<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teza Sumendra Curhat Susahnya Jadi Penyanyi Indie</title><description>Menekuni karir bermusik di jalur indie memunculkan tantangan tersendiri bagi Teza Sumendra.&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/18/205/1545277/teza-sumendra-curhat-susahnya-jadi-penyanyi-indie</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/18/205/1545277/teza-sumendra-curhat-susahnya-jadi-penyanyi-indie"/><item><title>Teza Sumendra Curhat Susahnya Jadi Penyanyi Indie</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/18/205/1545277/teza-sumendra-curhat-susahnya-jadi-penyanyi-indie</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/18/205/1545277/teza-sumendra-curhat-susahnya-jadi-penyanyi-indie</guid><pubDate>Jum'at 18 November 2016 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rima Wahyuningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/18/205/1545277/teza-sumendra-curhat-susahnya-jadi-penyanyi-indie-LryjZKovDB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Rima Wahyuningrum/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/18/205/1545277/teza-sumendra-curhat-susahnya-jadi-penyanyi-indie-LryjZKovDB.jpg</image><title>(Foto: Rima Wahyuningrum/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menekuni karir bermusik di jalur indie memunculkan tantangan tersendiri bagi Teza Sumendra. Segala sesuatu mulai dari konsep hingga pendanaan harus diurus sendiri.
&quot;Susah (jadi penyanyi indie). Karena memang penyanyi indie itu kan buat saya, saya bikin konser sendiri, mengelola sosial media sendiri dan dari segi produksi dan budget semua saya sendiri,&quot; kata Teza di Kuningan City mal, Jakarta Selatan pada Jumat (18/11/2016).
Kendati begitu, ia merasa kini mulai terbantu dengan adanya teknologi dan perkembangan media sosial. Hal itu membuat finalis Indonesian Idol ini bisa menyelip era milenium lewat cara sendiri.
&quot;Sejauh ini dari sosial media sangat membantu. Mulai dari soundcloud, YouTube, Instagram dan teman-teman media yang nge-push karya saya. Istilahnya untuk terjun ke era milenial yang enggak suka nonton televisi dan main sosial media,&quot; tambahnya.
Terkait jalur karir yang dipilih, pelantun I Want You, Love ini memiliki keluh kesah yang sama dengan penyanyi indie lainnya. Kesulitan besar yang dialami yaitu soal keuangan.
&quot;Keluh kesahnya cuma budjet. Karena semuanya harus di cari sendiri. Paling menentukan konsep, kita mau showcase, dan mini concert harus kuat dan harus bikin yang punya karaker dan segment sendiri,&quot; tutupnya.
Sejauh ini, Teza Sumendra telah melalang buana di beberapa panggung festival. Ia juga telah menelurkan album perdana pada 2015 dengan judul namanya sendiri dan sederet single.</description><content:encoded>JAKARTA - Menekuni karir bermusik di jalur indie memunculkan tantangan tersendiri bagi Teza Sumendra. Segala sesuatu mulai dari konsep hingga pendanaan harus diurus sendiri.
&quot;Susah (jadi penyanyi indie). Karena memang penyanyi indie itu kan buat saya, saya bikin konser sendiri, mengelola sosial media sendiri dan dari segi produksi dan budget semua saya sendiri,&quot; kata Teza di Kuningan City mal, Jakarta Selatan pada Jumat (18/11/2016).
Kendati begitu, ia merasa kini mulai terbantu dengan adanya teknologi dan perkembangan media sosial. Hal itu membuat finalis Indonesian Idol ini bisa menyelip era milenium lewat cara sendiri.
&quot;Sejauh ini dari sosial media sangat membantu. Mulai dari soundcloud, YouTube, Instagram dan teman-teman media yang nge-push karya saya. Istilahnya untuk terjun ke era milenial yang enggak suka nonton televisi dan main sosial media,&quot; tambahnya.
Terkait jalur karir yang dipilih, pelantun I Want You, Love ini memiliki keluh kesah yang sama dengan penyanyi indie lainnya. Kesulitan besar yang dialami yaitu soal keuangan.
&quot;Keluh kesahnya cuma budjet. Karena semuanya harus di cari sendiri. Paling menentukan konsep, kita mau showcase, dan mini concert harus kuat dan harus bikin yang punya karaker dan segment sendiri,&quot; tutupnya.
Sejauh ini, Teza Sumendra telah melalang buana di beberapa panggung festival. Ia juga telah menelurkan album perdana pada 2015 dengan judul namanya sendiri dan sederet single.</content:encoded></item></channel></rss>
