<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Doel Sumbang Bongkar Rahasia Tetap 'Bertahan'</title><description>Ciri khas setiap penyanyi dinilai Doel Sumbang menjadi penyebab dirinya dan musisi-musisi senior lain</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/09/20/205/1493463/doel-sumbang-bongkar-rahasia-tetap-bertahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/09/20/205/1493463/doel-sumbang-bongkar-rahasia-tetap-bertahan"/><item><title>Doel Sumbang Bongkar Rahasia Tetap 'Bertahan'</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/09/20/205/1493463/doel-sumbang-bongkar-rahasia-tetap-bertahan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/09/20/205/1493463/doel-sumbang-bongkar-rahasia-tetap-bertahan</guid><pubDate>Selasa 20 September 2016 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dewanto Kironoputro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/20/205/1493463/doel-sumbang-bongkar-rahasia-tetap-bertahan-pKaC9lT6hh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Doel Sumbang (foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/20/205/1493463/doel-sumbang-bongkar-rahasia-tetap-bertahan-pKaC9lT6hh.jpg</image><title>Doel Sumbang (foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Di tengah pesatnya kualitas musik Tanah Air, Doel Sumbang menyayangkan musisi Indonesia terlalu monoton dibandingkan dengan musisi-musisi di era kejayaannya. Menurutnya, musisi Indonesia kini memiliki warna yang sama.&quot;Yang disayangkan satu hal, bahwa terlalu banyak yang warnanya sama. Dulu zaman kita setiap penyanyi keluar selalu punya ciri sendiri-sendiri,&quot; jelasnya dalam wawancara eksklusif dengan Okezone.&quot;Sekarang ini misalkan, si A sukses, maka si A ada KW-nya tuh. Kalau barang kan ada KW tuh, ada jiplak, satu, dua, tiga, banyak. Sehingga kadang-kadang jenuh, misalkan 100 band kok warnanya bisa deket-deketan,&amp;rdquo; lanjutnya.Ciri khas setiap penyanyi dinilai Doel Sumbang menjadi penyebab dirinya dan musisi-musisi senior lain seperti Iwan Fals dapat bertahan di industri musik Indonesia hingga kini. &amp;ldquo;Misalkan, contoh, ketika Krisdayanti sukses, kenapa banyak penyanyi yang harus mirip Krisdayanti? Kan enggak harus. Atau Raisa sukses, kenapa harus seperti Raisa?,&quot; katanya. Doel Sumbang sendiri ingin mengembangkan gaya bermusiknya agar menjadi lebih modern, dengan membuka wawasan kepada gaya-gaya yang lebih muda seperti jazz dan reggae. &amp;ldquo;Yang penting enggak terlalu pop,&amp;rdquo; tambah pelantun musik pop tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Di tengah pesatnya kualitas musik Tanah Air, Doel Sumbang menyayangkan musisi Indonesia terlalu monoton dibandingkan dengan musisi-musisi di era kejayaannya. Menurutnya, musisi Indonesia kini memiliki warna yang sama.&quot;Yang disayangkan satu hal, bahwa terlalu banyak yang warnanya sama. Dulu zaman kita setiap penyanyi keluar selalu punya ciri sendiri-sendiri,&quot; jelasnya dalam wawancara eksklusif dengan Okezone.&quot;Sekarang ini misalkan, si A sukses, maka si A ada KW-nya tuh. Kalau barang kan ada KW tuh, ada jiplak, satu, dua, tiga, banyak. Sehingga kadang-kadang jenuh, misalkan 100 band kok warnanya bisa deket-deketan,&amp;rdquo; lanjutnya.Ciri khas setiap penyanyi dinilai Doel Sumbang menjadi penyebab dirinya dan musisi-musisi senior lain seperti Iwan Fals dapat bertahan di industri musik Indonesia hingga kini. &amp;ldquo;Misalkan, contoh, ketika Krisdayanti sukses, kenapa banyak penyanyi yang harus mirip Krisdayanti? Kan enggak harus. Atau Raisa sukses, kenapa harus seperti Raisa?,&quot; katanya. Doel Sumbang sendiri ingin mengembangkan gaya bermusiknya agar menjadi lebih modern, dengan membuka wawasan kepada gaya-gaya yang lebih muda seperti jazz dan reggae. &amp;ldquo;Yang penting enggak terlalu pop,&amp;rdquo; tambah pelantun musik pop tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
