<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CELEB FACT: Simply Complicated Ungkap Sisi Lain Demi Lovato, dari Kecanduan Kokain hingga Pilihan Seksual</title><description>Dalam Simply Complicated, Lovato berkisah tentang karier, pergulatan  gangguan makan, hingga hancurnya hubungan dengan Wilmer Valderrama.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/18/33/1798142/celeb-fact-simply-complicated-ungkap-sisi-lain-demi-lovato-dari-kecanduan-kokain-hingga-pilihan-seksual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/18/33/1798142/celeb-fact-simply-complicated-ungkap-sisi-lain-demi-lovato-dari-kecanduan-kokain-hingga-pilihan-seksual"/><item><title>CELEB FACT: Simply Complicated Ungkap Sisi Lain Demi Lovato, dari Kecanduan Kokain hingga Pilihan Seksual</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/18/33/1798142/celeb-fact-simply-complicated-ungkap-sisi-lain-demi-lovato-dari-kecanduan-kokain-hingga-pilihan-seksual</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/10/18/33/1798142/celeb-fact-simply-complicated-ungkap-sisi-lain-demi-lovato-dari-kecanduan-kokain-hingga-pilihan-seksual</guid><pubDate>Rabu 18 Oktober 2017 23:12 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/18/33/1798142/celeb-fact-simply-complicated-ungkap-sisi-lain-demi-lovato-dari-kecanduan-kokain-hingga-pilihan-seksual-IG7BmxmMUa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demi Lovato. (Foto: Billboard)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/18/33/1798142/celeb-fact-simply-complicated-ungkap-sisi-lain-demi-lovato-dari-kecanduan-kokain-hingga-pilihan-seksual-IG7BmxmMUa.jpg</image><title>Demi Lovato. (Foto: Billboard)</title></images><description>LOS ANGELES &amp;ndash; Demi Lovato dikenal sebagai salah satu pesohor yang jujur kepada penggemarnya. Sekali lagi, dia sukses mengejutkan penggemarnya ketika berbicara blakblakan tentang kehidupan pribadinya dalam video dokumenter Simply Complicated.
Lovato mengunggah video itu ke YouTube, pada 17 Oktober 2017, bersamaan dengan perilisan video lirik Hitchhiker. Dalam video itu, Lovato berkisah tentang perjalanan karier, pergulatan gangguan makan, hingga hancurnya hubungan dengan Wilmer Valderrama.
Syuting dokumenter itu dilakukan bintang Disney tersebut selama 7 bulan, dan disutradarai oleh Hannah Lux Davis. Dalam video berdurasi 1 jam 18 menit tersebut, perempuan 25 tahun itu juga mengungkap sejumlah fakta mengejutkan tentang dirinya. Apa saja? Simak nukilannya berikut ini.
Baca juga:
Curhatan Sasha Pieterse saat Kehilangan Berat Badan 70 Kg dalam 2 Tahun
Album Terbaru Pink &quot;Beautiful Trauma&quot; Sukses Kuasai Billboard 200
Jennifer Lopez dan Vanessa Hudgens Siap &quot;Duel&quot; di Film Second Act
Sutradara Akhirnya Ungkap Judul Film Stand-Off Han Solo






&amp;nbsp;
Dia Kecanduan Obat Terlarang sejak Remaja
 
&amp;ldquo;Pertama kali mengonsumsi kokain, aku masih 17 tahun. Kala  itu, aku bekerja di Disney Channel dan mulai mengenal benda itu melalui  teman-temanku. Aku takut karena ibuku selalu mengatakan, bahwa jantungku  bisa meledak kalau aku menggunakannya. Tapi aku tetap menggunakannya  dan aku menyukainya,&amp;rdquo; ujar Lovato.

Obat-obatan terlarang, diakui Lovato, bukan hal baru baginya. Mafhum,  sang ayah adalah seorang pecandu kokain dan alkohol. &amp;ldquo;Saya rasa,  alasanku menggunakan obat-obatan terlarang adalah karena penasaran apa  yang dicari ayahku di balik semua itu? Aku bingung kenapa dia lebih  memilih semua itu dibandingkan keluarganya,&amp;rdquo; imbuh Lovato.Keinginan Bunuh Diri dan Gangguan Bipolar

Meski dia tumbuh di keluarga yang penuh kehangatan dan cinta kasih,  namun Lovato mengaku, kerap berjibaku dengan rasa depresi. &amp;ldquo;Aku  mengalami depresi di usiaku yang masih sangat muda. Aku terobsesi dengan  kematian dan kerap bertanya-tanya apa rasanya dikubur,&amp;rdquo; katanya.
Lovato menambahkan, &amp;ldquo;Aku tak mengerti kenapa berpikiran seperti itu.  Perlu waktu yang sangat lama sampai akhirnya aku menyadari apa yang  terjadi sebenarnya.&amp;rdquo;
Semua rasa depresi itu membawa Lovato kepada gangguan bipolar. Dia mengaku mengidap bipolar saat masih berusia 18 tahun. &amp;ldquo;Saat itu, aku tidak tahu kenapa aku bisa  terjaga sampai tengah malam menulis dan bermain musik. Kemudian aku  mengalami satu episode yang membuatku terlihat seperti seorang maniak.  Ada sesuatu yang hilang dariku,&amp;rdquo; katanya.Dia Memukul sang Penari Latar
 
Alumni Sonny with a Chance itu mengatakan, sedang menjalani tur &amp;lsquo;Camp  Rock 2&amp;rsquo; di Kolombia, saat kasus pemukulan itu terjadi. Dia mengundang,  sejumlah rekannya untuk makan malam setelah tur.
&amp;ldquo;Aku membeli minuman keras yang kami minum dan seseorang malah  berakhir mengisap ganja. Saat itu aku mengonsumsi Adderall (obat untuk  gangguan hiperaktivitas deficit perhatian) yang membuat kamar hotel  berantakan,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Pihak hotel kemudian menanyai sejumlah penariku tentang apa yang  terjadi. Dan aku pikir, mereka mengatakan bahwa aku menggunakan  Adderall. Seseorang kemudian melaporkan hal itu kepada Kevin Jonas Sr,  Phil (managernya), dan ayahku.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Aku kecewa, dan berita tentang Adderall itu kemudian tersebar.  Keesokan harinya, aku menghadapi masalah yang jauh lebih besar. Aku  ingat mendatangi Kevin Jonas Sr. dan mengatakan, &amp;lsquo;Dengar, aku ingin  berterima kasih kepada siapa pun yang melaporkanku, karena aku tahu  mereka hanya mengkhawatirkanku&amp;rsquo;.&amp;rdquo;
Dia menambahkan, &amp;lsquo;Aku memanipulasi Jonas Sr. hingga akhirnya dia  membocorkan nama orang yang melaporkanku. Ketika dia menyebut nama  Shorty, yang ada di otakku hanyalah aku harus memukul dia. Kali ini, dia  sudah di luar batas. Lalu aku mendatanginya dan memukul wajahnya.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Semua orang terlihat ketakutan. Aku ingat, setelahnya aku terduduk,  mengirim pesan kepada ibuku, dan mengatakan bahwa aku menyesal.  Kemudian, aku tidur sepanjang hari,&amp;rdquo; paparnya.Mabuk saat Tampil di American Idol
 
Setelah insiden tersebut, Lovato mulai menjalani rehabilitasi untuk  gangguan bipolar yang diidapnya. Namun ketika dia menghentikan  rehabilitasi, Lovato mulai berulah kembali. &amp;ldquo;Aku tak menjalani  programku. Aku tak siap untuk sembuh. Aku kembali menggunakan kokain dan  mengisapnya di toilet pesawat terbang. Suatu malam aku mengonsumsi  kokain, Xanax, dan alkohol sekaligus. Jantungku berdetak kencang, dan  kupikir aku akan overdosis,&amp;rdquo; katanya.

&amp;lsquo;Terakhir kali&amp;rsquo; dia mabuk adalah ketika tampil dalam American Idol.  &amp;ldquo;Aku mengundang dua orang tak dikenal dan mabuk bersama mereka, sehari  sebelum tampil. Aku sangat mabuk kala itu dan muntah di dalam mobil  menuju bandara untuk tampil di American Idol. Aku merasa ada saat di  mana aku tak peduli dengan karierku. Aku hanya ingin mabuk.&amp;rdquo;
Wilmer Valderrama adalah Cinta Sejatinya
 
Lovato memacari Valderrama selama 6 tahun, hingga akhirnya mereka  berpisah pada 2016. &amp;ldquo;Aku tak pernah mencintai seseorang seperti aku  mencintai Wilmer. Dan aku, masih mencintai dia. Kami pertama kali  bertemu pada 11 Januari 2010, dan kala itu dia masih 29 tahun dan aku 17  tahun,&amp;rdquo; paparnya.

&amp;ldquo;Saat aku berusia 18 tahun, kami mulai berpacaran. Aku rasa, itu  adalah cinta pada pandangan pertama. Kami saling memahami dan aku tak  menemukan itu pada orang lain. Dia adalah cintaku, segalanya bagiku.&amp;rdquo;
Ketika mereka memutuskan untuk berpisah, itu adalah momen di mana  Lovato dan Valderrama menyadari mereka lebih baik berteman. &amp;ldquo;Ada  masa-masa di mana aku merasa kesepian saat malam dan bertanya-tanya  apakah aku melakukan hal yang benar. Karena cinta itu adalah  pertaruhan,&amp;rdquo; ujarnya.Dia sempat Mengalami Gangguan Makan
 

Pada sementer II 2010, Lovato sempat menjalani rehabilitasi akibat  mengalami gangguan makan. Meski sempat sembuh, dia kembali terjerembab  dalam permasalahan yang sama pada 2014. Kali ini, dia mendapat dukungan  penuh dari Wilmer Valderrama untuk bisa sembuh.
Lovato menjelaskan, dia mulai mengalami gangguan makan saat berusia 12 tahun yang dipicu oleh rasa cemas berlebih. &amp;ldquo;Makanan masih menjadi tantangan terbesar dalam hidupku. Saya tak  ingin masalah ini mengendalikan pikiranku, namun aku memang selalu  memikirkannya. Ini melelahkan. Aku iri pada orang-orang yang sukses  lepas dari permasalahan gangguan makan,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;ldquo;Saat itu, aku tak percaya pada siapapun. Seorang gadis populer di  sekolahku, bahkan menyuruhku untuk bunuh diri. Ketika aku menanyakan apa  alasannya melakukan itu dia tak memberi jawaban spesifik. Mereka  mengataiku pelacur dan gemuk. Saya tak punya teman kala itu. Saya  sendiri.&amp;rdquo;
Saat ini, Lovato mengaku rutin berolahraga dan berlatih jujitsu untuk tetap menjaga pikirannya tetap sehat dan tidak tertekan.Dia Terbuka untuk Memacari Pria dan Wanita
 

&amp;ldquo;Aku bergabung dengan aplikasi dating. Aku terbuka dengan semua  hubungan, termasuk dengan laki-laki dan perempuan. Aku tak  mempermasalahkannya. Menyukai seseorang, mengirimkan pesan kepada mereka  dan kau menunggu pesan balasan mereka, hingga kencan pertama. Itu  menyenangkan,&amp;rdquo; katanya.
Lovato menambahkan, bahwa dia menyukai seseorang yang bertubuh  atletis. &amp;ldquo;Aku merasa seseorang akan lebih seksi ketika mereka  menunjukkan kekuatan fisik mereka.&amp;rdquo;</description><content:encoded>LOS ANGELES &amp;ndash; Demi Lovato dikenal sebagai salah satu pesohor yang jujur kepada penggemarnya. Sekali lagi, dia sukses mengejutkan penggemarnya ketika berbicara blakblakan tentang kehidupan pribadinya dalam video dokumenter Simply Complicated.
Lovato mengunggah video itu ke YouTube, pada 17 Oktober 2017, bersamaan dengan perilisan video lirik Hitchhiker. Dalam video itu, Lovato berkisah tentang perjalanan karier, pergulatan gangguan makan, hingga hancurnya hubungan dengan Wilmer Valderrama.
Syuting dokumenter itu dilakukan bintang Disney tersebut selama 7 bulan, dan disutradarai oleh Hannah Lux Davis. Dalam video berdurasi 1 jam 18 menit tersebut, perempuan 25 tahun itu juga mengungkap sejumlah fakta mengejutkan tentang dirinya. Apa saja? Simak nukilannya berikut ini.
Baca juga:
Curhatan Sasha Pieterse saat Kehilangan Berat Badan 70 Kg dalam 2 Tahun
Album Terbaru Pink &quot;Beautiful Trauma&quot; Sukses Kuasai Billboard 200
Jennifer Lopez dan Vanessa Hudgens Siap &quot;Duel&quot; di Film Second Act
Sutradara Akhirnya Ungkap Judul Film Stand-Off Han Solo






&amp;nbsp;
Dia Kecanduan Obat Terlarang sejak Remaja
 
&amp;ldquo;Pertama kali mengonsumsi kokain, aku masih 17 tahun. Kala  itu, aku bekerja di Disney Channel dan mulai mengenal benda itu melalui  teman-temanku. Aku takut karena ibuku selalu mengatakan, bahwa jantungku  bisa meledak kalau aku menggunakannya. Tapi aku tetap menggunakannya  dan aku menyukainya,&amp;rdquo; ujar Lovato.

Obat-obatan terlarang, diakui Lovato, bukan hal baru baginya. Mafhum,  sang ayah adalah seorang pecandu kokain dan alkohol. &amp;ldquo;Saya rasa,  alasanku menggunakan obat-obatan terlarang adalah karena penasaran apa  yang dicari ayahku di balik semua itu? Aku bingung kenapa dia lebih  memilih semua itu dibandingkan keluarganya,&amp;rdquo; imbuh Lovato.Keinginan Bunuh Diri dan Gangguan Bipolar

Meski dia tumbuh di keluarga yang penuh kehangatan dan cinta kasih,  namun Lovato mengaku, kerap berjibaku dengan rasa depresi. &amp;ldquo;Aku  mengalami depresi di usiaku yang masih sangat muda. Aku terobsesi dengan  kematian dan kerap bertanya-tanya apa rasanya dikubur,&amp;rdquo; katanya.
Lovato menambahkan, &amp;ldquo;Aku tak mengerti kenapa berpikiran seperti itu.  Perlu waktu yang sangat lama sampai akhirnya aku menyadari apa yang  terjadi sebenarnya.&amp;rdquo;
Semua rasa depresi itu membawa Lovato kepada gangguan bipolar. Dia mengaku mengidap bipolar saat masih berusia 18 tahun. &amp;ldquo;Saat itu, aku tidak tahu kenapa aku bisa  terjaga sampai tengah malam menulis dan bermain musik. Kemudian aku  mengalami satu episode yang membuatku terlihat seperti seorang maniak.  Ada sesuatu yang hilang dariku,&amp;rdquo; katanya.Dia Memukul sang Penari Latar
 
Alumni Sonny with a Chance itu mengatakan, sedang menjalani tur &amp;lsquo;Camp  Rock 2&amp;rsquo; di Kolombia, saat kasus pemukulan itu terjadi. Dia mengundang,  sejumlah rekannya untuk makan malam setelah tur.
&amp;ldquo;Aku membeli minuman keras yang kami minum dan seseorang malah  berakhir mengisap ganja. Saat itu aku mengonsumsi Adderall (obat untuk  gangguan hiperaktivitas deficit perhatian) yang membuat kamar hotel  berantakan,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Pihak hotel kemudian menanyai sejumlah penariku tentang apa yang  terjadi. Dan aku pikir, mereka mengatakan bahwa aku menggunakan  Adderall. Seseorang kemudian melaporkan hal itu kepada Kevin Jonas Sr,  Phil (managernya), dan ayahku.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Aku kecewa, dan berita tentang Adderall itu kemudian tersebar.  Keesokan harinya, aku menghadapi masalah yang jauh lebih besar. Aku  ingat mendatangi Kevin Jonas Sr. dan mengatakan, &amp;lsquo;Dengar, aku ingin  berterima kasih kepada siapa pun yang melaporkanku, karena aku tahu  mereka hanya mengkhawatirkanku&amp;rsquo;.&amp;rdquo;
Dia menambahkan, &amp;lsquo;Aku memanipulasi Jonas Sr. hingga akhirnya dia  membocorkan nama orang yang melaporkanku. Ketika dia menyebut nama  Shorty, yang ada di otakku hanyalah aku harus memukul dia. Kali ini, dia  sudah di luar batas. Lalu aku mendatanginya dan memukul wajahnya.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Semua orang terlihat ketakutan. Aku ingat, setelahnya aku terduduk,  mengirim pesan kepada ibuku, dan mengatakan bahwa aku menyesal.  Kemudian, aku tidur sepanjang hari,&amp;rdquo; paparnya.Mabuk saat Tampil di American Idol
 
Setelah insiden tersebut, Lovato mulai menjalani rehabilitasi untuk  gangguan bipolar yang diidapnya. Namun ketika dia menghentikan  rehabilitasi, Lovato mulai berulah kembali. &amp;ldquo;Aku tak menjalani  programku. Aku tak siap untuk sembuh. Aku kembali menggunakan kokain dan  mengisapnya di toilet pesawat terbang. Suatu malam aku mengonsumsi  kokain, Xanax, dan alkohol sekaligus. Jantungku berdetak kencang, dan  kupikir aku akan overdosis,&amp;rdquo; katanya.

&amp;lsquo;Terakhir kali&amp;rsquo; dia mabuk adalah ketika tampil dalam American Idol.  &amp;ldquo;Aku mengundang dua orang tak dikenal dan mabuk bersama mereka, sehari  sebelum tampil. Aku sangat mabuk kala itu dan muntah di dalam mobil  menuju bandara untuk tampil di American Idol. Aku merasa ada saat di  mana aku tak peduli dengan karierku. Aku hanya ingin mabuk.&amp;rdquo;
Wilmer Valderrama adalah Cinta Sejatinya
 
Lovato memacari Valderrama selama 6 tahun, hingga akhirnya mereka  berpisah pada 2016. &amp;ldquo;Aku tak pernah mencintai seseorang seperti aku  mencintai Wilmer. Dan aku, masih mencintai dia. Kami pertama kali  bertemu pada 11 Januari 2010, dan kala itu dia masih 29 tahun dan aku 17  tahun,&amp;rdquo; paparnya.

&amp;ldquo;Saat aku berusia 18 tahun, kami mulai berpacaran. Aku rasa, itu  adalah cinta pada pandangan pertama. Kami saling memahami dan aku tak  menemukan itu pada orang lain. Dia adalah cintaku, segalanya bagiku.&amp;rdquo;
Ketika mereka memutuskan untuk berpisah, itu adalah momen di mana  Lovato dan Valderrama menyadari mereka lebih baik berteman. &amp;ldquo;Ada  masa-masa di mana aku merasa kesepian saat malam dan bertanya-tanya  apakah aku melakukan hal yang benar. Karena cinta itu adalah  pertaruhan,&amp;rdquo; ujarnya.Dia sempat Mengalami Gangguan Makan
 

Pada sementer II 2010, Lovato sempat menjalani rehabilitasi akibat  mengalami gangguan makan. Meski sempat sembuh, dia kembali terjerembab  dalam permasalahan yang sama pada 2014. Kali ini, dia mendapat dukungan  penuh dari Wilmer Valderrama untuk bisa sembuh.
Lovato menjelaskan, dia mulai mengalami gangguan makan saat berusia 12 tahun yang dipicu oleh rasa cemas berlebih. &amp;ldquo;Makanan masih menjadi tantangan terbesar dalam hidupku. Saya tak  ingin masalah ini mengendalikan pikiranku, namun aku memang selalu  memikirkannya. Ini melelahkan. Aku iri pada orang-orang yang sukses  lepas dari permasalahan gangguan makan,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;ldquo;Saat itu, aku tak percaya pada siapapun. Seorang gadis populer di  sekolahku, bahkan menyuruhku untuk bunuh diri. Ketika aku menanyakan apa  alasannya melakukan itu dia tak memberi jawaban spesifik. Mereka  mengataiku pelacur dan gemuk. Saya tak punya teman kala itu. Saya  sendiri.&amp;rdquo;
Saat ini, Lovato mengaku rutin berolahraga dan berlatih jujitsu untuk tetap menjaga pikirannya tetap sehat dan tidak tertekan.Dia Terbuka untuk Memacari Pria dan Wanita
 

&amp;ldquo;Aku bergabung dengan aplikasi dating. Aku terbuka dengan semua  hubungan, termasuk dengan laki-laki dan perempuan. Aku tak  mempermasalahkannya. Menyukai seseorang, mengirimkan pesan kepada mereka  dan kau menunggu pesan balasan mereka, hingga kencan pertama. Itu  menyenangkan,&amp;rdquo; katanya.
Lovato menambahkan, bahwa dia menyukai seseorang yang bertubuh  atletis. &amp;ldquo;Aku merasa seseorang akan lebih seksi ketika mereka  menunjukkan kekuatan fisik mereka.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
