<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayako Kobayashi Ungkap Adegan Favorit di Drama Oshin</title><description>Pemeran drama populer Jepang Oshin cilik Ayako Kobayashi (43) berbagi rahasia proses syuting dua adegan paling berkesan baginya</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/20/206/1316916/ayako-kobayashi-ungkap-adegan-favorit-di-drama-oshin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/20/206/1316916/ayako-kobayashi-ungkap-adegan-favorit-di-drama-oshin"/><item><title>Ayako Kobayashi Ungkap Adegan Favorit di Drama Oshin</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/20/206/1316916/ayako-kobayashi-ungkap-adegan-favorit-di-drama-oshin</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/20/206/1316916/ayako-kobayashi-ungkap-adegan-favorit-di-drama-oshin</guid><pubDate>Sabtu 20 Februari 2016 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rima Wahyuningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/20/206/1316916/ayako-kobayashi-ungkap-adegan-favorit-di-drama-oshin-sWide7BWma.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayako Kobayashi (Foto: Rima/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/20/206/1316916/ayako-kobayashi-ungkap-adegan-favorit-di-drama-oshin-sWide7BWma.jpg</image><title>Ayako Kobayashi (Foto: Rima/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemeran drama populer Jepang Oshin cilik Ayako Kobayashi (43) berbagi rahasia proses syuting dua adegan paling berkesan baginya dari drama yang ia bintang saat berusia 10 tahun tersebut. Ia mengungkapkan kalau drama tersebut melibatkan lebih dari staf produksi termasuk warga setempat Yamagata, Jepang saat memasuki musim dingin. Baginya, terdapat dua adegan yang paling berkesan, pertama, adegan Oshin terpisah di sungai dan berteriak-teriak memanggil ibunya dan kedua, saat pingsan akibat terhantam badai salju. Dibalik dua adegan tersebut, Ayako mengungkapkan rahasia dibalik proses syutingnya. &quot;Adegan yang paling berkesan di drama itu adalah pas adegan terpisah dengan ibunya dan Oshin teriak-teriak dari perahu 'Ibu! Ibu!' Pas adegan itu saya tidak benar-benar jalan, tapi diikat dengan truk crane. Supaya staf tidak kelihatan, para staf mengumpat di balik selimut dan ditutupi salju, ujarnya, saat ditemui dalam konferensi pers penayangan ulang Oshin di saluran televisi jaringan Waku Waku Japan di Plaza Senayan, Jakarta Selatan.Pada adegan kedua, Ayako mengatakan kalau dirinya kesulitan melaukan adegan salju saat ditebarkan salju didepan kipas oleh para staf. Ia menganggap itu sebagai adegan terberatnya karena juga harus beradegan pingsan. Tak hanya itu, sebagai wanita asal Tokyo, ia juga kesulitan untuk mengucapkan dialek bahasa daerah Yamagata untuk perannya.&quot;Saya juga kesulitan dengan dialek bahasa daerah Yamagata karena Oshin adalah anak perempuan asal Yamagata sedangkan saya dari Tokyo. Jadi harus belajar bahasa derah dengan guru khusus sambil mendengar rekaman dialeknya untuk syuting. Jadi saya harus menghafal naskah dengan bahasa daerah Yamagata,&quot; tambahnya. Kepopuleran Oshin di berbagai negara dan dikenal sebagai drama legenda Jepang membuat Ayako sebagai salah satu pemeran merasa tidak percaya karena bisa dikenal hingga saat ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemeran drama populer Jepang Oshin cilik Ayako Kobayashi (43) berbagi rahasia proses syuting dua adegan paling berkesan baginya dari drama yang ia bintang saat berusia 10 tahun tersebut. Ia mengungkapkan kalau drama tersebut melibatkan lebih dari staf produksi termasuk warga setempat Yamagata, Jepang saat memasuki musim dingin. Baginya, terdapat dua adegan yang paling berkesan, pertama, adegan Oshin terpisah di sungai dan berteriak-teriak memanggil ibunya dan kedua, saat pingsan akibat terhantam badai salju. Dibalik dua adegan tersebut, Ayako mengungkapkan rahasia dibalik proses syutingnya. &quot;Adegan yang paling berkesan di drama itu adalah pas adegan terpisah dengan ibunya dan Oshin teriak-teriak dari perahu 'Ibu! Ibu!' Pas adegan itu saya tidak benar-benar jalan, tapi diikat dengan truk crane. Supaya staf tidak kelihatan, para staf mengumpat di balik selimut dan ditutupi salju, ujarnya, saat ditemui dalam konferensi pers penayangan ulang Oshin di saluran televisi jaringan Waku Waku Japan di Plaza Senayan, Jakarta Selatan.Pada adegan kedua, Ayako mengatakan kalau dirinya kesulitan melaukan adegan salju saat ditebarkan salju didepan kipas oleh para staf. Ia menganggap itu sebagai adegan terberatnya karena juga harus beradegan pingsan. Tak hanya itu, sebagai wanita asal Tokyo, ia juga kesulitan untuk mengucapkan dialek bahasa daerah Yamagata untuk perannya.&quot;Saya juga kesulitan dengan dialek bahasa daerah Yamagata karena Oshin adalah anak perempuan asal Yamagata sedangkan saya dari Tokyo. Jadi harus belajar bahasa derah dengan guru khusus sambil mendengar rekaman dialeknya untuk syuting. Jadi saya harus menghafal naskah dengan bahasa daerah Yamagata,&quot; tambahnya. Kepopuleran Oshin di berbagai negara dan dikenal sebagai drama legenda Jepang membuat Ayako sebagai salah satu pemeran merasa tidak percaya karena bisa dikenal hingga saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
