<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentas Musik ChildAid Asia Jadi Konser Amal Bergengsi</title><description>Indonesia kembali dipercaya untuk menggelar pertunjukan Pentas musik  anak-anak berbakat internasional bertajuk Konser Amal ChildAid Asia</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/26/205/1783608/pentas-musik-childaid-asia-jadi-konser-amal-bergengsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/26/205/1783608/pentas-musik-childaid-asia-jadi-konser-amal-bergengsi"/><item><title>Pentas Musik ChildAid Asia Jadi Konser Amal Bergengsi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/26/205/1783608/pentas-musik-childaid-asia-jadi-konser-amal-bergengsi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/26/205/1783608/pentas-musik-childaid-asia-jadi-konser-amal-bergengsi</guid><pubDate>Selasa 26 September 2017 03:25 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/26/205/1783608/pentas-musik-childaid-asia-jadi-konser-amal-bergengsi-1GCjSe6pSI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panggung Konser ChildAid (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/26/205/1783608/pentas-musik-childaid-asia-jadi-konser-amal-bergengsi-1GCjSe6pSI.jpg</image><title>Panggung Konser ChildAid (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia kembali dipercaya untuk menggelar pertunjukan Pentas musik anak-anak berbakat internasional bertajuk Konser Amal ChildAid Asia Indonesia yang digelar pada Sabtu, 23 September 2017 kemarin bertempat di Gedung Balai Sarbini, Jakarta Pusat. Sebelumnya konser yang sama digelar pada 30 Juli 2016 lalu.Koordinator Devisi Media Konser Amal ChildAid Asia 2017, Kak Nunuk, konser kali ini melibatkan 12 anak berbakat dari Indonesia dan 4 anak berbakat dari negara tetangga berkolaborasi dengan menghasilkan pertunjukan musik dan tari spektakuler.&amp;ldquo;Tontonan menarik bagi keluarga. BukaKn hanya untuk anak-anak. Usia mereka di bawah 19 tahun, memiliki talenta yang luar biasa,&amp;rdquo; katanya.
(Baca Juga: Menjanda, Ririn Ekawati Mengaku Sudah Didekati Pria Lain)Anak-anak berbakat tersebut di antaranya Clarissa Tamara (Indonesia), pemegang rekor dunia untuk violinis dengan jari tercepat di dunia; Kiho Shinomiya (Jepang), peraih Piano King No. 1 TV Programme, Kan Jenney Sorting 2015; Kenny Eliezer (Indonesia) juara 1st Prize Winner of Singapore Drum Off 2017 &quot;Open Category&quot;; Joshua Sim (Malaysia) juara Cello's Principal of Malaysia Youth Philharmonic Orchestra; kelompok tari anak-anak Divers10n (Singapore).&amp;ldquo;Indonesia memiliki banyak sekali bibit atau bakat terpendam di bidang seni. Cuma sayangnya, banyak pula yang belum mendapat kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya. Ini sangat disadari karena keterbatasan faktor ekonomi keluarga,&amp;rdquo; papar Kak Nunuk.Lebih lanjut dikatakan, melalui program ChildAid Asia setiap anak yang memiliki bakat potensi tersebut akan diberi kesempatan untuk berkembang. Sejauh ini pihaknya sudah banyak membantu puluhan anak yang kurang mampu secara ekonomi untuk mengembangkan bakatnya, dan ini akan semakin bertambah jumlahnya di kemudian hari.&amp;ldquo;Program ini dimulai dari Singapore (2005), lalu Jepang (2008), Malaysia (2012) dan Indonesia (2016 dan 2017). Tahun depan giliran Filipina, mengingat pihak di negeri itu sedang mempersiapkan diri untuk bergabung,&amp;rdquo; jelas Kak Nunuk.
(Baca Juga: Wow, Melinda Jatuh Hati Pada Pria Berjiwa Sosial Tinggi)Selain itu, program ChildAid Asia juga memiliki misi kebudayaan, yaitu sebagai wadah pertukaran pelaku seni muda antar negara. Dengan begitu diharapkan Konser Amal ChildAid Asia akan menjadi sebuah showcase seni taraf internasional dengan standar yang tinggi.&amp;ldquo;Tentunya adalah kebanggaan bagi Indonesia ketika anak bangsanya bisa mengambil bagian di ranah internasional, serta berperan aktif dalam kehidupan bersosial,&amp;rdquo; pungkas Kak Nunuk.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia kembali dipercaya untuk menggelar pertunjukan Pentas musik anak-anak berbakat internasional bertajuk Konser Amal ChildAid Asia Indonesia yang digelar pada Sabtu, 23 September 2017 kemarin bertempat di Gedung Balai Sarbini, Jakarta Pusat. Sebelumnya konser yang sama digelar pada 30 Juli 2016 lalu.Koordinator Devisi Media Konser Amal ChildAid Asia 2017, Kak Nunuk, konser kali ini melibatkan 12 anak berbakat dari Indonesia dan 4 anak berbakat dari negara tetangga berkolaborasi dengan menghasilkan pertunjukan musik dan tari spektakuler.&amp;ldquo;Tontonan menarik bagi keluarga. BukaKn hanya untuk anak-anak. Usia mereka di bawah 19 tahun, memiliki talenta yang luar biasa,&amp;rdquo; katanya.
(Baca Juga: Menjanda, Ririn Ekawati Mengaku Sudah Didekati Pria Lain)Anak-anak berbakat tersebut di antaranya Clarissa Tamara (Indonesia), pemegang rekor dunia untuk violinis dengan jari tercepat di dunia; Kiho Shinomiya (Jepang), peraih Piano King No. 1 TV Programme, Kan Jenney Sorting 2015; Kenny Eliezer (Indonesia) juara 1st Prize Winner of Singapore Drum Off 2017 &quot;Open Category&quot;; Joshua Sim (Malaysia) juara Cello's Principal of Malaysia Youth Philharmonic Orchestra; kelompok tari anak-anak Divers10n (Singapore).&amp;ldquo;Indonesia memiliki banyak sekali bibit atau bakat terpendam di bidang seni. Cuma sayangnya, banyak pula yang belum mendapat kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya. Ini sangat disadari karena keterbatasan faktor ekonomi keluarga,&amp;rdquo; papar Kak Nunuk.Lebih lanjut dikatakan, melalui program ChildAid Asia setiap anak yang memiliki bakat potensi tersebut akan diberi kesempatan untuk berkembang. Sejauh ini pihaknya sudah banyak membantu puluhan anak yang kurang mampu secara ekonomi untuk mengembangkan bakatnya, dan ini akan semakin bertambah jumlahnya di kemudian hari.&amp;ldquo;Program ini dimulai dari Singapore (2005), lalu Jepang (2008), Malaysia (2012) dan Indonesia (2016 dan 2017). Tahun depan giliran Filipina, mengingat pihak di negeri itu sedang mempersiapkan diri untuk bergabung,&amp;rdquo; jelas Kak Nunuk.
(Baca Juga: Wow, Melinda Jatuh Hati Pada Pria Berjiwa Sosial Tinggi)Selain itu, program ChildAid Asia juga memiliki misi kebudayaan, yaitu sebagai wadah pertukaran pelaku seni muda antar negara. Dengan begitu diharapkan Konser Amal ChildAid Asia akan menjadi sebuah showcase seni taraf internasional dengan standar yang tinggi.&amp;ldquo;Tentunya adalah kebanggaan bagi Indonesia ketika anak bangsanya bisa mengambil bagian di ranah internasional, serta berperan aktif dalam kehidupan bersosial,&amp;rdquo; pungkas Kak Nunuk.</content:encoded></item></channel></rss>
