<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Tunjangan DPR, Venna Melinda: Senang-senang di Atas Penderitaan Orang Banyak</title><description>Venna Melinda berikan komentarnya perihal kenaikan tunjangan DPR.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/09/21/33/1218352/kenaikan-tunjangan-dpr-venna-melinda-senang-senang-di-atas-penderitaan-orang-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2015/09/21/33/1218352/kenaikan-tunjangan-dpr-venna-melinda-senang-senang-di-atas-penderitaan-orang-banyak"/><item><title>Kenaikan Tunjangan DPR, Venna Melinda: Senang-senang di Atas Penderitaan Orang Banyak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/09/21/33/1218352/kenaikan-tunjangan-dpr-venna-melinda-senang-senang-di-atas-penderitaan-orang-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2015/09/21/33/1218352/kenaikan-tunjangan-dpr-venna-melinda-senang-senang-di-atas-penderitaan-orang-banyak</guid><pubDate>Senin 21 September 2015 18:20 WIB</pubDate><dc:creator>Raynaldi Wahyu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/21/33/1218352/kenaikan-tunjangan-dpr-venna-melinda-senang-senang-di-atas-penderitaan-orang-banyak-FN4byG81S7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Venna Melinda berikan komentarnya perihal kenaikan tunjangan DPR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/21/33/1218352/kenaikan-tunjangan-dpr-venna-melinda-senang-senang-di-atas-penderitaan-orang-banyak-FN4byG81S7.jpg</image><title>Venna Melinda berikan komentarnya perihal kenaikan tunjangan DPR (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Permintaan kenaikan tunjangan bagi anggota DPR belakangan ini menimbulkan polemik besar di masyarakat, tak terkecuali para wakil rakyat yang kontra akan hal tersebut.
Sebagai mantan anggota DPR, Venna Melinda mengaku keberatan akan kenaikan tunjangan yang diusulkan oleh DPR. Menurutnya masih banyak hal lain yang harus dipertimbangkan.
&quot;Saya pribadi nggak setuju dengan kenaikan tunjangan, karena menurut saya nggak urgent. Lebih baik untuk gaji buruh dan dosen atau pengajar. Apalagi kan, daya beli sekarang lemah,&quot; ungkap Venna saat ditemui dikawasan Kasablanka, Jakarta Selatan.
Menurut aktris yang juga sempat menjalin asmara dengan anggota DPR ini, kenaikan tunjangan akan lebih baik jika dibatalkan. Karena sangat bertolak belakang dengan kemakmuran masyarakat Indonesia dewasa ini.
&quot;Sebenarnya bisa dibatalin sama Menteri Keuangan karena Pak Jokowi kan nggak setuju. Karena memang sangat sensitif aja, senang-senang di atas penderitaan orang banyak. (Tunjangan) kemarin masih cukup kok. Karena wacana itu juga nggak representative dari semua anggota DPR,&quot; tegasnya.
Diketahui, Kementerian Keuangan melalui surat keputusan Nomor S-520/ MK.02/2015 telah menyetujui kenaikan tunjangan, meskipun angkanya di bawah usulan DPR.


</description><content:encoded>
JAKARTA - Permintaan kenaikan tunjangan bagi anggota DPR belakangan ini menimbulkan polemik besar di masyarakat, tak terkecuali para wakil rakyat yang kontra akan hal tersebut.
Sebagai mantan anggota DPR, Venna Melinda mengaku keberatan akan kenaikan tunjangan yang diusulkan oleh DPR. Menurutnya masih banyak hal lain yang harus dipertimbangkan.
&quot;Saya pribadi nggak setuju dengan kenaikan tunjangan, karena menurut saya nggak urgent. Lebih baik untuk gaji buruh dan dosen atau pengajar. Apalagi kan, daya beli sekarang lemah,&quot; ungkap Venna saat ditemui dikawasan Kasablanka, Jakarta Selatan.
Menurut aktris yang juga sempat menjalin asmara dengan anggota DPR ini, kenaikan tunjangan akan lebih baik jika dibatalkan. Karena sangat bertolak belakang dengan kemakmuran masyarakat Indonesia dewasa ini.
&quot;Sebenarnya bisa dibatalin sama Menteri Keuangan karena Pak Jokowi kan nggak setuju. Karena memang sangat sensitif aja, senang-senang di atas penderitaan orang banyak. (Tunjangan) kemarin masih cukup kok. Karena wacana itu juga nggak representative dari semua anggota DPR,&quot; tegasnya.
Diketahui, Kementerian Keuangan melalui surat keputusan Nomor S-520/ MK.02/2015 telah menyetujui kenaikan tunjangan, meskipun angkanya di bawah usulan DPR.


</content:encoded></item></channel></rss>
