<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Calvin Jeremy Gemari Musik Era 80-an</title><description>Bagi Calvin Jeremy musik di era tahun 80-an memiliki cerita yang kuat di setiap lirik-liriknya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/07/26/205/1446659/alasan-calvin-jeremy-gemari-musik-era-80-an</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/07/26/205/1446659/alasan-calvin-jeremy-gemari-musik-era-80-an"/><item><title>Alasan Calvin Jeremy Gemari Musik Era 80-an</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/07/26/205/1446659/alasan-calvin-jeremy-gemari-musik-era-80-an</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/07/26/205/1446659/alasan-calvin-jeremy-gemari-musik-era-80-an</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2016 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/26/205/1446659/alasan-calvin-jeremy-gemari-musik-era-80-an-b3FUy3qg7i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Calvin Jeremy (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/26/205/1446659/alasan-calvin-jeremy-gemari-musik-era-80-an-b3FUy3qg7i.jpg</image><title>Calvin Jeremy (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penyanyi kelahiran Jakarta 25 tahun yang lalu, Calvin Jeremy, kabarnya akan memberi sentuhan tahun 80-an terhadap album terbarunya yang bertajuk &quot;Nostalgia&quot;. Hal tersebut ia lakukan lantaran baginya, musik di era tahun 80-an memiliki cerita yang kuat di setiap lirik-liriknya.

&quot;Jadi musik di tahun 80-an itu (bisa) bercerita. Nadanya dan liriknya itu kayak bercerita,&quot; ujar Calvin Jeremy yang ditemui di TM Studio Pancoran, Jakarta Selatan.

&quot;Tanpa mengecilkan musik sekarang. Musik 80-an itu lebih melodis, liriknya juga bercerita. Jadi dengerin lagunya itu kayak lagi bertamasya kemana gitu,&quot; tambahnya.

Calvin Jeremy nampaknya sudah mantap untuk memilih musik tahun 80-an sebagai tema dan konsep dari album ketiganya tersebut. Ia bahkan sering kali mendengarkan beberapa lagu ditahun 80-an sebagai referensi dari konsep album terbarunya.

&quot;Referensinya dengerin lagu sih. Karena musik itu timeless kan ya. Jadi kita masih bisa dengerin lagu-lagu Fariz RM, Imaniar. Kalaj dari luar, bisa dengerin Stevie Wonder, Michael Jackson, terus Toto, Air Supply, Paul Mc Carthney, juga sama bandnya di taun 80-an. Jadi banyak sih dan kebetulan saya memang dengerinnya musik-musik kayak gitu,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Penyanyi kelahiran Jakarta 25 tahun yang lalu, Calvin Jeremy, kabarnya akan memberi sentuhan tahun 80-an terhadap album terbarunya yang bertajuk &quot;Nostalgia&quot;. Hal tersebut ia lakukan lantaran baginya, musik di era tahun 80-an memiliki cerita yang kuat di setiap lirik-liriknya.

&quot;Jadi musik di tahun 80-an itu (bisa) bercerita. Nadanya dan liriknya itu kayak bercerita,&quot; ujar Calvin Jeremy yang ditemui di TM Studio Pancoran, Jakarta Selatan.

&quot;Tanpa mengecilkan musik sekarang. Musik 80-an itu lebih melodis, liriknya juga bercerita. Jadi dengerin lagunya itu kayak lagi bertamasya kemana gitu,&quot; tambahnya.

Calvin Jeremy nampaknya sudah mantap untuk memilih musik tahun 80-an sebagai tema dan konsep dari album ketiganya tersebut. Ia bahkan sering kali mendengarkan beberapa lagu ditahun 80-an sebagai referensi dari konsep album terbarunya.

&quot;Referensinya dengerin lagu sih. Karena musik itu timeless kan ya. Jadi kita masih bisa dengerin lagu-lagu Fariz RM, Imaniar. Kalaj dari luar, bisa dengerin Stevie Wonder, Michael Jackson, terus Toto, Air Supply, Paul Mc Carthney, juga sama bandnya di taun 80-an. Jadi banyak sih dan kebetulan saya memang dengerinnya musik-musik kayak gitu,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
