<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Jadi Artis, Lucky Hakim Kenang Jadi Supir</title><description>Ketika memasuki dunia akting, Lucky Hakim rupanya tidak mengerti apapun tentang seni peran</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/03/33/1532383/sebelum-jadi-artis-lucky-hakim-kenang-jadi-supir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/03/33/1532383/sebelum-jadi-artis-lucky-hakim-kenang-jadi-supir"/><item><title>Sebelum Jadi Artis, Lucky Hakim Kenang Jadi Supir</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/03/33/1532383/sebelum-jadi-artis-lucky-hakim-kenang-jadi-supir</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/11/03/33/1532383/sebelum-jadi-artis-lucky-hakim-kenang-jadi-supir</guid><pubDate>Kamis 03 November 2016 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Dewanto Kironoputro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/03/33/1532383/sebelum-jadi-artis-lucky-hakim-kenang-jadi-supir-itfdHSvSX8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lucky Hakim (Foto: Sabki/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/03/33/1532383/sebelum-jadi-artis-lucky-hakim-kenang-jadi-supir-itfdHSvSX8.jpg</image><title>Lucky Hakim (Foto: Sabki/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketika memasuki dunia akting, Lucky Hakim rupanya tidak mengerti apapun tentang seni peran. Pun, dirinya hanya menerima arahan dari orang-orang yang ada di lokasi syutingnya.
Lucky Hakim mendapatkan pekerjaan sebagai artis ketika dirinya dilihat oleh sebuah agensi, dan ditawari pekerjaan sebagai seorang aktor.
&amp;ldquo;Saya dulu driver, supir, nganter barang dari gudang ke mall, lalu diangkat jadi tukang ngitung barang tapi di dalem mall. Lalu diajak oleh salah satu teman &quot;kamu foto dong, buat dipasang&quot;. Ternyata foto itu diliat agensi, terus ditawari,&quot;Kamu mau enggak jadi artis?&quot; Saya tanya,&quot;Dapet duit ga?&quot; &quot;Ya dapet dong&quot;,&amp;rdquo; papar Lucky Hakim pada Okezone dalam acara warungkopi, 24 Oktober 2016.
Meski menerima, Lucky baru mulai mendalami akting setelah syuting pertamanya. Bahkan, Lucky tidak mengerti istilah-istilah dasar dalam industri akting, antara lain casting.
&amp;ldquo;Saya enggak tahu namanya casting itu apa. Diarahin ngeliat kamera, kiri kanan, terus dihubungi, tandatangan jadi artis,&amp;rdquo; papar Lucky.
Meski begitu, Lucky mengungkapkan kehidupannya berubah setelah mendapatkan gaji pertama dari akting pertama, sehingga Lucky ingin memperdalam dunia akting meskipun cita-cita awalnya adalah menjadi seorang pengusaha.
Setelah itu, keberuntungan seperti tidak habis untuk Lucky. Awalnya, Lucky mendapat pekerjaan sebagai bintang iklan, dan ketika tawaran tersebut berkurang, Lucky justru ramai tawaran untuk bermain sinetron.
&amp;ldquo;Di situ lah hidup saya berubah. Saya akhirnya mendalami hal itu, akhirnya iklan demi iklan seperti ga pernah berhenti. Begitu iklannya berhenti, ramai main sinetron.&amp;rdquo; papar Lucky.
Pada akhirnya, Lucky berusaha total di dunia akting dengan memperluas jaringannya. Hal ini dipahaminya setelah bertanya-tanya kepada rekan sesama artis.
&amp;ldquo;Saya juga mikirin gimana caranya biar total di situ, saya sempet tanya-tanya. Tapi kata temen-temen waktu itu disuruh jalin hubungan aja sama orang-orang,&amp;rdquo; tandas Lucky.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketika memasuki dunia akting, Lucky Hakim rupanya tidak mengerti apapun tentang seni peran. Pun, dirinya hanya menerima arahan dari orang-orang yang ada di lokasi syutingnya.
Lucky Hakim mendapatkan pekerjaan sebagai artis ketika dirinya dilihat oleh sebuah agensi, dan ditawari pekerjaan sebagai seorang aktor.
&amp;ldquo;Saya dulu driver, supir, nganter barang dari gudang ke mall, lalu diangkat jadi tukang ngitung barang tapi di dalem mall. Lalu diajak oleh salah satu teman &quot;kamu foto dong, buat dipasang&quot;. Ternyata foto itu diliat agensi, terus ditawari,&quot;Kamu mau enggak jadi artis?&quot; Saya tanya,&quot;Dapet duit ga?&quot; &quot;Ya dapet dong&quot;,&amp;rdquo; papar Lucky Hakim pada Okezone dalam acara warungkopi, 24 Oktober 2016.
Meski menerima, Lucky baru mulai mendalami akting setelah syuting pertamanya. Bahkan, Lucky tidak mengerti istilah-istilah dasar dalam industri akting, antara lain casting.
&amp;ldquo;Saya enggak tahu namanya casting itu apa. Diarahin ngeliat kamera, kiri kanan, terus dihubungi, tandatangan jadi artis,&amp;rdquo; papar Lucky.
Meski begitu, Lucky mengungkapkan kehidupannya berubah setelah mendapatkan gaji pertama dari akting pertama, sehingga Lucky ingin memperdalam dunia akting meskipun cita-cita awalnya adalah menjadi seorang pengusaha.
Setelah itu, keberuntungan seperti tidak habis untuk Lucky. Awalnya, Lucky mendapat pekerjaan sebagai bintang iklan, dan ketika tawaran tersebut berkurang, Lucky justru ramai tawaran untuk bermain sinetron.
&amp;ldquo;Di situ lah hidup saya berubah. Saya akhirnya mendalami hal itu, akhirnya iklan demi iklan seperti ga pernah berhenti. Begitu iklannya berhenti, ramai main sinetron.&amp;rdquo; papar Lucky.
Pada akhirnya, Lucky berusaha total di dunia akting dengan memperluas jaringannya. Hal ini dipahaminya setelah bertanya-tanya kepada rekan sesama artis.
&amp;ldquo;Saya juga mikirin gimana caranya biar total di situ, saya sempet tanya-tanya. Tapi kata temen-temen waktu itu disuruh jalin hubungan aja sama orang-orang,&amp;rdquo; tandas Lucky.</content:encoded></item></channel></rss>
