<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Takeshi's Castle Indonesia: Mewujudkan Impian Masa Kecil</title><description>Takeshi&amp;rsquo;s Castle Indonesia dibuat mirip dengan permainan aslinya dari Jepang. Ada sepuluh rintangan yang disiapkan dalam permainan ini</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/27/598/1652283/takeshi-s-castle-indonesia-mewujudkan-impian-masa-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/27/598/1652283/takeshi-s-castle-indonesia-mewujudkan-impian-masa-kecil"/><item><title>Takeshi's Castle Indonesia: Mewujudkan Impian Masa Kecil</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/27/598/1652283/takeshi-s-castle-indonesia-mewujudkan-impian-masa-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/27/598/1652283/takeshi-s-castle-indonesia-mewujudkan-impian-masa-kecil</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2017 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Donald Banjarnahor</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/27/598/1652283/takeshi-s-castle-indonesia-mewujudkan-impian-masa-belia-fSvTkfgwI7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Takeshi Castle Indonesia (Foto: MNC TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/27/598/1652283/takeshi-s-castle-indonesia-mewujudkan-impian-masa-belia-fSvTkfgwI7.jpg</image><title>Takeshi Castle Indonesia (Foto: MNC TV)</title></images><description>JAKARTA- Seratus orang berbaris rapi menghadap tembok dengan kemiringan 90 derajat setinggi empat meter bertajuk Slippery Wall. Mereka rapi memakai helm pengaman, pelampung, knee pad, dan elbow pad.
Ketika sang Kapten meneriakan serbu, mereka berlari menembus lumpur dan kubangan air, memanjat dinding, meraih tambang, lalu meluncur ke balik tembok yang kemudian disambut kubangan air.

Takeshi Castle (Foto: Vania/Okezone)
Itulah awal mulainya permainan Takeshi&amp;rsquo;s Castle Indonesia, sebuah game show yang diproduksi dan ditayangkan oleh MNCTV dengan lisensi dari Jepang. Acara ini pada awalnya diproduksi oleh Tokyo Broadcasting System, Jepang pada 90-an, dan pernah ditayangkan oleh Televisi Pendidikan Indonesia (sekarang MNCTV) pada era 2000-an

 
Game show dengan  berbagai rintangan dan tujuan akhir mengalahkan Raja Takeshi ini cukup populer pada eranya. Beberapa peserta yang ditemui Okezone disela-sela permainan berlangsung mengaku cukup aktif menonton acara ini belasan tahun lalu.
Fiona, salah seorang peserta perempuan yang jumlahnya bisa dihitung jari, mengaku aktif menonton Takeshi&amp;rsquo;s Castle ketika masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. &amp;ldquo;Tidak pernah kebayang kalau akhirnya bisa main Takeshi&amp;rsquo;s Castle,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Takeshi Castle (Foto: Vania/Okezone)
Begitupula Nicholas yang saat ini masih duduk bangku kuliah. Dia sejak kecil ingin merasakan keseruan Takeshi&amp;rsquo;s Castle, namun baru terwujud belasan tahun kemudian. &amp;ldquo;Kalau dulu nonton di TV sepertinya mudah, tetapi  ketika main ternyata susah,&amp;rdquo; ujarnya Nicholas yang gagal mencapai final.
Takeshi&amp;rsquo;s Castle Indonesia dibuat mirip dengan permainan aslinya dari Jepang. Ada sepuluh rintangan atau obstacle yang disiapkan dalam permainan ini. Meski demikian, dalam setiap episode hanya delapan rintangan yang dimainkan.

Setiap peserta yang lolos dari rintangan boleh melanjutkan pada rintangan berikutnya hingga mencapai final, yakni mengalahkan Benteng Takeshi. Adapun rintangan yang harus dilewati antara lain Slippery Wall, Stepping Stone, Flying Mushroom, Star Bowling Beach Boys dan Girls, Devil Domains, Man Eating Hole, dan Cart Battle untuk sampai di Benteng Takeshi.
Para peserta yang sampai ke babak final akan mendapatkan hadiah senilai Rp1 Juta, sementara yang berhasil mengalahkan raja Takeshi bisa membawa pulang Rp100 juta

Takeshi Castle (Foto: Vania/Okezone)
Suparman salah satu peserta yang hadir bersama teman-temannya dari komunitas Gowes Go Green mengaku puas dengan permainan ini. &amp;ldquo;Niatnya memang untuk bermain, bukan untuk menang,&amp;rdquo; ujar Suparman yang juga gagal sebelum mencapai Final.
Mewujudkan impian masa kecil dan belia tentunya menjadi keinginan banyak orang. Ketika salah satu impian anda adalah bermain di Takeshi&amp;rsquo;s Castle, apakah Anda berani mencobanya ketika usia saat ini sudah tidak muda lagi.
Bila berani maka tidak ada salahnya anda mendaftar segera dengan mengunduh formulir di situs MNCTV. Segera puaskan impian masa muda Anda.</description><content:encoded>JAKARTA- Seratus orang berbaris rapi menghadap tembok dengan kemiringan 90 derajat setinggi empat meter bertajuk Slippery Wall. Mereka rapi memakai helm pengaman, pelampung, knee pad, dan elbow pad.
Ketika sang Kapten meneriakan serbu, mereka berlari menembus lumpur dan kubangan air, memanjat dinding, meraih tambang, lalu meluncur ke balik tembok yang kemudian disambut kubangan air.

Takeshi Castle (Foto: Vania/Okezone)
Itulah awal mulainya permainan Takeshi&amp;rsquo;s Castle Indonesia, sebuah game show yang diproduksi dan ditayangkan oleh MNCTV dengan lisensi dari Jepang. Acara ini pada awalnya diproduksi oleh Tokyo Broadcasting System, Jepang pada 90-an, dan pernah ditayangkan oleh Televisi Pendidikan Indonesia (sekarang MNCTV) pada era 2000-an

 
Game show dengan  berbagai rintangan dan tujuan akhir mengalahkan Raja Takeshi ini cukup populer pada eranya. Beberapa peserta yang ditemui Okezone disela-sela permainan berlangsung mengaku cukup aktif menonton acara ini belasan tahun lalu.
Fiona, salah seorang peserta perempuan yang jumlahnya bisa dihitung jari, mengaku aktif menonton Takeshi&amp;rsquo;s Castle ketika masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. &amp;ldquo;Tidak pernah kebayang kalau akhirnya bisa main Takeshi&amp;rsquo;s Castle,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Takeshi Castle (Foto: Vania/Okezone)
Begitupula Nicholas yang saat ini masih duduk bangku kuliah. Dia sejak kecil ingin merasakan keseruan Takeshi&amp;rsquo;s Castle, namun baru terwujud belasan tahun kemudian. &amp;ldquo;Kalau dulu nonton di TV sepertinya mudah, tetapi  ketika main ternyata susah,&amp;rdquo; ujarnya Nicholas yang gagal mencapai final.
Takeshi&amp;rsquo;s Castle Indonesia dibuat mirip dengan permainan aslinya dari Jepang. Ada sepuluh rintangan atau obstacle yang disiapkan dalam permainan ini. Meski demikian, dalam setiap episode hanya delapan rintangan yang dimainkan.

Setiap peserta yang lolos dari rintangan boleh melanjutkan pada rintangan berikutnya hingga mencapai final, yakni mengalahkan Benteng Takeshi. Adapun rintangan yang harus dilewati antara lain Slippery Wall, Stepping Stone, Flying Mushroom, Star Bowling Beach Boys dan Girls, Devil Domains, Man Eating Hole, dan Cart Battle untuk sampai di Benteng Takeshi.
Para peserta yang sampai ke babak final akan mendapatkan hadiah senilai Rp1 Juta, sementara yang berhasil mengalahkan raja Takeshi bisa membawa pulang Rp100 juta

Takeshi Castle (Foto: Vania/Okezone)
Suparman salah satu peserta yang hadir bersama teman-temannya dari komunitas Gowes Go Green mengaku puas dengan permainan ini. &amp;ldquo;Niatnya memang untuk bermain, bukan untuk menang,&amp;rdquo; ujar Suparman yang juga gagal sebelum mencapai Final.
Mewujudkan impian masa kecil dan belia tentunya menjadi keinginan banyak orang. Ketika salah satu impian anda adalah bermain di Takeshi&amp;rsquo;s Castle, apakah Anda berani mencobanya ketika usia saat ini sudah tidak muda lagi.
Bila berani maka tidak ada salahnya anda mendaftar segera dengan mengunduh formulir di situs MNCTV. Segera puaskan impian masa muda Anda.</content:encoded></item></channel></rss>
