<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagu Amal Paling Sukses Sepanjang Masa</title><description>Lagu amal yang paling sukses menarik perhatian publik</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/06/30/205/1173563/lagu-amal-paling-sukses-sepanjang-masa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2015/06/30/205/1173563/lagu-amal-paling-sukses-sepanjang-masa"/><item><title>Lagu Amal Paling Sukses Sepanjang Masa</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/06/30/205/1173563/lagu-amal-paling-sukses-sepanjang-masa</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2015/06/30/205/1173563/lagu-amal-paling-sukses-sepanjang-masa</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2015 09:04 WIB</pubDate><dc:creator>Yani Lauwoie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/30/205/1173563/lagu-amal-paling-sukses-sepanjang-masa-4LmkY18hnU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para musisi yang tergabung dalam USA for Africa menyanyikan lagu &quot;We Are The World&quot;. (Foto: The Guardian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/30/205/1173563/lagu-amal-paling-sukses-sepanjang-masa-4LmkY18hnU.jpg</image><title>Para musisi yang tergabung dalam USA for Africa menyanyikan lagu &quot;We Are The World&quot;. (Foto: The Guardian)</title></images><description>  Normal 0     false false false  EN-AU X-NONE X-NONE                           
Biasanya, sebuah lagu membuat kita merasa bahagia, romantis, rindu, atau sedih. Namun ada pula lagu-lagu yang diciptakan dengan tujuan yang lebih besar dari itu, yakni untuk menggalang dukungan terhadap isu-isu sosial, seperti kelaparan, peperangan, dan wabah AIDS. Berikut ini adalah lagu-lagu amal yang paling sukses menarik perhatian publik.
1.&amp;nbsp; &quot;Just Another Day In Paradise&quot;
Isu: Tunawisma
Artis: Phil Collins
Penggalan Lirik: &amp;ldquo;Oh Lord, is there nothing more anybody can do. Oh Lord, there must be something you can say.&amp;rdquo;
Pencapaian: Menjadi single no.1 di Amerika Serikat selama empat minggu.

2. &amp;ldquo;We Are The World&amp;rdquo;
Isu: Kelaparan dan wabah penyakit di Afrika
Artis: 44 musisi yang tergabung dalam USA for Africa, antara lain Michael Jackson, Lionel Richie, Kenny Rogers, James Ingram, Al Jarreau, Bob Geldof, dan Diana Ross
Penggalan Lirik: &amp;ldquo;We are the world, we are the children. We are the ones who make a brighter day. So let's start giving.&amp;rdquo;
Pencapaian: Terjual lebih dari 20 juta kopi di seluruh dunia dan masuk daftar 30 single terlaris sepanjang masa.

3. &amp;rdquo;That&amp;rsquo;s What Friends Are For&amp;rdquo;
Isu: Dukungan untuk American Foundation for AIDS Research (AmFAR)
Artis: Dionne Warwick, Stevie Wonder, Gladys Knight and Elton John
Penggalan Lirik: &amp;ldquo;Keep smiling, keep shining. Knowing you can always count on me, for sure. That's what friends are for.&amp;rdquo;
Pencapaian: Menggalang dana lebih dari US$3 juta
                                                                                                                                            

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin-top:0cm;
	mso-para-margin-right:0cm;
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;
	mso-para-margin-left:0cm;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-language:EN-US;}

</description><content:encoded>  Normal 0     false false false  EN-AU X-NONE X-NONE                           
Biasanya, sebuah lagu membuat kita merasa bahagia, romantis, rindu, atau sedih. Namun ada pula lagu-lagu yang diciptakan dengan tujuan yang lebih besar dari itu, yakni untuk menggalang dukungan terhadap isu-isu sosial, seperti kelaparan, peperangan, dan wabah AIDS. Berikut ini adalah lagu-lagu amal yang paling sukses menarik perhatian publik.
1.&amp;nbsp; &quot;Just Another Day In Paradise&quot;
Isu: Tunawisma
Artis: Phil Collins
Penggalan Lirik: &amp;ldquo;Oh Lord, is there nothing more anybody can do. Oh Lord, there must be something you can say.&amp;rdquo;
Pencapaian: Menjadi single no.1 di Amerika Serikat selama empat minggu.

2. &amp;ldquo;We Are The World&amp;rdquo;
Isu: Kelaparan dan wabah penyakit di Afrika
Artis: 44 musisi yang tergabung dalam USA for Africa, antara lain Michael Jackson, Lionel Richie, Kenny Rogers, James Ingram, Al Jarreau, Bob Geldof, dan Diana Ross
Penggalan Lirik: &amp;ldquo;We are the world, we are the children. We are the ones who make a brighter day. So let's start giving.&amp;rdquo;
Pencapaian: Terjual lebih dari 20 juta kopi di seluruh dunia dan masuk daftar 30 single terlaris sepanjang masa.

3. &amp;rdquo;That&amp;rsquo;s What Friends Are For&amp;rdquo;
Isu: Dukungan untuk American Foundation for AIDS Research (AmFAR)
Artis: Dionne Warwick, Stevie Wonder, Gladys Knight and Elton John
Penggalan Lirik: &amp;ldquo;Keep smiling, keep shining. Knowing you can always count on me, for sure. That's what friends are for.&amp;rdquo;
Pencapaian: Menggalang dana lebih dari US$3 juta
                                                                                                                                            

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin-top:0cm;
	mso-para-margin-right:0cm;
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;
	mso-para-margin-left:0cm;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-language:EN-US;}

</content:encoded></item></channel></rss>
