<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marshanda Minta Pemerintah Lebih Peduli Penderita Bipolar Disorder</title><description>Marshanda berharap agar pemerintah dapat turut berpartisipasi dan mengedukasi masyarakat terhadap bipolar disorder.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/08/04/33/1750195/marshanda-minta-pemerintah-lebih-peduli-penderita-bipolar-disorder</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/08/04/33/1750195/marshanda-minta-pemerintah-lebih-peduli-penderita-bipolar-disorder"/><item><title>Marshanda Minta Pemerintah Lebih Peduli Penderita Bipolar Disorder</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/08/04/33/1750195/marshanda-minta-pemerintah-lebih-peduli-penderita-bipolar-disorder</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/08/04/33/1750195/marshanda-minta-pemerintah-lebih-peduli-penderita-bipolar-disorder</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2017 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Ady Prawira Riandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/04/33/1750195/marshanda-minta-pemerintah-lebih-peduli-penderita-bipolar-disorder-xkFUCOiGLe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marshanda (Foto: Ady/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/04/33/1750195/marshanda-minta-pemerintah-lebih-peduli-penderita-bipolar-disorder-xkFUCOiGLe.jpg</image><title>Marshanda (Foto: Ady/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Marshanda berharap agar pemerintah dapat turut berpartisipasi dan mengedukasi masyarakat terhadap bipolar disorder. Selama ini ia merasa bahwa dukungan pemerintah dalam mengedukasi tentang bipolar sangatlah kurang.

&quot;Justru enggak ada (edukasi dari pemerintah), yang ada hanya poster-poster yang dipajang di rumah sakit yang ada bagian psikiaternya,&quot; kata Chacha ketika ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (4/8/2017).

(Baca Juga: So Cute, Marshanda dengan Anaknya)
 
(Baca Juga: Lucu! Air Putih Jadi Alasan Anak Marshanda Tak Tahan Puasa)

Dalam sebuah kesempatan saat dirinya berbagi cerita tentang bipolar, Chacha menemukan seorang penderita yang bercerita bahwa pemerintah kurang mengedukasi masyarakat. Saat itu ada seorang anak kecil yang mengidap bipolar namun dari pihak rumah sakit malah menyatakan bahwa anak tersebut mengidap insomnia.

Chacha takut jika tidak ditangani dengan benar, si penderita bisa saja melakukan bunuh diri akibat penyakit tersebut.

(Baca Juga: Ups, Ben Kasyafani Masih Canggung Ketemu Marshanda)
 
(Baca Juga: Marshanda Tak Ingin Buru-Buru Menikah Lagi)
 

&quot;Bayangkan bagian rumah sakit aja enggak tahu ini tuh bipolar, belum terdukasi. Soalnya bipolar itu butuh penanganan yang tepat kalau parah bisa aja bunuh diri loh. Jadi, kalau punya kenalan harus disemangatin. Jangan anggap ke psikiater itu memalukan karena dianggap gila itu enggak bener. Bipolar itu bukan gila kalau ditreatment dengan bener itu bisa normal lagi,&quot; tegasnya.

Meski saat ini ia telah bergerak sendiri dengan komunitas untuk mengedukasi tentang bipolar, Chacha tidak memiliki rencana ke depan untuk menggandeng pemerintah. Dengan acara kecil tersebut, saluran bantuan yang diberikan pun lebih tertuju kepada yang membutuhkan.

&quot;Kalau menggandeng pemerintah itu sesi kedua. Tapi goal aku itu adalah pengin adain rutin dan ingin memberikan langsung ke sasarannya kayak Bipolar Care Indonesia yang merayakan World Bipolar Dat yang dilakukan setiap satu tahun sekali. Tipe kedua itu acaranya kecil dan yang tertolong sampai dua dan tiga orang,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Marshanda berharap agar pemerintah dapat turut berpartisipasi dan mengedukasi masyarakat terhadap bipolar disorder. Selama ini ia merasa bahwa dukungan pemerintah dalam mengedukasi tentang bipolar sangatlah kurang.

&quot;Justru enggak ada (edukasi dari pemerintah), yang ada hanya poster-poster yang dipajang di rumah sakit yang ada bagian psikiaternya,&quot; kata Chacha ketika ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (4/8/2017).

(Baca Juga: So Cute, Marshanda dengan Anaknya)
 
(Baca Juga: Lucu! Air Putih Jadi Alasan Anak Marshanda Tak Tahan Puasa)

Dalam sebuah kesempatan saat dirinya berbagi cerita tentang bipolar, Chacha menemukan seorang penderita yang bercerita bahwa pemerintah kurang mengedukasi masyarakat. Saat itu ada seorang anak kecil yang mengidap bipolar namun dari pihak rumah sakit malah menyatakan bahwa anak tersebut mengidap insomnia.

Chacha takut jika tidak ditangani dengan benar, si penderita bisa saja melakukan bunuh diri akibat penyakit tersebut.

(Baca Juga: Ups, Ben Kasyafani Masih Canggung Ketemu Marshanda)
 
(Baca Juga: Marshanda Tak Ingin Buru-Buru Menikah Lagi)
 

&quot;Bayangkan bagian rumah sakit aja enggak tahu ini tuh bipolar, belum terdukasi. Soalnya bipolar itu butuh penanganan yang tepat kalau parah bisa aja bunuh diri loh. Jadi, kalau punya kenalan harus disemangatin. Jangan anggap ke psikiater itu memalukan karena dianggap gila itu enggak bener. Bipolar itu bukan gila kalau ditreatment dengan bener itu bisa normal lagi,&quot; tegasnya.

Meski saat ini ia telah bergerak sendiri dengan komunitas untuk mengedukasi tentang bipolar, Chacha tidak memiliki rencana ke depan untuk menggandeng pemerintah. Dengan acara kecil tersebut, saluran bantuan yang diberikan pun lebih tertuju kepada yang membutuhkan.

&quot;Kalau menggandeng pemerintah itu sesi kedua. Tapi goal aku itu adalah pengin adain rutin dan ingin memberikan langsung ke sasarannya kayak Bipolar Care Indonesia yang merayakan World Bipolar Dat yang dilakukan setiap satu tahun sekali. Tipe kedua itu acaranya kecil dan yang tertolong sampai dua dan tiga orang,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
