<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Dinda Kanya Dewi Kecopetan di Belanda</title><description>Perjalanan liburan Dinda Kanya Dewi ke wilayah Islandia Selatan meninggalkan bekas luka</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/20/33/1647663/waduh-dinda-kanya-dewi-kecopetan-di-belanda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/20/33/1647663/waduh-dinda-kanya-dewi-kecopetan-di-belanda"/><item><title>Waduh! Dinda Kanya Dewi Kecopetan di Belanda</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/20/33/1647663/waduh-dinda-kanya-dewi-kecopetan-di-belanda</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/20/33/1647663/waduh-dinda-kanya-dewi-kecopetan-di-belanda</guid><pubDate>Senin 20 Maret 2017 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rima Wahyuningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/20/33/1647663/waduh-dinda-kanya-dewi-kecopetan-di-belanda-AglV9orhMQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dinda Kanya Dewi (Foto: Rima/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/20/33/1647663/waduh-dinda-kanya-dewi-kecopetan-di-belanda-AglV9orhMQ.jpg</image><title>Dinda Kanya Dewi (Foto: Rima/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perjalanan liburan Dinda Kanya Dewi ke wilayah Islandia Selatan meninggalkan bekas luka yang dianggap sebagai pengalaman unik. Pasalnya, ia mengalami kecopetan saat berkeliling di Belanda dengan menggunakan transportasi umum.

&quot;Pengalaman paling unik banyak banget. Pasport sempat hilang di Belanda,&quot; kata Dinda di kawasan Senayan, Jakarta Selatan pada Senin (20/3/2017).

Kejadian tersebut hampie membuatnya tak bisa kembali pulang ke Tanah Air. Hal itu sempat membuatnya pasrah meski mengantongi uang sekalipun.

&quot;Karena dicopet satu tas. Lagi di kereta. Diambil dan hampir enggak bisa pulang karena paspor di situ tapi handphone dan dompet masih di kantong. Sudah pasrah,&quot; tambahnya.

Meski begitu, keajaiban datang dempet dengan waktu keberangkatan pesawat. Pihak kepolisian menemukan tas dan paspornya walaupun sudah kehilangan beberapa benda di dalamnya.

&quot;Tiba-tiba ditelpon sama polisi mereka bilang menemukan tas tapi isinya sudah enggak ada. Cuma ada sisa paspor dan kotak simcard. Jadi mereka bisa nge-detect aku dari kotak simcard itu. Satu jam setengah sebelum pesawat take off,&quot; jelasnya.

Perjalanan liburan Dinda Kanya Dewi ke Islandia dilakukan selama 10 hari lamanya bersama ketiga temannya yaitu Titi Kamal, Christian Sugiono dan Kirana Larasati.
</description><content:encoded>JAKARTA - Perjalanan liburan Dinda Kanya Dewi ke wilayah Islandia Selatan meninggalkan bekas luka yang dianggap sebagai pengalaman unik. Pasalnya, ia mengalami kecopetan saat berkeliling di Belanda dengan menggunakan transportasi umum.

&quot;Pengalaman paling unik banyak banget. Pasport sempat hilang di Belanda,&quot; kata Dinda di kawasan Senayan, Jakarta Selatan pada Senin (20/3/2017).

Kejadian tersebut hampie membuatnya tak bisa kembali pulang ke Tanah Air. Hal itu sempat membuatnya pasrah meski mengantongi uang sekalipun.

&quot;Karena dicopet satu tas. Lagi di kereta. Diambil dan hampir enggak bisa pulang karena paspor di situ tapi handphone dan dompet masih di kantong. Sudah pasrah,&quot; tambahnya.

Meski begitu, keajaiban datang dempet dengan waktu keberangkatan pesawat. Pihak kepolisian menemukan tas dan paspornya walaupun sudah kehilangan beberapa benda di dalamnya.

&quot;Tiba-tiba ditelpon sama polisi mereka bilang menemukan tas tapi isinya sudah enggak ada. Cuma ada sisa paspor dan kotak simcard. Jadi mereka bisa nge-detect aku dari kotak simcard itu. Satu jam setengah sebelum pesawat take off,&quot; jelasnya.

Perjalanan liburan Dinda Kanya Dewi ke Islandia dilakukan selama 10 hari lamanya bersama ketiga temannya yaitu Titi Kamal, Christian Sugiono dan Kirana Larasati.
</content:encoded></item></channel></rss>
