<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kritik Musik Modern, Ryan Adams Rindukan Karya Sekelas Oasis</title><description>Produser musik kenamaan asal AS, Ryan Adams, melontarkan kritiknya terhadap kualitas industri musik di era modern ini.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/10/28/205/1527424/kritik-musik-modern-ryan-adams-rindukan-karya-sekelas-oasis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/10/28/205/1527424/kritik-musik-modern-ryan-adams-rindukan-karya-sekelas-oasis"/><item><title>Kritik Musik Modern, Ryan Adams Rindukan Karya Sekelas Oasis</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/10/28/205/1527424/kritik-musik-modern-ryan-adams-rindukan-karya-sekelas-oasis</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/10/28/205/1527424/kritik-musik-modern-ryan-adams-rindukan-karya-sekelas-oasis</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2016 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Adiyoga Priambodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/28/205/1527424/kritik-musik-modern-ryan-adams-rindukan-karya-sekelas-oasis-7e1wUlarN5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ryan Adams (Foto: EW)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/28/205/1527424/kritik-musik-modern-ryan-adams-rindukan-karya-sekelas-oasis-7e1wUlarN5.jpg</image><title>Ryan Adams (Foto: EW)</title></images><description>LOS ANGELES - Produser musik kenamaan asal AS, Ryan Adams, melontarkan kritiknya terhadap kualitas industri musik di era modern ini. Bagi pria 41 tahun, kualitas musik yang dihasilkan para musisi masa kini, lebih terdengar seperti sekumpulan pria bercelana cargo yang memainkan musik tanpa penghayatan.

&quot;Sekarang, industri musik dipenuhi dengan sekumpulan pria bercelana cargo yang memainkan musik tanpa penghayatan, lirik lagu sampah, dengan tingkat bahaya yang mungkin kalian rasakan saat mencampurkan ale jahe ke dalam sebuah penggorengan panas,&quot; tulisnya.

Hal tersebut disampaikan Adams, lewat salah satu postingan di akun Instagram miliknya. Dalam tulisan yang sama pula, mantan suami Mandy Moore itu mengungkapkan kerinduan akan kehadiran musik berkualitas, seperti yang dihasilkan oleh band legendaris, Oasis.

&quot;Aku rindu band ini (Oasis). Mereka sangat berarti,&quot; lanjut mantan produser band The Cardigans sembari memajang gambar bertuliskan Oasis.

Tak hanya melalui Instagram, Adams juga mengungkapkan kerinduan tersebut lewat sebuah cuitan di akun Twitter miliknya. &quot;Silahkan tonton film @oasis jika kalian membutuhkan ingatan tentang arti sebenarnya dari rock n roll. Atau tentang kenapa permasalahan menjadi sangat berarti. Atau tentang apa itu kesenangan,&quot; ujar Adams, seperti dilansir NME.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Produser musik kenamaan asal AS, Ryan Adams, melontarkan kritiknya terhadap kualitas industri musik di era modern ini. Bagi pria 41 tahun, kualitas musik yang dihasilkan para musisi masa kini, lebih terdengar seperti sekumpulan pria bercelana cargo yang memainkan musik tanpa penghayatan.

&quot;Sekarang, industri musik dipenuhi dengan sekumpulan pria bercelana cargo yang memainkan musik tanpa penghayatan, lirik lagu sampah, dengan tingkat bahaya yang mungkin kalian rasakan saat mencampurkan ale jahe ke dalam sebuah penggorengan panas,&quot; tulisnya.

Hal tersebut disampaikan Adams, lewat salah satu postingan di akun Instagram miliknya. Dalam tulisan yang sama pula, mantan suami Mandy Moore itu mengungkapkan kerinduan akan kehadiran musik berkualitas, seperti yang dihasilkan oleh band legendaris, Oasis.

&quot;Aku rindu band ini (Oasis). Mereka sangat berarti,&quot; lanjut mantan produser band The Cardigans sembari memajang gambar bertuliskan Oasis.

Tak hanya melalui Instagram, Adams juga mengungkapkan kerinduan tersebut lewat sebuah cuitan di akun Twitter miliknya. &quot;Silahkan tonton film @oasis jika kalian membutuhkan ingatan tentang arti sebenarnya dari rock n roll. Atau tentang kenapa permasalahan menjadi sangat berarti. Atau tentang apa itu kesenangan,&quot; ujar Adams, seperti dilansir NME.</content:encoded></item></channel></rss>
