys Pearl Baker, yang mengidap gangguan mental. Sebelum putus sekolah  dan menikah pada usia 16 tahun, Monroe dibesarkan di sejumlah panti  asuhan.

(Foto: AtlasSociety)
Saat bintangnya bersinar sebagai aktris, agensi menyarankannya untuk  memberi tahu orang-orang bahwa ibunya telah meninggal dunia. Informasi  ini muncul bersamaan dengan fakta bahwa dia tidak pernah mengenal sang  ayah.
Pernikahan juga bukan masalah mudah untuk ditaklukkan Monroe. Dia  tercatat menikah sebanyak tiga kali yang semuanya berakhir dengan  perceraian. Rasa sepi membuat Monroe memendam keinginan besar untuk  menjadi ibu. Dia sempat hamil, meski berkali-kali pula keguguran.  Kondisi itu semakin membuatnya putus asa dan patah hati.Dia Suka Membaca
Kerap melakoni peran &amp;lsquo;si pirang bodoh&amp;rsquo;, kehidupan nyata Marilyn  Monroe sesungguhnya jauh dari imej tersebut. Dia dikenal keranjingan  membaca dan memiliki ratusan buku di rumahnya. Dari ratusan buku itu ada  sejumlah karya klasik Ulysses James Joyce hingga buku panduan  membesarkan anak. Bahkan jelang kematiannya, Monroe dilaporkan sedang  membaca dua novel: To Kill a Mockingbird karya Harper Lee dan Captain Newman, M.D yang ditulis Leo Rosten.

(Foto: Vanity Fair)
Dia Berada di Bawah Radar FBI 
Diduga karena pandangan politiknya, FBI memantau aktivitas Monroe  selama bertahun-tahun. Perkawinannya dengan penulis drama Arthur Miller  juga dipandang sebagai hal mencurigakan. Pasalnya, Miller dikenal  lantang menentang pandangan politik Senator Joseph McCarthy yang  memimpin gerakan anti-komunis sekitar tahun &amp;rsquo;50-an.
Meski berada di bawah radar FBI, namun lembaga itu tak pernah bisa membuktikan keterlibatan Monroe dengan partai komunis. Selama bertahun-tahun FBI menutup rapat berkas &amp;lsquo;kegiatan komunis&amp;rsquo;  Monroe. Meski kemudian dipublikasikan, namun sebagian isinya telah  melewati proses editing.Dia Memiliki Kedekatan Khusus dengan Keluarga Kennedy
Kontroversial lain yang menyelubungi Marilyn Monroe adalah  kedekatannya dengan Robert Kennedy. Meski tak ada bukti yang mendukung  pernyataan tersebut, namun tahun lalu teka-teki itu terjawab. Pada 2016,  Telegraph mempublikasikan sebuah surat tulisan tangan Monroe  pada 1961 yang mengonfirmasi hubungannya dengan adik Presiden John F.  Kennedy itu.

(Foto: Archieve)
Surat itu diduga dikirim oleh adik perempuan Kennedy, Jean Kennedy Smith. Isinya: &amp;ldquo;Pahamilah  bahwa Anda dan Bobby adalah cerita baru! Kami semua berpikir bahwa Anda  harus ikut dengannya saat dia kembali dari Timur!&amp;rdquo;
Hubungan Kennedy dan Monroe juga diselidiki oleh FBI. J. Edgar  Hoover, yang kala itu menjabat sebagai direktur FBI bertekad untuk  menemukan &amp;lsquo;sesuatu memalukan&amp;rsquo; dalam hubungan mereka. Hal itu diungkap  William Sullivan, wakil Hoover di FBI, dalam buku autobiografinya. &amp;ldquo;Hoover terobsesi untuk menangkap Bobby Kennedy. Kami bahkan harus mengawasinya saat pesta.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;Di akhir penyelidikan, Hoover akhirnya sampai pada sebuah kesimpulan  bahwa cerita tentang Bobby Kennedy dan Marilyn Monroe hanyalah sebuah  isu semata.Koroner Meragukan Kematian Monroe karena Bunuh Diri
Berdasarkan laporan autopsi resmi Kantor Koroner Area Los Angeles,  kematian Monroe disebutkan karena bunuh diri. Dalam darahnya ditemukan 8  miligram chloral hydrate dan 4,5 miligram pentobarbital. Namun, tak  semua petugas koroner percaya dengan hasil autopsi tersebut.

(Foto: Red Dwarf)
Dr. Thomas Noguchi, mantan kepala pemeriksa medis-koroner mengatakan,  ada memar baru di pinggul Monroe. Ketika dia memeriksa isi perut  Monroe, dia tak menemukan bekas pewarna yang melapisi obat-obatan yang  dikonsumsi sang bintang. Menurut dia, seharusnya petugas koroner  melakukan pemeriksaan organ internal lebih jauh di darah dan hati  Monroe. &amp;nbsp;
Cerita berubah ketika pada 1985, Dr. Noguchi memberi tahu seorang  reporter bahwa kemungkinan bintang itu telah dibunuh. Pada saat itu,  sang dokter meminta agar kasus tersebut dibuka kembali. Meski bisa  ditebak, hal itu tak pernah terjadi.FBI Menghubungkan Kematian Monroe dengan Keluarga Kennedy
Dalam salah satu artikelnya, Sydney Morning Herald melaporkan,  bahwa Peter Lawford yang menikah dengan klan Kennedy mengungkapkan  bahwa Monroe kerap berpura-pura bunuh diri hanya untuk mendapatkan  perhatian.

(Foto: Archieve)
Lawford selanjutnya mengatakan, bahwa psikiater yang merawat  Monroe menyatakan, dia tak pernah membuat Monroe ketergantungan obat  penenang (barbiturat). &amp;rdquo;Pada kunjungan terakhirnya, Dr. Ralph Greenson &amp;ndash;psikiater pribadi  Monroe- meresepkan 60 tablet Seconal untuknya. Pada hari kematian  Monroe, asisten rumah tangga (ART) menemukan botol pil di meja sebelah  tempat tidurnya. ART dan sekretaris pribadi Monroe, Pat Newcomb, diduga  bekerja sama dalam rencana bunuh diri Monroe,&amp;rdquo; tulis Sydney Morning Herald.
Koran itu menambahkan, pada hari kematian Monroe, Kennedy dilaporkan  menelefon Lawford dari Hotel St. Charles, San Francisco. Kennedy ingin  mengetahui, keabsahan berita kematian Monroe.Dia adalah Koki yang Hebat
Alih-alih menjadi bintang terkenal, Monroe mungkin lebih bahagia jika  berstatus sebagai istri dan ibu. Setelah kematiannya, petugas  kepolisian menemukan banyak resep masakan di rumahnya. Para ahli kuliner  mengungkapkan, resep-resep masakan itu memiliki &amp;lsquo;keseimbangan&amp;rsquo; dan  &amp;lsquo;fleksibilitas&amp;rsquo; yang mencerminkan kreasi seorang koki berpengalaman.

(Foto: PBS)
Dia Seorang Pujangga
Dokumen pribadi Monroe yang diterbitkan pada 2010, memberikan gambaran kompleks tentang sang ikon. BBC bahkan menyebut setiap tulisannya sebagai karya seorang pujangga. Sebagian isinya tentang rasa frustrasi terhadap kehidupan.
&amp;ldquo;Aku terkadang tak tahan dengan orang-orang. Aku tahu mereka  memiliki masalah, sama seperti diriku. Tapi aku terlalu lelah  menghadapinya. Mencoba mengerti dan melihat hal-hal yang malah membuatku  semakin lelah,&amp;rdquo; tulisnya.
Satu catatan lain, ditulis Monroe pada tahun &amp;lsquo;40-an, tak lama setelah pernikahannya. &amp;ldquo;Semua  pemikiran dan tulisan ini membuat tanganku gemetar. Tapi aku hanya  ingin terus menuangkan pikiranku. Meski tak kosong sepenuhnya, tetapi  aku lega.&amp;rdquo;Sang Legenda Hidup
Apa yang sebenarnya terjadi pada Marilyn Monroe? Apakah dia  benar-benar dibunuh sebagai bagian dari konspirasi Pemerintah Amerika  Serikat?

Sebagian orang mungkin memercayai bahwa alasannya bunuh diri karena  dia menjalani hidup yang sangat kesepian. Dia memiliki materi berlimpah  sebagai seorang bintang. Namun dia tak memiliki segalanya.
Siapa pun dapat mengalami depresi, tidak peduli seberapa sempurna  kehidupan mereka. Kisah Monroe bukan hanya tragis, tapi juga  mengingatkan bahwa segala sesuatu tak selalu seperti apa yang terlihat. Terlepas dari fakta apakah dia bunuh diri atau tidak, satu hal yang  pasti, Monroe akan selalu menjadi ikon hiburan Amerika dan dunia.</description><content:encoded>LOS ANGELES &amp;ndash; Dunia mengenal Marilyn Monroe sebagai ikon sensualitas pada pertengahan abad ke-20. Di puncak popularitas, pada usia 36 tahun, dia memutuskan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Bergelimang harta ternyata tak membuat Monroe bahagia. Masa kecil bermasalah hingga pernikahan yang gagal sangat memengaruhi mentalnya. Lebih dari 5 dekade sejak kematiannya, Okezone akan membawa Anda mengenang Marilyn Monroe dan mengungkap sejumlah fakta mengejutkan tentangnya.
Baca juga:
Foto Telanjang Marilyn Monroe Sebelum Meninggal Dilelang Seharga Rp472 Juta&amp;nbsp;
Marilyn Monroe Pernah Punya Video Seks dengan John F Kennedy?Dia Kesepian
Kehidupan Monroe dipenuhi tragedi. Ia lahir di Los Angeles, Amerika  Serikat dengan nama Norma Jeane Mortenson. Dia ditelantarkan sang ibu,  Gladys Pearl Baker, yang mengidap gangguan mental. Sebelum putus sekolah  dan menikah pada usia 16 tahun, Monroe dibesarkan di sejumlah panti  asuhan.

(Foto: AtlasSociety)
Saat bintangnya bersinar sebagai aktris, agensi menyarankannya untuk  memberi tahu orang-orang bahwa ibunya telah meninggal dunia. Informasi  ini muncul bersamaan dengan fakta bahwa dia tidak pernah mengenal sang  ayah.
Pernikahan juga bukan masalah mudah untuk ditaklukkan Monroe. Dia  tercatat menikah sebanyak tiga kali yang semuanya berakhir dengan  perceraian. Rasa sepi membuat Monroe memendam keinginan besar untuk  menjadi ibu. Dia sempat hamil, meski berkali-kali pula keguguran.  Kondisi itu semakin membuatnya putus asa dan patah hati.Dia Suka Membaca
Kerap melakoni peran &amp;lsquo;si pirang bodoh&amp;rsquo;, kehidupan nyata Marilyn  Monroe sesungguhnya jauh dari imej tersebut. Dia dikenal keranjingan  membaca dan memiliki ratusan buku di rumahnya. Dari ratusan buku itu ada  sejumlah karya klasik Ulysses James Joyce hingga buku panduan  membesarkan anak. Bahkan jelang kematiannya, Monroe dilaporkan sedang  membaca dua novel: To Kill a Mockingbird karya Harper Lee dan Captain Newman, M.D yang ditulis Leo Rosten.

(Foto: Vanity Fair)
Dia Berada di Bawah Radar FBI 
Diduga karena pandangan politiknya, FBI memantau aktivitas Monroe  selama bertahun-tahun. Perkawinannya dengan penulis drama Arthur Miller  juga dipandang sebagai hal mencurigakan. Pasalnya, Miller dikenal  lantang menentang pandangan politik Senator Joseph McCarthy yang  memimpin gerakan anti-komunis sekitar tahun &amp;rsquo;50-an.
Meski berada di bawah radar FBI, namun lembaga itu tak pernah bisa membuktikan keterlibatan Monroe dengan partai komunis. Selama bertahun-tahun FBI menutup rapat berkas &amp;lsquo;kegiatan komunis&amp;rsquo;  Monroe. Meski kemudian dipublikasikan, namun sebagian isinya telah  melewati proses editing.Dia Memiliki Kedekatan Khusus dengan Keluarga Kennedy
Kontroversial lain yang menyelubungi Marilyn Monroe adalah  kedekatannya dengan Robert Kennedy. Meski tak ada bukti yang mendukung  pernyataan tersebut, namun tahun lalu teka-teki itu terjawab. Pada 2016,  Telegraph mempublikasikan sebuah surat tulisan tangan Monroe  pada 1961 yang mengonfirmasi hubungannya dengan adik Presiden John F.  Kennedy itu.

(Foto: Archieve)
Surat itu diduga dikirim oleh adik perempuan Kennedy, Jean Kennedy Smith. Isinya: &amp;ldquo;Pahamilah  bahwa Anda dan Bobby adalah cerita baru! Kami semua berpikir bahwa Anda  harus ikut dengannya saat dia kembali dari Timur!&amp;rdquo;
Hubungan Kennedy dan Monroe juga diselidiki oleh FBI. J. Edgar  Hoover, yang kala itu menjabat sebagai direktur FBI bertekad untuk  menemukan &amp;lsquo;sesuatu memalukan&amp;rsquo; dalam hubungan mereka. Hal itu diungkap  William Sullivan, wakil Hoover di FBI, dalam buku autobiografinya. &amp;ldquo;Hoover terobsesi untuk menangkap Bobby Kennedy. Kami bahkan harus mengawasinya saat pesta.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;Di akhir penyelidikan, Hoover akhirnya sampai pada sebuah kesimpulan  bahwa cerita tentang Bobby Kennedy dan Marilyn Monroe hanyalah sebuah  isu semata.Koroner Meragukan Kematian Monroe karena Bunuh Diri
Berdasarkan laporan autopsi resmi Kantor Koroner Area Los Angeles,  kematian Monroe disebutkan karena bunuh diri. Dalam darahnya ditemukan 8  miligram chloral hydrate dan 4,5 miligram pentobarbital. Namun, tak  semua petugas koroner percaya dengan hasil autopsi tersebut.

(Foto: Red Dwarf)
Dr. Thomas Noguchi, mantan kepala pemeriksa medis-koroner mengatakan,  ada memar baru di pinggul Monroe. Ketika dia memeriksa isi perut  Monroe, dia tak menemukan bekas pewarna yang melapisi obat-obatan yang  dikonsumsi sang bintang. Menurut dia, seharusnya petugas koroner  melakukan pemeriksaan organ internal lebih jauh di darah dan hati  Monroe. &amp;nbsp;
Cerita berubah ketika pada 1985, Dr. Noguchi memberi tahu seorang  reporter bahwa kemungkinan bintang itu telah dibunuh. Pada saat itu,  sang dokter meminta agar kasus tersebut dibuka kembali. Meski bisa  ditebak, hal itu tak pernah terjadi.FBI Menghubungkan Kematian Monroe dengan Keluarga Kennedy
Dalam salah satu artikelnya, Sydney Morning Herald melaporkan,  bahwa Peter Lawford yang menikah dengan klan Kennedy mengungkapkan  bahwa Monroe kerap berpura-pura bunuh diri hanya untuk mendapatkan  perhatian.

(Foto: Archieve)
Lawford selanjutnya mengatakan, bahwa psikiater yang merawat  Monroe menyatakan, dia tak pernah membuat Monroe ketergantungan obat  penenang (barbiturat). &amp;rdquo;Pada kunjungan terakhirnya, Dr. Ralph Greenson &amp;ndash;psikiater pribadi  Monroe- meresepkan 60 tablet Seconal untuknya. Pada hari kematian  Monroe, asisten rumah tangga (ART) menemukan botol pil di meja sebelah  tempat tidurnya. ART dan sekretaris pribadi Monroe, Pat Newcomb, diduga  bekerja sama dalam rencana bunuh diri Monroe,&amp;rdquo; tulis Sydney Morning Herald.
Koran itu menambahkan, pada hari kematian Monroe, Kennedy dilaporkan  menelefon Lawford dari Hotel St. Charles, San Francisco. Kennedy ingin  mengetahui, keabsahan berita kematian Monroe.Dia adalah Koki yang Hebat
Alih-alih menjadi bintang terkenal, Monroe mungkin lebih bahagia jika  berstatus sebagai istri dan ibu. Setelah kematiannya, petugas  kepolisian menemukan banyak resep masakan di rumahnya. Para ahli kuliner  mengungkapkan, resep-resep masakan itu memiliki &amp;lsquo;keseimbangan&amp;rsquo; dan  &amp;lsquo;fleksibilitas&amp;rsquo; yang mencerminkan kreasi seorang koki berpengalaman.

(Foto: PBS)
Dia Seorang Pujangga
Dokumen pribadi Monroe yang diterbitkan pada 2010, memberikan gambaran kompleks tentang sang ikon. BBC bahkan menyebut setiap tulisannya sebagai karya seorang pujangga. Sebagian isinya tentang rasa frustrasi terhadap kehidupan.
&amp;ldquo;Aku terkadang tak tahan dengan orang-orang. Aku tahu mereka  memiliki masalah, sama seperti diriku. Tapi aku terlalu lelah  menghadapinya. Mencoba mengerti dan melihat hal-hal yang malah membuatku  semakin lelah,&amp;rdquo; tulisnya.
Satu catatan lain, ditulis Monroe pada tahun &amp;lsquo;40-an, tak lama setelah pernikahannya. &amp;ldquo;Semua  pemikiran dan tulisan ini membuat tanganku gemetar. Tapi aku hanya  ingin terus menuangkan pikiranku. Meski tak kosong sepenuhnya, tetapi  aku lega.&amp;rdquo;Sang Legenda Hidup
Apa yang sebenarnya terjadi pada Marilyn Monroe? Apakah dia  benar-benar dibunuh sebagai bagian dari konspirasi Pemerintah Amerika  Serikat?

Sebagian orang mungkin memercayai bahwa alasannya bunuh diri karena  dia menjalani hidup yang sangat kesepian. Dia memiliki materi berlimpah  sebagai seorang bintang. Namun dia tak memiliki segalanya.
Siapa pun dapat mengalami depresi, tidak peduli seberapa sempurna  kehidupan mereka. Kisah Monroe bukan hanya tragis, tapi juga  mengingatkan bahwa segala sesuatu tak selalu seperti apa yang terlihat. Terlepas dari fakta apakah dia bunuh diri atau tidak, satu hal yang  pasti, Monroe akan selalu menjadi ikon hiburan Amerika dan dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
