<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Movie Review: Pertempuran Sengit King Kong di Pulau Kekuasaannya</title><description>Film ini mengisahkan sebuah regu terdiri dari penjelajah  dan tentara yang memiliki misi untuk menemukan potensi sebuah pulau  di Pasifik.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/08/206/1636886/movie-review-pertempuran-sengit-king-kong-di-pulau-kekuasaannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/08/206/1636886/movie-review-pertempuran-sengit-king-kong-di-pulau-kekuasaannya"/><item><title>Movie Review: Pertempuran Sengit King Kong di Pulau Kekuasaannya</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/08/206/1636886/movie-review-pertempuran-sengit-king-kong-di-pulau-kekuasaannya</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/03/08/206/1636886/movie-review-pertempuran-sengit-king-kong-di-pulau-kekuasaannya</guid><pubDate>Rabu 08 Maret 2017 00:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ady Prawira Riandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/08/206/1636886/movie-review-pertempuran-sengit-king-kong-di-pulau-kekuasaannya-SpwwG5iTFl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Poster Film Kong Skull Island (Foto: Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/08/206/1636886/movie-review-pertempuran-sengit-king-kong-di-pulau-kekuasaannya-SpwwG5iTFl.jpg</image><title>Poster Film Kong Skull Island (Foto: Youtube)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia kembali kedatangan film blockbuster seru yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kong: Skull Island selain memiliki cerita seru dan menarik juga dibintangi oleh sederet bintang ternama Hollywood. Sebut saja Brie Larson, Tom Hiddleston, dan Samuel L. Jackson ikut andil dalam membuat film ini hidup dengan ceritanya yang memang ringan.
Dikisahkan dalam film ini ada sebuah regu yang terdiri dari penjelajah dan tentara yang memiliki misi untuk menemukan potensi di sebuah pulau di Pasifik. Semua berawal dari rencana Bill Randa (John Goodman) yang ternyata pernah memiliki pengalaman luar biasa sebelumnya di pulau tersebut. Dengan bermodalkan alibi takut didahului oleh Rusia, karena setting film ini diambil setelah Perang Dingin di mana Amerika dan Russia masih bersitegang, pihak pemerintah pun memperbolehkan ekspedisi ini dilakukan.
Ekspedisi pun akhirnya melibatkan James Conrad (Tom Hiddleston) dan Mason Weaver (Brie Larson) serta Preston Packard (Samuel L. Jackson). Packard menjadi pemimpin regu tentara yang mengatur segala sesuatu dalam ekspedisi tersebut sementara Conrad hanyalah seorang mantan tentara yang sudah dibebas tugaskan pada ekspedisi tersebut. Weaver di sini adalah seorang fotografer jurnalis yang selalu membawa kameranya dan mengabadikan beberapa momen.
Kedatangan mereka ke pulau ternyata tak disambut hangat oleh Kong. Bagaimana tidak, regu ekspedisi langsung menjatuhkan bom Seismik ketika pertama kali tiba. Kong pun marah karena tanahnya dibombardir dari udara oleh helikopter-helikopter regu ekspedisi.
Cerita pun berlanjut dengan berbagai masalah yang ada. Salah satunya adalah Packard yang dendam terhadap Kong karena menghabisi beberapa prajuritnya. Ia pun ingin menghabisi Kong dengan berbagai cara. Sementara Conrad dan Weaver justru mendapat sebuah pengalaman indah karena bertemu dengan Hank Marlow (John C. Reilly), orang Amerika yang sudah hidup selama 28 tahun di pulau tersebut. Ia pun mengajak Conrad dan Weaver bertemu dengan suku pribumi yang bernama Suku Iwis.
Dalam film ini ternyata yang ditampilkan tak hanya sosok King Kong raksasa saja melainkan ada juga sosok seperti Water Buffalo, laba-laba raksasa, dan gurita raksasa. Banyak makhluk purba raksasa yang masih hidup di pulau ini. Namun, keseruan justru berlanjut saat Kong memiliki musuh abadi berupa kadal raksasa. Jika tidak ada Kong makan kadal ini akan menguasai pulau tersebut dan merusak keseimbangan alam.
Efek visual yang ditampilkan dalam film ini sangat lembut dan tergolong tidak berlebihan. Semua berjalan begitu halus apalagi saat dalam adegan pertempuran sengit antara Kong melawan kadal raksasa.
Kong: Skull Island bisa menjadi sebuah film yang pas untuk dinikmati di akhir pekan. Selain adegan pertempuran seru di dalamnya, ceritanya pun sangat ringan dan cocok untuk ditonton oleh anak-anak. Okezone memberikan nilai 7 untuk film blockbusters yang diperkirakan akan meraup banyak keuntungan ini.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia kembali kedatangan film blockbuster seru yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kong: Skull Island selain memiliki cerita seru dan menarik juga dibintangi oleh sederet bintang ternama Hollywood. Sebut saja Brie Larson, Tom Hiddleston, dan Samuel L. Jackson ikut andil dalam membuat film ini hidup dengan ceritanya yang memang ringan.
Dikisahkan dalam film ini ada sebuah regu yang terdiri dari penjelajah dan tentara yang memiliki misi untuk menemukan potensi di sebuah pulau di Pasifik. Semua berawal dari rencana Bill Randa (John Goodman) yang ternyata pernah memiliki pengalaman luar biasa sebelumnya di pulau tersebut. Dengan bermodalkan alibi takut didahului oleh Rusia, karena setting film ini diambil setelah Perang Dingin di mana Amerika dan Russia masih bersitegang, pihak pemerintah pun memperbolehkan ekspedisi ini dilakukan.
Ekspedisi pun akhirnya melibatkan James Conrad (Tom Hiddleston) dan Mason Weaver (Brie Larson) serta Preston Packard (Samuel L. Jackson). Packard menjadi pemimpin regu tentara yang mengatur segala sesuatu dalam ekspedisi tersebut sementara Conrad hanyalah seorang mantan tentara yang sudah dibebas tugaskan pada ekspedisi tersebut. Weaver di sini adalah seorang fotografer jurnalis yang selalu membawa kameranya dan mengabadikan beberapa momen.
Kedatangan mereka ke pulau ternyata tak disambut hangat oleh Kong. Bagaimana tidak, regu ekspedisi langsung menjatuhkan bom Seismik ketika pertama kali tiba. Kong pun marah karena tanahnya dibombardir dari udara oleh helikopter-helikopter regu ekspedisi.
Cerita pun berlanjut dengan berbagai masalah yang ada. Salah satunya adalah Packard yang dendam terhadap Kong karena menghabisi beberapa prajuritnya. Ia pun ingin menghabisi Kong dengan berbagai cara. Sementara Conrad dan Weaver justru mendapat sebuah pengalaman indah karena bertemu dengan Hank Marlow (John C. Reilly), orang Amerika yang sudah hidup selama 28 tahun di pulau tersebut. Ia pun mengajak Conrad dan Weaver bertemu dengan suku pribumi yang bernama Suku Iwis.
Dalam film ini ternyata yang ditampilkan tak hanya sosok King Kong raksasa saja melainkan ada juga sosok seperti Water Buffalo, laba-laba raksasa, dan gurita raksasa. Banyak makhluk purba raksasa yang masih hidup di pulau ini. Namun, keseruan justru berlanjut saat Kong memiliki musuh abadi berupa kadal raksasa. Jika tidak ada Kong makan kadal ini akan menguasai pulau tersebut dan merusak keseimbangan alam.
Efek visual yang ditampilkan dalam film ini sangat lembut dan tergolong tidak berlebihan. Semua berjalan begitu halus apalagi saat dalam adegan pertempuran sengit antara Kong melawan kadal raksasa.
Kong: Skull Island bisa menjadi sebuah film yang pas untuk dinikmati di akhir pekan. Selain adegan pertempuran seru di dalamnya, ceritanya pun sangat ringan dan cocok untuk ditonton oleh anak-anak. Okezone memberikan nilai 7 untuk film blockbusters yang diperkirakan akan meraup banyak keuntungan ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
