<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangis Cici Panda Kenang Anjingnya yang Kejang-Kejang hingga Mati</title><description>Sudah sejak lama memelihara anjing tentu membuat Cici Panda mendapatkan  pengalaman suka maupun duka bersama dengan hewan peliharaannya</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/02/28/33/1630719/tangis-cici-panda-kenang-anjingnya-yang-kejang-kejang-hingga-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/02/28/33/1630719/tangis-cici-panda-kenang-anjingnya-yang-kejang-kejang-hingga-mati"/><item><title>Tangis Cici Panda Kenang Anjingnya yang Kejang-Kejang hingga Mati</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/02/28/33/1630719/tangis-cici-panda-kenang-anjingnya-yang-kejang-kejang-hingga-mati</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/02/28/33/1630719/tangis-cici-panda-kenang-anjingnya-yang-kejang-kejang-hingga-mati</guid><pubDate>Selasa 28 Februari 2017 21:36 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/28/33/1630719/tangis-cici-panda-kenang-anjingnya-yang-kejang-kejang-hingga-mati-rOKx3SCwYN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cici Panda (Foto: Sarah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/28/33/1630719/tangis-cici-panda-kenang-anjingnya-yang-kejang-kejang-hingga-mati-rOKx3SCwYN.jpg</image><title>Cici Panda (Foto: Sarah/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sudah sejak lama memelihara anjing tentu membuat Cici Panda mendapatkan pengalaman suka maupun duka bersama dengan hewan peliharaannya tersebut. Wanita 34 tahun itu pun mempunyai cerita saat kehilangan anjing karena diracun.
&quot;Banyaklah. Biasanya momen kehilangan. Enggak bisa terima kalau meninggal karena cara yang tragis, kayak diracun,&quot; ungkap Cici Panda saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (28/2/2017).
Kejadian itu bermula saat pagi hari Cici Panda diberitahu kalau anjing peliharaannya yang bernama Bugi tengah kejang-kejang dan terkapar di depan rumahnya. Melihat anjingnya dalam keadaan seperti itu, dirinya langsung membawanya ke dokter.
Di tengah melanjutkan ceritanya, ibu satu anak itu mengungkapkan kalau dirinya ingin menangis karena mengenang anjingnya. Melanjutkan ceritanya, anjingnya itu pun tak bisa terselamatkan lagi.
&quot;Jadi gua inget banget, waktu itu jam 8 pagi sudah ada yang ngegedor katanya Bugi kejang. Itu gua langsung lari, dia sudah terkapar, itu langsung gua gendong,&quot; paparnya.
&quot;Gua nyetir sambil manggil-manggilin dia terus. Yah gua jadi mau nangis deh. Gua sudah tahu dia sudah enggak ada, tapi tetap gua hajar ke dokter,&quot; tutup Cici Panda.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sudah sejak lama memelihara anjing tentu membuat Cici Panda mendapatkan pengalaman suka maupun duka bersama dengan hewan peliharaannya tersebut. Wanita 34 tahun itu pun mempunyai cerita saat kehilangan anjing karena diracun.
&quot;Banyaklah. Biasanya momen kehilangan. Enggak bisa terima kalau meninggal karena cara yang tragis, kayak diracun,&quot; ungkap Cici Panda saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (28/2/2017).
Kejadian itu bermula saat pagi hari Cici Panda diberitahu kalau anjing peliharaannya yang bernama Bugi tengah kejang-kejang dan terkapar di depan rumahnya. Melihat anjingnya dalam keadaan seperti itu, dirinya langsung membawanya ke dokter.
Di tengah melanjutkan ceritanya, ibu satu anak itu mengungkapkan kalau dirinya ingin menangis karena mengenang anjingnya. Melanjutkan ceritanya, anjingnya itu pun tak bisa terselamatkan lagi.
&quot;Jadi gua inget banget, waktu itu jam 8 pagi sudah ada yang ngegedor katanya Bugi kejang. Itu gua langsung lari, dia sudah terkapar, itu langsung gua gendong,&quot; paparnya.
&quot;Gua nyetir sambil manggil-manggilin dia terus. Yah gua jadi mau nangis deh. Gua sudah tahu dia sudah enggak ada, tapi tetap gua hajar ke dokter,&quot; tutup Cici Panda.
</content:encoded></item></channel></rss>
