<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TERHEBOH: Daftar Film Indonesia Terlaris di Awal 2016</title><description>Di awal 2016, sejumlah film Indonesia diketahui sukses menarik jutaan penonton.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/09/206/1358312/terheboh-daftar-film-indonesia-terlaris-di-awal-2016</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/09/206/1358312/terheboh-daftar-film-indonesia-terlaris-di-awal-2016"/><item><title>TERHEBOH: Daftar Film Indonesia Terlaris di Awal 2016</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/09/206/1358312/terheboh-daftar-film-indonesia-terlaris-di-awal-2016</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/04/09/206/1358312/terheboh-daftar-film-indonesia-terlaris-di-awal-2016</guid><pubDate>Sabtu 09 April 2016 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ainun Fika Muftiarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/09/206/1358312/terheboh-daftar-film-indonesia-terlaris-di-awal-2016-pocXHaJi99.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Film Indonesia terlaris (Foto: BookmyshowIndonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/09/206/1358312/terheboh-daftar-film-indonesia-terlaris-di-awal-2016-pocXHaJi99.jpg</image><title>Film Indonesia terlaris (Foto: BookmyshowIndonesia)</title></images><description>
JAKARTA- Film produksi Indonesia saat ini  terus berkembang. Bahkan secara jumlah penonton, film-film tersebut  tidak tidak kalah dengan produksi luar.
Di awal 2016, sejumlah film Indonesia diketahui sukses menarik jutaan penonton. Berikut ulasannya menurut rilis dari BookmyShowIndonesia, yang diterima Okezone.
Comic 8: Casino Kings Part 2
Penonton: 1.797.182
Pendapatan kotor: Rp 54 miliar
Setelah sukses dengan dua film terdahulunya Comic 8 (2014) dan Comic  8: Casino Kings Part 1 (2015) yang masing-masing mendapat 1,6 juta dan  1,2 penonton, Falcon Pictures mengulang kesuksesan lewat Comic 8: Casino  Kings Part 2. Tak hanya mengulang, film arahan sutradara Anggy Umbara  ini bahkan melebihi kesuksesan 2 film sebelumnya karena Comic 8: Casino  Kings Part 2 ini menembus angka 1 juta penonton hanya dalam 1 minggu.  Hal ini sekaligus berhasil memecahkan rekor perfilman Indonesia. Film  yang dibintangi banyak comic Indonesia ini telah mendapat hampir 1,8  juta penonton sejak pertama kali ditayangkan di bioskop pada 3 Maret  2016 hingga kuartal pertama di 2016 dan menghasilkan pendapatan kotor  sebanyak Rp 54 miliar.
London Love Story
Penonton: 1.124.876
Pendapatan kotor: Rp 33,7 miliar
Film garapan rumah produksi Screenplay Production ini menempati  urutan kedua dalam daftar 10 film Indonesia terlaris selama kuartal  pertama di tahun 2016 dengan jumlah penonton sebanyak 1,1 juta. London  Love Story ini dibintangi oleh Dimas Anggara dan Michelle Ziudith yang  sebelumnya juga pernah disandingkan dalam sebuah sinetron laris di tahun  2012 juga film garapan Screenplay sebelumnya, Magic Hour (2015). Film  yang tayang pada 4 Februari 2016 ini berhasil mendapatkan sekitar 560  ribu penonton selama 6 hari pertama tayang dan kini memperoleh  pendapatan kotor sebanyak Rp 33,7 miliar.
Talak 3
Penonton: 567.917
Pendapatan kotor: Rp 17 miliar
Urutan ke-3 film terlaris di kuartal pertama tahun 2016 ditempati  oleh film karya sutradara kondang Ismail Basbeth dan Hanung Bramantyo.  Dari awal tayang di bioskop yang sama dengan London Love Story yaitu 4  Februari 2016 hingga akhir kuartal pertama 2016, Talak 3 meraih hampir  568 ribu penonton dengan pendapatan kotor sebanyak Rp 17 miliar.
&amp;nbsp;
 
Ketika Mas Gagah Pergi the Movie
Penonton: 145.579
Pendapatan kotor: Rp 4,3 miliar
Ketika Mas Gagah Pergi merupakan film hasil adaptasi dari novel  berjudul sama karya Helvy Tiana Rosa yang ditulis pada tahun 1992 dan  mulai diterbitkan tahun 1997. Film yang digarap oleh IndoBroadcast  Production ini mengisahkan sedikit banyak tentang agama. Dana film  adaptasi ini berasal dari hasil patungan 405 pembaca novel Helvy di  seluruh Indonesia yang menghasilkan dana sebesar kurang lebih Rp 305  juta. Sejak awal tayang 21 Januari 2016 di bioskop-bioskop Indonesia  hingga akhir kuartal pertama 2016, Ketika Mas Gagah Pergi the Movie ini  mendapatkan 145 ribu penonton dan meraih pendapatan kotor sebanyak Rp  4,3 miliar.
Petualangan Singa Pemberani Atlantos
Penonton: 136.042
Pendapatan kotor: Rp 4,1 miliar
Indonesia terbilang jarang memproduksi film animasi. Namun, salah  satu film animasi Indonesia arahan Lee Croudy berjudul Petualangan Singa  Pemberani Atlantos ini mampu menduduki urutan ke-5 dalam daftar 10 film  Indonesia terlaris selama kuartal pertama 2016. Film animasi yang  merupakan film Indonesia pertama yang dapar diputar di studio 4DX ini  mendapatkan 136 ribu penonton dengan pendapatan kotor sebanyak Rp 4,1  miliar.
Jagoan Instan
Penonton: 126.006
Pendapatan: Rp 3,8 miliar
Film karya Fajar Bustomi Jagoan Instan menduduki urutan ke-6 dalam  daftar ini dengan jumlah penonton sebanyak 126 ribu sejak pertama kali  tayang pada 18 Februari 2016 hingga akhir kuartal pertama di tahun 2016  ini. Cerita film hasil produksi StarVision Plus ini dibuat dan dikemas  berdasarkan kedekatan pada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia  agar mudah disukai penonton dan ternyata berhasil karena mampu menarik  126 ribu penonton. Jagoan Instan memperoleh pendapatan kotor sebesar Rp  3,8 miliar.
Pesantren Impian
Penonton: 104.491
Pendapatan kotor: Rp 3,1 miliar
Film thriller hasil adaptasi dari novel karya Asma Nadia dengan judul  yang sama Pesantren Impian duduk di urutan ke-7 dengan jumlah penonton  sebanyak 104 ribu dan pendapatan kotor sebesar Rp 3,1 miliar. Film  bergenre horor thriller ini berbeda dengan kebanyakan film horor  Indonesia lainnya, karena meskipun horor Pesantren Impian ini tetap  menuturkan dakwah Islami di dalamnya sesuai dengan judulnya. Selain  dakwah-dakwah islami, film yang tayang 3 Maret 2016 juga banyak  menyisipkan isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat  Indonesia.
&amp;nbsp;
 
Wa&amp;rsquo;alaikumussalam Paris
Penonton: 71.852
Pendapatan kotor: Rp 2,1 miliar
Jika tadi Pesantren Impian yang bergenre horor thriller islami duduk  di urutan ke-8, film yang juga bernuansa islami Wa&amp;rsquo;alaikumussalam Paris  duduk di posisi selanjutnya yaitu urutan kedelapan. Film bergenre drama  komedi ini dibintangi oleh dua aktor Indonesia berwajah bule Nino  Fernandez dan Velove Vexia. Film ini mendapatkan 71 ribu penonton sejak  awal tayang 17 Maret 2016 kemarin dan memperoleh pendapatan kotor  sebanyak Rp 2,1 miliar.
Surat dari Praha
Penonton: 62.343
Pendapatan kotor: Rp 1,9 miliar
Film drama romantis yang disutradarai 5 orang termasuk aktor Chicco  Jerikho dan penyanyi Glenn Fredly ini menempati urutan #9 dalam daftar  10 film terlaris selama kuartal pertama 2016 dengan jumlah 62 ribu  penonton dan pendapatan kotor sebesar Rp 1,9 miliar. Surat dari Praha  sempat dirundung masalah. Film ini mendapatkan somasi dari Yusri Fajar,  seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, Malang, karena  diduga melakukan penjiplakan terhadap kumpulan cerita pendek karya  Yusri yang terbit tahun 2012 dengan judul sama.
Tausiyah Cinta
Penonton: 61.981
Pendapatan kotor: Rp 1,8 miliar
Berselisih tipis dengan Surat dari Praha, film drama yang dibintangi  oleh Irwansyah, Peggy Melati Sukma, dan Meyda Sefira ini berada di  tempat terakhir dalam daftar 10 film terlaris selama kuartal 2016. Sejak  awal tayang pada 7 Januari 2016 hingga akhir kuartal pertama 2016, film  Tausiyah Cinta mendapatkan kurang lebih 61 ribu penonton dengan  pendapatan kotor sebanyak Rp 1,8 miliar. Film yang diilhami dari sebuah  puisi dalam buku terlaris dengan judul yang sama Tausiyah Cinta juga  memperkenalkan banyak aktor pendatang baru, seperti Hamas Syahid  Izzuddin, Rendy Herpy, Ressa Rere, dan Hidayatur Rahmi.
</description><content:encoded>
JAKARTA- Film produksi Indonesia saat ini  terus berkembang. Bahkan secara jumlah penonton, film-film tersebut  tidak tidak kalah dengan produksi luar.
Di awal 2016, sejumlah film Indonesia diketahui sukses menarik jutaan penonton. Berikut ulasannya menurut rilis dari BookmyShowIndonesia, yang diterima Okezone.
Comic 8: Casino Kings Part 2
Penonton: 1.797.182
Pendapatan kotor: Rp 54 miliar
Setelah sukses dengan dua film terdahulunya Comic 8 (2014) dan Comic  8: Casino Kings Part 1 (2015) yang masing-masing mendapat 1,6 juta dan  1,2 penonton, Falcon Pictures mengulang kesuksesan lewat Comic 8: Casino  Kings Part 2. Tak hanya mengulang, film arahan sutradara Anggy Umbara  ini bahkan melebihi kesuksesan 2 film sebelumnya karena Comic 8: Casino  Kings Part 2 ini menembus angka 1 juta penonton hanya dalam 1 minggu.  Hal ini sekaligus berhasil memecahkan rekor perfilman Indonesia. Film  yang dibintangi banyak comic Indonesia ini telah mendapat hampir 1,8  juta penonton sejak pertama kali ditayangkan di bioskop pada 3 Maret  2016 hingga kuartal pertama di 2016 dan menghasilkan pendapatan kotor  sebanyak Rp 54 miliar.
London Love Story
Penonton: 1.124.876
Pendapatan kotor: Rp 33,7 miliar
Film garapan rumah produksi Screenplay Production ini menempati  urutan kedua dalam daftar 10 film Indonesia terlaris selama kuartal  pertama di tahun 2016 dengan jumlah penonton sebanyak 1,1 juta. London  Love Story ini dibintangi oleh Dimas Anggara dan Michelle Ziudith yang  sebelumnya juga pernah disandingkan dalam sebuah sinetron laris di tahun  2012 juga film garapan Screenplay sebelumnya, Magic Hour (2015). Film  yang tayang pada 4 Februari 2016 ini berhasil mendapatkan sekitar 560  ribu penonton selama 6 hari pertama tayang dan kini memperoleh  pendapatan kotor sebanyak Rp 33,7 miliar.
Talak 3
Penonton: 567.917
Pendapatan kotor: Rp 17 miliar
Urutan ke-3 film terlaris di kuartal pertama tahun 2016 ditempati  oleh film karya sutradara kondang Ismail Basbeth dan Hanung Bramantyo.  Dari awal tayang di bioskop yang sama dengan London Love Story yaitu 4  Februari 2016 hingga akhir kuartal pertama 2016, Talak 3 meraih hampir  568 ribu penonton dengan pendapatan kotor sebanyak Rp 17 miliar.
&amp;nbsp;
 
Ketika Mas Gagah Pergi the Movie
Penonton: 145.579
Pendapatan kotor: Rp 4,3 miliar
Ketika Mas Gagah Pergi merupakan film hasil adaptasi dari novel  berjudul sama karya Helvy Tiana Rosa yang ditulis pada tahun 1992 dan  mulai diterbitkan tahun 1997. Film yang digarap oleh IndoBroadcast  Production ini mengisahkan sedikit banyak tentang agama. Dana film  adaptasi ini berasal dari hasil patungan 405 pembaca novel Helvy di  seluruh Indonesia yang menghasilkan dana sebesar kurang lebih Rp 305  juta. Sejak awal tayang 21 Januari 2016 di bioskop-bioskop Indonesia  hingga akhir kuartal pertama 2016, Ketika Mas Gagah Pergi the Movie ini  mendapatkan 145 ribu penonton dan meraih pendapatan kotor sebanyak Rp  4,3 miliar.
Petualangan Singa Pemberani Atlantos
Penonton: 136.042
Pendapatan kotor: Rp 4,1 miliar
Indonesia terbilang jarang memproduksi film animasi. Namun, salah  satu film animasi Indonesia arahan Lee Croudy berjudul Petualangan Singa  Pemberani Atlantos ini mampu menduduki urutan ke-5 dalam daftar 10 film  Indonesia terlaris selama kuartal pertama 2016. Film animasi yang  merupakan film Indonesia pertama yang dapar diputar di studio 4DX ini  mendapatkan 136 ribu penonton dengan pendapatan kotor sebanyak Rp 4,1  miliar.
Jagoan Instan
Penonton: 126.006
Pendapatan: Rp 3,8 miliar
Film karya Fajar Bustomi Jagoan Instan menduduki urutan ke-6 dalam  daftar ini dengan jumlah penonton sebanyak 126 ribu sejak pertama kali  tayang pada 18 Februari 2016 hingga akhir kuartal pertama di tahun 2016  ini. Cerita film hasil produksi StarVision Plus ini dibuat dan dikemas  berdasarkan kedekatan pada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia  agar mudah disukai penonton dan ternyata berhasil karena mampu menarik  126 ribu penonton. Jagoan Instan memperoleh pendapatan kotor sebesar Rp  3,8 miliar.
Pesantren Impian
Penonton: 104.491
Pendapatan kotor: Rp 3,1 miliar
Film thriller hasil adaptasi dari novel karya Asma Nadia dengan judul  yang sama Pesantren Impian duduk di urutan ke-7 dengan jumlah penonton  sebanyak 104 ribu dan pendapatan kotor sebesar Rp 3,1 miliar. Film  bergenre horor thriller ini berbeda dengan kebanyakan film horor  Indonesia lainnya, karena meskipun horor Pesantren Impian ini tetap  menuturkan dakwah Islami di dalamnya sesuai dengan judulnya. Selain  dakwah-dakwah islami, film yang tayang 3 Maret 2016 juga banyak  menyisipkan isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat  Indonesia.
&amp;nbsp;
 
Wa&amp;rsquo;alaikumussalam Paris
Penonton: 71.852
Pendapatan kotor: Rp 2,1 miliar
Jika tadi Pesantren Impian yang bergenre horor thriller islami duduk  di urutan ke-8, film yang juga bernuansa islami Wa&amp;rsquo;alaikumussalam Paris  duduk di posisi selanjutnya yaitu urutan kedelapan. Film bergenre drama  komedi ini dibintangi oleh dua aktor Indonesia berwajah bule Nino  Fernandez dan Velove Vexia. Film ini mendapatkan 71 ribu penonton sejak  awal tayang 17 Maret 2016 kemarin dan memperoleh pendapatan kotor  sebanyak Rp 2,1 miliar.
Surat dari Praha
Penonton: 62.343
Pendapatan kotor: Rp 1,9 miliar
Film drama romantis yang disutradarai 5 orang termasuk aktor Chicco  Jerikho dan penyanyi Glenn Fredly ini menempati urutan #9 dalam daftar  10 film terlaris selama kuartal pertama 2016 dengan jumlah 62 ribu  penonton dan pendapatan kotor sebesar Rp 1,9 miliar. Surat dari Praha  sempat dirundung masalah. Film ini mendapatkan somasi dari Yusri Fajar,  seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, Malang, karena  diduga melakukan penjiplakan terhadap kumpulan cerita pendek karya  Yusri yang terbit tahun 2012 dengan judul sama.
Tausiyah Cinta
Penonton: 61.981
Pendapatan kotor: Rp 1,8 miliar
Berselisih tipis dengan Surat dari Praha, film drama yang dibintangi  oleh Irwansyah, Peggy Melati Sukma, dan Meyda Sefira ini berada di  tempat terakhir dalam daftar 10 film terlaris selama kuartal 2016. Sejak  awal tayang pada 7 Januari 2016 hingga akhir kuartal pertama 2016, film  Tausiyah Cinta mendapatkan kurang lebih 61 ribu penonton dengan  pendapatan kotor sebanyak Rp 1,8 miliar. Film yang diilhami dari sebuah  puisi dalam buku terlaris dengan judul yang sama Tausiyah Cinta juga  memperkenalkan banyak aktor pendatang baru, seperti Hamas Syahid  Izzuddin, Rendy Herpy, Ressa Rere, dan Hidayatur Rahmi.
</content:encoded></item></channel></rss>
