<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berawal dari Hobi Motor, Vespunk Rilis Album Kedua</title><description>Vespunk terbentuk dari kecintaan personel-personelnya terhadap motor antik.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/01/05/205/1584359/berawal-dari-hobi-motor-vespunk-rilis-album-kedua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2017/01/05/205/1584359/berawal-dari-hobi-motor-vespunk-rilis-album-kedua"/><item><title>Berawal dari Hobi Motor, Vespunk Rilis Album Kedua</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2017/01/05/205/1584359/berawal-dari-hobi-motor-vespunk-rilis-album-kedua</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2017/01/05/205/1584359/berawal-dari-hobi-motor-vespunk-rilis-album-kedua</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2017 20:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dewanto Kironoputro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/05/205/1584359/berawal-dari-hobi-motor-vespunk-rilis-album-kedua-4EkxSVQFWD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vespunk (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/05/205/1584359/berawal-dari-hobi-motor-vespunk-rilis-album-kedua-4EkxSVQFWD.jpg</image><title>Vespunk (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebuah band bisa terbentuk dari mana saja. Buktinya, sebuah band indie bernama Vespunk terbentuk dari kecintaan personel-personelnya terhadap motor antik bermerek Vespa. Pun, band tersebut rupanya telah menjadi profesional dengan karya sebanyak dua album.
Album kedua yang digawangi Wah (vokal), Matto (Gitar), Ledu (Gitar), Farre (Bass), dan Fahri (drum) ini berjudul Salam Damai Mari Berkawan berisi pesan tentang kecintaannya terhadap kendaraan bermotor tersebut, seperti yang dapat dilihat di video klip title track album tersebut yang berjudul Satu Vespa Sejuta Saudara.
Meski begitu, rupanya Vespunk mengaku tidak menciptakan album tersebut dengan tujuan spesifik. Menurut Farre dalam wawancara bersama Okezone di Gedung iNews, Jakarta Pusat, Kamis (05/01/2017).
&amp;rdquo;Sebenarnya kita enggak bikin dengan tujuan ke sana. &amp;nbsp;Kita bikin-bikin saja. Kalau pada faktanya terpakai jadi semacam anthem itu suka-suka mereka aja. Kita sih happy-happy saja.&amp;rdquo; Pun, 10 lagu yang terdapat dalam album tersebut dibuatnya dengan tujuan senang-senang.
Album tersebut juga digunakan untuk memperkenalkan nama baru band tersebut. Awalnya, band yang mengaku beraliran pop punk tersebut bernama Scooterhood. Nama tersebut diganti untuk menghindari rancu dengan nama komunitas yang mereka ikuti.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/0_f5b4Wh9U8&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebuah band bisa terbentuk dari mana saja. Buktinya, sebuah band indie bernama Vespunk terbentuk dari kecintaan personel-personelnya terhadap motor antik bermerek Vespa. Pun, band tersebut rupanya telah menjadi profesional dengan karya sebanyak dua album.
Album kedua yang digawangi Wah (vokal), Matto (Gitar), Ledu (Gitar), Farre (Bass), dan Fahri (drum) ini berjudul Salam Damai Mari Berkawan berisi pesan tentang kecintaannya terhadap kendaraan bermotor tersebut, seperti yang dapat dilihat di video klip title track album tersebut yang berjudul Satu Vespa Sejuta Saudara.
Meski begitu, rupanya Vespunk mengaku tidak menciptakan album tersebut dengan tujuan spesifik. Menurut Farre dalam wawancara bersama Okezone di Gedung iNews, Jakarta Pusat, Kamis (05/01/2017).
&amp;rdquo;Sebenarnya kita enggak bikin dengan tujuan ke sana. &amp;nbsp;Kita bikin-bikin saja. Kalau pada faktanya terpakai jadi semacam anthem itu suka-suka mereka aja. Kita sih happy-happy saja.&amp;rdquo; Pun, 10 lagu yang terdapat dalam album tersebut dibuatnya dengan tujuan senang-senang.
Album tersebut juga digunakan untuk memperkenalkan nama baru band tersebut. Awalnya, band yang mengaku beraliran pop punk tersebut bernama Scooterhood. Nama tersebut diganti untuk menghindari rancu dengan nama komunitas yang mereka ikuti.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/0_f5b4Wh9U8&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
