<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usher Jadi Korban Kebrutalan Polisi AS</title><description>Usher mengangkat kasus kekerasan oleh polisi terhadap warga sipil kulit hitam yang tengah menjadi isu besar di Amerika Serikat (AS).</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/03/205/1303539/usher-jadi-korban-kebrutalan-polisi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/03/205/1303539/usher-jadi-korban-kebrutalan-polisi-as"/><item><title>Usher Jadi Korban Kebrutalan Polisi AS</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/03/205/1303539/usher-jadi-korban-kebrutalan-polisi-as</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2016/02/03/205/1303539/usher-jadi-korban-kebrutalan-polisi-as</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2016 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Cininta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/03/205/1303539/usher-jadi-korban-kebrutalan-polisii-as-2x967n4QVj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Usher. (Foto: Billboard)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/03/205/1303539/usher-jadi-korban-kebrutalan-polisii-as-2x967n4QVj.jpg</image><title>Usher. (Foto: Billboard)</title></images><description>LOS ANGELES- Kasus kekerasan oleh polisi yang tengah menjadi isu besar di Amerika Serikat (AS), mengundang keprihatinan bintang R&amp;amp;B Usher. Ia mengangkat isu tersebut dalam video klip terbarunya, Chains.
Video hitam-putih berdurasi 03.49 itu dirilis di YouTube, Selasa (2/2/2016), dan menampilkan adegan Usher melarikan diri dari polisi. Darah, senjata, dan borgol juga terlihat dalam video tersebut.
Video yang disutradarai oleh Ben Louis Nicholas itu ditutup dengan adegan Usher menghadiri pemakamannya sendiri setelah ia menyadari bahwa dirinya telah tewas ditembak polisi.

Lagu Chains sendiri diciptakan Usher sebagai kritik terhadap kebrutalan polisi AS terhadap warga sipil kulit hitam. Dalam lagu ini ia berkolaborasi dengan rapper Nas dan Bibi Bourelly.</description><content:encoded>LOS ANGELES- Kasus kekerasan oleh polisi yang tengah menjadi isu besar di Amerika Serikat (AS), mengundang keprihatinan bintang R&amp;amp;B Usher. Ia mengangkat isu tersebut dalam video klip terbarunya, Chains.
Video hitam-putih berdurasi 03.49 itu dirilis di YouTube, Selasa (2/2/2016), dan menampilkan adegan Usher melarikan diri dari polisi. Darah, senjata, dan borgol juga terlihat dalam video tersebut.
Video yang disutradarai oleh Ben Louis Nicholas itu ditutup dengan adegan Usher menghadiri pemakamannya sendiri setelah ia menyadari bahwa dirinya telah tewas ditembak polisi.

Lagu Chains sendiri diciptakan Usher sebagai kritik terhadap kebrutalan polisi AS terhadap warga sipil kulit hitam. Dalam lagu ini ia berkolaborasi dengan rapper Nas dan Bibi Bourelly.</content:encoded></item></channel></rss>
