<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OKEZONE WEEK-END: Drama Korea, Pintu Masuk K-Pop ke Indonesia</title><description>Pada awal 2000an, drama Korea mulai masuk ke Indonesia lewat penayangannya di tv-tv swasta. Itulah awal masuknya K-Pop ke Tanah Air.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/22/205/1781162/okezone-week-end-drama-korea-pintu-masuk-k-pop-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/22/205/1781162/okezone-week-end-drama-korea-pintu-masuk-k-pop-ke-indonesia"/><item><title>OKEZONE WEEK-END: Drama Korea, Pintu Masuk K-Pop ke Indonesia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/22/205/1781162/okezone-week-end-drama-korea-pintu-masuk-k-pop-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/09/22/205/1781162/okezone-week-end-drama-korea-pintu-masuk-k-pop-ke-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 23 September 2017 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Hidayati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/22/205/1781162/okezone-week-end-drama-korea-pintu-masuk-k-pop-ke-indonesia-WlNu6aUP10.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Boyband EXO (foto: Star Media Nusantara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/22/205/1781162/okezone-week-end-drama-korea-pintu-masuk-k-pop-ke-indonesia-WlNu6aUP10.jpg</image><title>Boyband EXO (foto: Star Media Nusantara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sepanjang 2017 ini, begitu banyak konser dan fan meeting grup K-POP di Indonesia. Di awal tahun, pecinta K-POP disapa oleh GOT7 yang kembali ke Indonesia setelah setahun lebih.

Setelah itu secara bergantian ada CNBLUE, G-Dragon, VIXX, EXO, Day6, Astro, G-Friend, dan lainnya yang datang ke Indonesia untuk fanmeeting atau konser, baik konser solo maupun joint concert.

Banyaknya musisi Korea yang datang ke Indonesia tak lepas dari masih tingginya antusiasme penggemar K-POP di Tanah Air. Selama lebih dari lima tahun ini, demam K-POP masih menyerang masyarakat Indonesia, terutama kalangan remaja dan kaum hawa.
(Baca Juga: Anaconda Sukses, Nicki Minaj Janji Hasilkan Karya yang Lebih Hebat Lagi)

Masuknya K-POP ke Indonesia tidak dimulai dari musik mereka, melainkan drama-drama Korea yang digemari publik Tanah Air. Sebelum publik mengenal K-POP, masyarakat Indonesia lebih dulu terpikat dengan drama-drama dari Negeri Ginseng.

Pada awal 2000an, drama Korea mulai masuk ke Indonesia lewat penayangannya di tv-tv swasta. Salah satu drama yang paling fenomenal kala itu adalah Endless Love. Drama yang menguras air mata ini memperkenalkan publik pada trio Song Hye Kyo, Song Seung Hoon, dan Won Bin.
(foto: Soompi)
Beberapa tahun setelah Endless membuka jalan untuk drama Korea, serial-serial lain mulai ramai masuk. Sebut saja Full House, Princess Hours, dan tentu saja Boys Before Flowers. Lantas bagaimana drama-drama ini bisa menjadi pintu masuk K-POP ke Indonesia?
(Baca Juga: Yuk Kenalan dengan Maria Pratiwi, Harpist Asia Pertama Pemenang Great Hall London dari Indonesia)

Jawabannya terletak pada soundtrack drama-drama tersebut. Lagu-lagu yang terdengar sepanjang episode drama-drama Korea ini membuat penontonnya penasaran dengan siapa penyanyinya dan berujung dengan mendengarkan musik-musik Korea. Dari sini lah K-POP akhirnya masuk.Grup-grup K-POP memang cukup banyak dipercaya untuk menyanyikan  lagu-lagu soundtrack drama populer. Dari Boys Before Flowers misalnya,  masyarakat akhirnya mengenal grup-grup K-POP seperti SHINee, T-Max,  KARA, dan SS501.

Selain itu, tak sedikit pemain drama Korea yang merupakan anggota  boyband atau girlband. Jatuh cinta pada akting menawan dan wajah rupawan  dalam drama, penonton akhirnya mencaritahu jati diri pemain idolanya  tersebut sebelum akhirnya tahu bahwa mereka sebenarnya adalah idol yang  tergabung dalam sebuah boyband atau girlband.
(Baca Juga: Energik dan Powerfull, Lagu DNA Bikin BTS Kesulitan)
Berangkat dari drama inilah, musik pop Korea mulai masuk dan diminati  masyarakat Indonesia. K-POP menawarkan hal berbeda dari yang selama ini  dinikmati pecinta musik di Indonesia. Musik yang unik, konsep, dance,  kekompakan para member di atas panggung atau musik video, membuat K-POP  dengan mudah dicintai oleh masyarakat Tanah Air.
(foto: Okezone)
Boyband dan girlband K-POP pertama datang ke Indonesia dengan menjadi  tamu di acara-acara Korea atau joint concert, tak langsung menggelar  konser tunggal mereka. Sebagai contoh SHINee pertama ke Indonesia lewat  acara KIFF 2010, Super Junior dan Girls Day di KIMCHI (Korean Idol Music  Concert Hosted in Indonesia) pada 2011.

Acara-acara ini menjadi tes pasar bagi manajemen. Buktinya, setelah  menghadiri acara-acara itu, satu per satu boyband dan girlband Korea  mulai datang ke Indonesia untuk konser solo. Super Junior menggelar  konser solo pertama mereka di Indonesia yang bertajuk &amp;ldquo;Super Show 4&amp;rdquo;  pada 2012 dan terus datang ke sini di setiap konser solonya.

BIGBANG juga mampir ke Indonesia untuk pertama kalinya dalam  rangkaian konser solo pada 2012. Ada juga konser Girls&amp;rsquo; Generation atau  SNSD serta G-Dragon di Jakarta pada 2013, SHINee lewat &amp;ldquo;SHINee World 3&amp;rdquo;  pada 2014, 2NE1 di tahun yang sama.
(Baca Juga: FRIDAY K-POP: Daebak! MV DNA Milik BTS Tembus 40 Juta Viewers dalam Tiga Hari)
Setelah itu, semakin banyak boyband dan girlband Korea yang konser di  Indonesia hingga tahun ini. Mereka yang datang tak hanya dari SM  Entertainment, JYP Entertainment, atau YG Entertainment. Boyband dan  girlband dari agensi kecil pun sudah berani menggelar konser atau  fanmeeting solo mereka di Indonesia.

Jika grup-grup senior seperti Suju cs menggelar konser di Indonesia  beberapa tahun setelah mereka debut, grup-grup K-POP sekarang, terutama  generasi 3, sudah berani menggelar solo event bahkan hanya beberapa  bulan setelah mereka debut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sepanjang 2017 ini, begitu banyak konser dan fan meeting grup K-POP di Indonesia. Di awal tahun, pecinta K-POP disapa oleh GOT7 yang kembali ke Indonesia setelah setahun lebih.

Setelah itu secara bergantian ada CNBLUE, G-Dragon, VIXX, EXO, Day6, Astro, G-Friend, dan lainnya yang datang ke Indonesia untuk fanmeeting atau konser, baik konser solo maupun joint concert.

Banyaknya musisi Korea yang datang ke Indonesia tak lepas dari masih tingginya antusiasme penggemar K-POP di Tanah Air. Selama lebih dari lima tahun ini, demam K-POP masih menyerang masyarakat Indonesia, terutama kalangan remaja dan kaum hawa.
(Baca Juga: Anaconda Sukses, Nicki Minaj Janji Hasilkan Karya yang Lebih Hebat Lagi)

Masuknya K-POP ke Indonesia tidak dimulai dari musik mereka, melainkan drama-drama Korea yang digemari publik Tanah Air. Sebelum publik mengenal K-POP, masyarakat Indonesia lebih dulu terpikat dengan drama-drama dari Negeri Ginseng.

Pada awal 2000an, drama Korea mulai masuk ke Indonesia lewat penayangannya di tv-tv swasta. Salah satu drama yang paling fenomenal kala itu adalah Endless Love. Drama yang menguras air mata ini memperkenalkan publik pada trio Song Hye Kyo, Song Seung Hoon, dan Won Bin.
(foto: Soompi)
Beberapa tahun setelah Endless membuka jalan untuk drama Korea, serial-serial lain mulai ramai masuk. Sebut saja Full House, Princess Hours, dan tentu saja Boys Before Flowers. Lantas bagaimana drama-drama ini bisa menjadi pintu masuk K-POP ke Indonesia?
(Baca Juga: Yuk Kenalan dengan Maria Pratiwi, Harpist Asia Pertama Pemenang Great Hall London dari Indonesia)

Jawabannya terletak pada soundtrack drama-drama tersebut. Lagu-lagu yang terdengar sepanjang episode drama-drama Korea ini membuat penontonnya penasaran dengan siapa penyanyinya dan berujung dengan mendengarkan musik-musik Korea. Dari sini lah K-POP akhirnya masuk.Grup-grup K-POP memang cukup banyak dipercaya untuk menyanyikan  lagu-lagu soundtrack drama populer. Dari Boys Before Flowers misalnya,  masyarakat akhirnya mengenal grup-grup K-POP seperti SHINee, T-Max,  KARA, dan SS501.

Selain itu, tak sedikit pemain drama Korea yang merupakan anggota  boyband atau girlband. Jatuh cinta pada akting menawan dan wajah rupawan  dalam drama, penonton akhirnya mencaritahu jati diri pemain idolanya  tersebut sebelum akhirnya tahu bahwa mereka sebenarnya adalah idol yang  tergabung dalam sebuah boyband atau girlband.
(Baca Juga: Energik dan Powerfull, Lagu DNA Bikin BTS Kesulitan)
Berangkat dari drama inilah, musik pop Korea mulai masuk dan diminati  masyarakat Indonesia. K-POP menawarkan hal berbeda dari yang selama ini  dinikmati pecinta musik di Indonesia. Musik yang unik, konsep, dance,  kekompakan para member di atas panggung atau musik video, membuat K-POP  dengan mudah dicintai oleh masyarakat Tanah Air.
(foto: Okezone)
Boyband dan girlband K-POP pertama datang ke Indonesia dengan menjadi  tamu di acara-acara Korea atau joint concert, tak langsung menggelar  konser tunggal mereka. Sebagai contoh SHINee pertama ke Indonesia lewat  acara KIFF 2010, Super Junior dan Girls Day di KIMCHI (Korean Idol Music  Concert Hosted in Indonesia) pada 2011.

Acara-acara ini menjadi tes pasar bagi manajemen. Buktinya, setelah  menghadiri acara-acara itu, satu per satu boyband dan girlband Korea  mulai datang ke Indonesia untuk konser solo. Super Junior menggelar  konser solo pertama mereka di Indonesia yang bertajuk &amp;ldquo;Super Show 4&amp;rdquo;  pada 2012 dan terus datang ke sini di setiap konser solonya.

BIGBANG juga mampir ke Indonesia untuk pertama kalinya dalam  rangkaian konser solo pada 2012. Ada juga konser Girls&amp;rsquo; Generation atau  SNSD serta G-Dragon di Jakarta pada 2013, SHINee lewat &amp;ldquo;SHINee World 3&amp;rdquo;  pada 2014, 2NE1 di tahun yang sama.
(Baca Juga: FRIDAY K-POP: Daebak! MV DNA Milik BTS Tembus 40 Juta Viewers dalam Tiga Hari)
Setelah itu, semakin banyak boyband dan girlband Korea yang konser di  Indonesia hingga tahun ini. Mereka yang datang tak hanya dari SM  Entertainment, JYP Entertainment, atau YG Entertainment. Boyband dan  girlband dari agensi kecil pun sudah berani menggelar konser atau  fanmeeting solo mereka di Indonesia.

Jika grup-grup senior seperti Suju cs menggelar konser di Indonesia  beberapa tahun setelah mereka debut, grup-grup K-POP sekarang, terutama  generasi 3, sudah berani menggelar solo event bahkan hanya beberapa  bulan setelah mereka debut.</content:encoded></item></channel></rss>
