<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menanti Aksi Mat Drajad Jadi Kabayan</title><description>Rumah produksi MNC Pictures memilih Mat Drajat untuk menjadi  bintang  utama dalam kisah Kabayan Sekolah Lagi</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/11/206/1359405/menanti-aksi-mat-drajad-jadi-kabayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/11/206/1359405/menanti-aksi-mat-drajad-jadi-kabayan"/><item><title>Menanti Aksi Mat Drajad Jadi Kabayan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/11/206/1359405/menanti-aksi-mat-drajad-jadi-kabayan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/11/206/1359405/menanti-aksi-mat-drajad-jadi-kabayan</guid><pubDate>Senin 11 April 2016 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/11/206/1359405/menanti-aksi-mat-drajad-jadi-kabayan-U65MY1xO0w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cast Kabayan Sekolah Lagi (Foto: Sabkhi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/11/206/1359405/menanti-aksi-mat-drajad-jadi-kabayan-U65MY1xO0w.jpg</image><title>Cast Kabayan Sekolah Lagi (Foto: Sabkhi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Mat Drajat menjadi aktor yang sukses menyelami karakter Kang Komar,  kepala preman pasar dalam sinetron Preman Pensiun. Setiap orang yang  melihatnya akan teringat sosok preman galak yang takut sama istri.
Namanya juga populer lewat jargon &amp;lsquo;Bebeb&amp;rsquo; yang sudah begitu melekat.  Tetapi kali ini, dia dapat tantangan besar saat menyelami karakter  Kabayan.   Rumah produksi MNC Pictures memilih Mat Drajat untuk menjadi bintang  utama dalam kisah Kabayan, cerita legendaris asal Jawa Barat dalam  sinetron Kabayan Sekolah Lagi. Tentu menjadi Kabayan berbeda dengan  Kang Komar. Tokoh Kabayan bisa dibilang sudah begitu kuat dan sudah ada  sejak abad ke-19. Tingkah laku Kabayan kerap dianggap lucu, polos,  tetapi cerdas.   Ceritanya juga menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang  terus berkembang sesuai zaman. Kesamaan dengan tokoh Kang Komar yang  pernah dimainkan Mat Drajat adalah kepolosannya. Adapun tantangan  terberatnya adalah bagaimana menghadirkan sosok Kabayan dalam versinya  sendiri. Karena diketahui, Kabayan ini sudah lekat dengan sosok mendiang  Didi Petet untuk layar lebar dan Kang Ibing dalam sinetron era 1990-an.    &amp;ldquo;Kabayan ini tokoh yang sulit. Bagaimana caranya penonton harus bisa  tersenyum dan tertawa, jadi butuh digali terus-menerus dan ini menjadi  PR karena untuk bisa keluar dari sosok Komar yang sudah melekat dan  menjadi sosok Kabayan itu susah. Jargon seperti &amp;lsquo;Bebeb&amp;rsquo; harus  dihilangkan dan sekarang diganti sama &amp;lsquo;Iteung&amp;rsquo;,&amp;rdquo; kata Mat Drajat. Namun,  sebagai aktor, tantangan besar itu diambil.   Pelan-pelan Mat Drajat mendalami karakter Kabayan dan dikombinasikan  dengan ciri khasnya menyelami karakter orang lain, seperti yang sudah  dilakukan pada penampilan sebelumnya. Selain Mat Drajat, pemain lain di  sinetron ini, yakni Imaz Fitria, Henidar Amroe, Nana Surayana, Joe P  Project, Billy Bodjanger, dan Adhi Pawitra. Sinetron ini digarap Deni  Pusung, sutradara yang berhasil meraih penghargaan Sutradara Terpuji  Festival Film Bandung 2015.   Dia berkolaborasi dengan penulis skenario Iis Moh Rois Said. Dalam  sinetron Kabayan Sekolah Lagi, pemain dituntut untuk berlogat Sunda  kental. Bagi sebagian pemain, tentu tidak mudah, terlebih bagi Imaz  Fitria yang berperan sebagai Iteung. Imaz sebenarnya bisa berbahasa  Sunda, tetapi harus dengan logat yang lebih kental. &amp;ldquo;Itu sulit karena  sehari-hari menggunakan bahasa Indonesia. Tapi sekarang sudah dibimbing  sama pemain-pemain yang lain, jadi sudah terbiasa,&amp;rdquo; kata Imaz.   Rumah produksi MNC Pictures memang ingin kembali menghidupkan kisah  legendaris asal Jawa Barat lewat sinetron Kabayan Sekolah Lagi. Kisah  yang mengangkat keluguan pemuda desa dan yang tak jarang menghadirkan  tingkah lucu dan konyol, tetapi dekat dengan masyarakat.   Dalam serial sinetron ini, benang merahnya tetap pada kisah Kabayan yang  jatuh hati dengan Iteung, tetapi hubungan keduanya tidak disetujui Abah  dan Ambu Iteung karena Kabayan tidak memiliki latar belakang pendidikan  yang baik. Abah pun memberi syarat kepada Kabayan bahwa dia harus lulus  sarjana terlebih dahulu jika ingin meminang Iteung.   Direktur Sales and Marketing RCTI Tantan mengatakan MNC Pictures  menghadirkan sinetron Kabayan dalam balutan komedi segar dengan  menyuguhkan pesan yang kuat dan bisa mudah diterima masyarakat. &amp;ldquo;Genre  komedi yang dibalut dengan drama percintaan akan sangat menarik dan  cocok untuk pemirsa RCTI saat ini. Terlebih kisah Kabayan ini adalah  cerita yang melegenda, sudah dekat dengan masyarakat, dan pastinya akan  dihadirkan dengan bumbu komedi yang lucu,&amp;rdquo; kata Tantan.   Kabayan Sekolah Lagi mulai tayang di RCTI setiap Senin-Jumat pukul 16.30  WIB, mulai Senin, 18 April 2016, dan di Drama Channel 94 Indovision ,  mulai Senin 11 April 2016 setiap Senin-Jumat, pukul 20.30 WIB.</description><content:encoded>JAKARTA- Mat Drajat menjadi aktor yang sukses menyelami karakter Kang Komar,  kepala preman pasar dalam sinetron Preman Pensiun. Setiap orang yang  melihatnya akan teringat sosok preman galak yang takut sama istri.
Namanya juga populer lewat jargon &amp;lsquo;Bebeb&amp;rsquo; yang sudah begitu melekat.  Tetapi kali ini, dia dapat tantangan besar saat menyelami karakter  Kabayan.   Rumah produksi MNC Pictures memilih Mat Drajat untuk menjadi bintang  utama dalam kisah Kabayan, cerita legendaris asal Jawa Barat dalam  sinetron Kabayan Sekolah Lagi. Tentu menjadi Kabayan berbeda dengan  Kang Komar. Tokoh Kabayan bisa dibilang sudah begitu kuat dan sudah ada  sejak abad ke-19. Tingkah laku Kabayan kerap dianggap lucu, polos,  tetapi cerdas.   Ceritanya juga menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang  terus berkembang sesuai zaman. Kesamaan dengan tokoh Kang Komar yang  pernah dimainkan Mat Drajat adalah kepolosannya. Adapun tantangan  terberatnya adalah bagaimana menghadirkan sosok Kabayan dalam versinya  sendiri. Karena diketahui, Kabayan ini sudah lekat dengan sosok mendiang  Didi Petet untuk layar lebar dan Kang Ibing dalam sinetron era 1990-an.    &amp;ldquo;Kabayan ini tokoh yang sulit. Bagaimana caranya penonton harus bisa  tersenyum dan tertawa, jadi butuh digali terus-menerus dan ini menjadi  PR karena untuk bisa keluar dari sosok Komar yang sudah melekat dan  menjadi sosok Kabayan itu susah. Jargon seperti &amp;lsquo;Bebeb&amp;rsquo; harus  dihilangkan dan sekarang diganti sama &amp;lsquo;Iteung&amp;rsquo;,&amp;rdquo; kata Mat Drajat. Namun,  sebagai aktor, tantangan besar itu diambil.   Pelan-pelan Mat Drajat mendalami karakter Kabayan dan dikombinasikan  dengan ciri khasnya menyelami karakter orang lain, seperti yang sudah  dilakukan pada penampilan sebelumnya. Selain Mat Drajat, pemain lain di  sinetron ini, yakni Imaz Fitria, Henidar Amroe, Nana Surayana, Joe P  Project, Billy Bodjanger, dan Adhi Pawitra. Sinetron ini digarap Deni  Pusung, sutradara yang berhasil meraih penghargaan Sutradara Terpuji  Festival Film Bandung 2015.   Dia berkolaborasi dengan penulis skenario Iis Moh Rois Said. Dalam  sinetron Kabayan Sekolah Lagi, pemain dituntut untuk berlogat Sunda  kental. Bagi sebagian pemain, tentu tidak mudah, terlebih bagi Imaz  Fitria yang berperan sebagai Iteung. Imaz sebenarnya bisa berbahasa  Sunda, tetapi harus dengan logat yang lebih kental. &amp;ldquo;Itu sulit karena  sehari-hari menggunakan bahasa Indonesia. Tapi sekarang sudah dibimbing  sama pemain-pemain yang lain, jadi sudah terbiasa,&amp;rdquo; kata Imaz.   Rumah produksi MNC Pictures memang ingin kembali menghidupkan kisah  legendaris asal Jawa Barat lewat sinetron Kabayan Sekolah Lagi. Kisah  yang mengangkat keluguan pemuda desa dan yang tak jarang menghadirkan  tingkah lucu dan konyol, tetapi dekat dengan masyarakat.   Dalam serial sinetron ini, benang merahnya tetap pada kisah Kabayan yang  jatuh hati dengan Iteung, tetapi hubungan keduanya tidak disetujui Abah  dan Ambu Iteung karena Kabayan tidak memiliki latar belakang pendidikan  yang baik. Abah pun memberi syarat kepada Kabayan bahwa dia harus lulus  sarjana terlebih dahulu jika ingin meminang Iteung.   Direktur Sales and Marketing RCTI Tantan mengatakan MNC Pictures  menghadirkan sinetron Kabayan dalam balutan komedi segar dengan  menyuguhkan pesan yang kuat dan bisa mudah diterima masyarakat. &amp;ldquo;Genre  komedi yang dibalut dengan drama percintaan akan sangat menarik dan  cocok untuk pemirsa RCTI saat ini. Terlebih kisah Kabayan ini adalah  cerita yang melegenda, sudah dekat dengan masyarakat, dan pastinya akan  dihadirkan dengan bumbu komedi yang lucu,&amp;rdquo; kata Tantan.   Kabayan Sekolah Lagi mulai tayang di RCTI setiap Senin-Jumat pukul 16.30  WIB, mulai Senin, 18 April 2016, dan di Drama Channel 94 Indovision ,  mulai Senin 11 April 2016 setiap Senin-Jumat, pukul 20.30 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
