<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hidup Sederhana, Aktor Edi Gombloh Tolak Jadi Pengemis</title><description>Pendapatan Edi Gombloh setelah menjadi aktor kini jauh berbeda saat usianya  sudah senja. Namun, ia bersyukur dibandingkan teman-temannya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/07/08/33/1178396/hidup-sederhana-aktor-edi-gombloh-tolak-jadi-pengemis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2015/07/08/33/1178396/hidup-sederhana-aktor-edi-gombloh-tolak-jadi-pengemis"/><item><title>Hidup Sederhana, Aktor Edi Gombloh Tolak Jadi Pengemis</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/07/08/33/1178396/hidup-sederhana-aktor-edi-gombloh-tolak-jadi-pengemis</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2015/07/08/33/1178396/hidup-sederhana-aktor-edi-gombloh-tolak-jadi-pengemis</guid><pubDate>Rabu 08 Juli 2015 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/08/33/1178396/hidup-sederhana-aktor-edi-gombloh-tolak-jadi-pengemis-68FlMM9hpt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Edi Gombloh jalani hidup hari tua di Yogyakarta (Foto: Markus Yuwono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/08/33/1178396/hidup-sederhana-aktor-edi-gombloh-tolak-jadi-pengemis-68FlMM9hpt.jpg</image><title>Edi Gombloh jalani hidup hari tua di Yogyakarta (Foto: Markus Yuwono)</title></images><description>YOGYAKARTA - Sempat berada di puncak karier di tahun 1970-1980an lewat beberapa aktingnya bersama aktor lawas lainnya seperti mendiang Benyamin S, Bagio dan lainnya, Edi Gombloh kini hidup tenang di kawasan Yogyakarta.
&amp;nbsp;
Diakuinya, pendapatannya setelah menjadi aktor kini jauh berbeda saat usianya sudah senja. Namun, ia menolak mengemis meskipun penghasilannya kini tak sebesar dahulu. Edi bersyukur dibandingkan teman-temannya yang hidup memprihatinkan dimasa tuanya.
&amp;nbsp;
&quot;Uang juga dicukup-cukupin untuk kebutuhan. Yang penting itu kan bersyukur, apa pun kondisinya. Jangan sampai lah menengadahkan tangan,&quot; kata Edi dikediamannya di kawasan Yogyakarta, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Pria kelahiran Yogyakarta 17 Agustus 1941 berpesan kepada artis-artis muda untuk tidak berfoya-foya ketika masih jaya. Ia mengaku prihatin jika ada artis yang sempat jaya namun dimasa tuanya menderita.
&amp;nbsp;
&quot;Yang muda-muda sekarang ini jangan berfoya-foya, hidup sederhana, menabung dan berinvestasilah untuk hari tua,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Edi pun kini bahagia menikmati masa tuanya. Ia pun memilih Yogyakarta sebagai kediamannya karena suasananya yang tenang bila dibanding kota Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau di Jakarta emang banyak peluang, dibanding di Yogya yang perputaran uangnya tidak terlalu kencang,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Sempat berada di puncak karier di tahun 1970-1980an lewat beberapa aktingnya bersama aktor lawas lainnya seperti mendiang Benyamin S, Bagio dan lainnya, Edi Gombloh kini hidup tenang di kawasan Yogyakarta.
&amp;nbsp;
Diakuinya, pendapatannya setelah menjadi aktor kini jauh berbeda saat usianya sudah senja. Namun, ia menolak mengemis meskipun penghasilannya kini tak sebesar dahulu. Edi bersyukur dibandingkan teman-temannya yang hidup memprihatinkan dimasa tuanya.
&amp;nbsp;
&quot;Uang juga dicukup-cukupin untuk kebutuhan. Yang penting itu kan bersyukur, apa pun kondisinya. Jangan sampai lah menengadahkan tangan,&quot; kata Edi dikediamannya di kawasan Yogyakarta, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Pria kelahiran Yogyakarta 17 Agustus 1941 berpesan kepada artis-artis muda untuk tidak berfoya-foya ketika masih jaya. Ia mengaku prihatin jika ada artis yang sempat jaya namun dimasa tuanya menderita.
&amp;nbsp;
&quot;Yang muda-muda sekarang ini jangan berfoya-foya, hidup sederhana, menabung dan berinvestasilah untuk hari tua,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Edi pun kini bahagia menikmati masa tuanya. Ia pun memilih Yogyakarta sebagai kediamannya karena suasananya yang tenang bila dibanding kota Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau di Jakarta emang banyak peluang, dibanding di Yogya yang perputaran uangnya tidak terlalu kencang,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
