<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri, Ada Teroris Ancam Akan Bunuh Pangeran George</title><description>Kerajaan  Inggris sedang dalam keadaan siaga. Bagaimana tidak. Pangeran  George  baru saja mendapat ancaman pembunuhan dari kelompok teroris</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/30/33/1805033/ngeri-ada-teroris-ancam-akan-bunuh-pangeran-george</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/30/33/1805033/ngeri-ada-teroris-ancam-akan-bunuh-pangeran-george"/><item><title>Ngeri, Ada Teroris Ancam Akan Bunuh Pangeran George</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/30/33/1805033/ngeri-ada-teroris-ancam-akan-bunuh-pangeran-george</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/30/33/1805033/ngeri-ada-teroris-ancam-akan-bunuh-pangeran-george</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2017 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Hidayati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/30/33/1805033/ngeri-ada-teroris-ancam-akan-bunuh-pangeran-george-JIlKEgPNTY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangeran George (kanan) (Foto: DailyStar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/30/33/1805033/ngeri-ada-teroris-ancam-akan-bunuh-pangeran-george-JIlKEgPNTY.jpg</image><title>Pangeran George (kanan) (Foto: DailyStar)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Kerajaan  Inggris sedang dalam keadaan siaga. Bagaimana tidak. Pangeran George  baru saja mendapat ancaman pembunuhan dari kelompok teroris.
Baca juga: Sempat Gagal 13 Kali, Lince Dumaris Kembali Jajal Street Audition Grab Indonesian Idol 2017 di Bandung
Ancaman  pembunuhan kepada Pangeran George dilayangkan lewat pesan di aplikasi  pesan singkat Telegram. Kelompok teroris tersebut memang tidak langsung  menyebut Pangeran George sebagai target mereka. Tapi mereka memasang  foto Pangeran George saat ada di sekolahnya, Thomas Battersea.
&amp;ldquo;Bahkan  anggota keluarga kerajaan juga tak bisa ditinggalkan sendiri,&amp;rdquo; demikian  tertulis dalam pesan yang tersebar seperti dilansir Daily Star, Senin (30/10/2017).
Kelompok  teroris juga memasukkan alamat lengkap sekolah Pangeran George yang  berada di daerah Battersea, London selatan. &amp;ldquo;Sekolah mulai lebih awal,&amp;rdquo;  lanjut teroris dalam pesan mereka.
Sebagai  bagian dari pesan ancamannya, teroris mengutip lirik lagu dalam bahasa  Arab yang berbunyi, &amp;ldquo;Ketika perang datang dengan melodi peluru, kami  tidak percaya, menginginkan pembalasan.&amp;rdquo;
Tersebarnya  ancaman teroris ini langsung membuat berbagai pihak siaga. Tak hanya  anggota kerajaan Inggris, orang-orang yang tinggal di daerah sekolah  Pangeran George pun mulai meningkatkan kewaspadaan mereka.
Apalagi,  sekolah Pangeran George dikabarkan memiliki keamanan yang lemah.  Seorang perempuan bernama Sarah Burnett Moore mengatakan jika dia bisa  keluar masuk sekolah dengan mudah.
&amp;ldquo;Aku  bisa berjalan masuk dengan sebuah IED dan keluar. Aku tinggal hanya 200  meter dari sekolah. Aku sendiri dan tetangga-tetangga sangat khawatir  soal dampak keamanan ini karena kehadiran pangeran akan membuat area ini  sebagai target serangan,&amp;rdquo; kata Sarah.
Baca juga: Setelah Thor: Ragnarok, Zachary Levi Didapuk Jadi Tokoh Utama Shazam
Belum  ada respon apa-apa dari pihak Kerajaan Inggris soal ancaman yang  ditujukan kepada Pangeran George ini. Ahli cyber-security mengatakan  jika anggota intelijen menanggapi ancaman ini dengan serius dan akan  terus melakukan pelacakan lewat Telegram.
Sebagai  informasi, Pangeran George memulai sekolahnya di Thomas Battersea pada  September lalu. Pangeran berusia 4 tahun itu ditemani oleh ayahnya,  Pangeran William di hari pertama sekolahnya. Sang ibu, Kate Middleton  tak bisa ikut mengantar karena sedang istirahat karena morning sickness yang dideritanya gara-gara sedang hamil anak ketiga.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Kerajaan  Inggris sedang dalam keadaan siaga. Bagaimana tidak. Pangeran George  baru saja mendapat ancaman pembunuhan dari kelompok teroris.
Baca juga: Sempat Gagal 13 Kali, Lince Dumaris Kembali Jajal Street Audition Grab Indonesian Idol 2017 di Bandung
Ancaman  pembunuhan kepada Pangeran George dilayangkan lewat pesan di aplikasi  pesan singkat Telegram. Kelompok teroris tersebut memang tidak langsung  menyebut Pangeran George sebagai target mereka. Tapi mereka memasang  foto Pangeran George saat ada di sekolahnya, Thomas Battersea.
&amp;ldquo;Bahkan  anggota keluarga kerajaan juga tak bisa ditinggalkan sendiri,&amp;rdquo; demikian  tertulis dalam pesan yang tersebar seperti dilansir Daily Star, Senin (30/10/2017).
Kelompok  teroris juga memasukkan alamat lengkap sekolah Pangeran George yang  berada di daerah Battersea, London selatan. &amp;ldquo;Sekolah mulai lebih awal,&amp;rdquo;  lanjut teroris dalam pesan mereka.
Sebagai  bagian dari pesan ancamannya, teroris mengutip lirik lagu dalam bahasa  Arab yang berbunyi, &amp;ldquo;Ketika perang datang dengan melodi peluru, kami  tidak percaya, menginginkan pembalasan.&amp;rdquo;
Tersebarnya  ancaman teroris ini langsung membuat berbagai pihak siaga. Tak hanya  anggota kerajaan Inggris, orang-orang yang tinggal di daerah sekolah  Pangeran George pun mulai meningkatkan kewaspadaan mereka.
Apalagi,  sekolah Pangeran George dikabarkan memiliki keamanan yang lemah.  Seorang perempuan bernama Sarah Burnett Moore mengatakan jika dia bisa  keluar masuk sekolah dengan mudah.
&amp;ldquo;Aku  bisa berjalan masuk dengan sebuah IED dan keluar. Aku tinggal hanya 200  meter dari sekolah. Aku sendiri dan tetangga-tetangga sangat khawatir  soal dampak keamanan ini karena kehadiran pangeran akan membuat area ini  sebagai target serangan,&amp;rdquo; kata Sarah.
Baca juga: Setelah Thor: Ragnarok, Zachary Levi Didapuk Jadi Tokoh Utama Shazam
Belum  ada respon apa-apa dari pihak Kerajaan Inggris soal ancaman yang  ditujukan kepada Pangeran George ini. Ahli cyber-security mengatakan  jika anggota intelijen menanggapi ancaman ini dengan serius dan akan  terus melakukan pelacakan lewat Telegram.
Sebagai  informasi, Pangeran George memulai sekolahnya di Thomas Battersea pada  September lalu. Pangeran berusia 4 tahun itu ditemani oleh ayahnya,  Pangeran William di hari pertama sekolahnya. Sang ibu, Kate Middleton  tak bisa ikut mengantar karena sedang istirahat karena morning sickness yang dideritanya gara-gara sedang hamil anak ketiga.</content:encoded></item></channel></rss>
