<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik Meninggalnya Pepeng</title><description>Putra kedua Pepeng bercerita saat masa-masa kritis sang ayah sebelum menghembuskan nafas terakhir.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/05/06/33/1145708/detik-detik-meninggalnya-pepeng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2015/05/06/33/1145708/detik-detik-meninggalnya-pepeng"/><item><title>Detik-Detik Meninggalnya Pepeng</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2015/05/06/33/1145708/detik-detik-meninggalnya-pepeng</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2015/05/06/33/1145708/detik-detik-meninggalnya-pepeng</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2015 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/06/33/1145708/detik-detik-meninggalnya-pepeng-Ce0PXrQCG0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Detik-detik meninggalnya Pepeng (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/06/33/1145708/detik-detik-meninggalnya-pepeng-Ce0PXrQCG0.jpg</image><title>Detik-detik meninggalnya Pepeng (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>
BANTEN - Beberapa tahun terakhir memang kondisi komedian Pepeng terbaring lemah. Dirinya hanya bisa duduk atau terbaring sambil melakukan kegiatannya.

Presenter kuis Jari-Jari itu memang sering keluar masuk rumah sakit akibat penyakit Multiple Sclerosis. Saat melawan penyakit itu, Pepeng menghembuskan nafas terakhir pagi ini.

Gerimio Muhammad, putra kedua Pepeng bercerita saat masa-masa kritis sang ayah sebelum menghembuskan nafas terakhir. Menurut penuturan Gerimio, Pepeng masuk UGD RS Puri Cinere sekitar pukul 00.00 WIB, Rabu 6 Mei, dini hari.

&quot;Saat itu masuk uGD dijemput naik Ambulance. Kita anak-anak jaga sampai jam dua pagi. masuk itu, gantian jaga,&quot; ungkap Gerimio di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/5/2015).

Sekitar pukul 09.00 WIB pagi hari, badan Pepeng mulai merasakan kejang-kejang. Dokter pun mulai melakukan penanganan.

&quot;Saat itu masih bisa ngomong. Tapi kayak sudah enggak kuat, saya berusaha nenangin, saya pikir masih bisa sehat lagi,&quot; sambungnya.

Akhirnya pada sekira pukul 10.05 WIB, Pepeng menghembuskan nafas terakhir. Sebelumnya dokter melakukan pemompaan di bagian dada komedian bernama asli Ferrasta Soebardi itu.

&quot;Dada ya sempat dipompa, terakhir badannya sakit, sesak napas, sering menggigil, ada cairan di dada, tapi kita sedot terus. Papa meninggal dengan tenang,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
BANTEN - Beberapa tahun terakhir memang kondisi komedian Pepeng terbaring lemah. Dirinya hanya bisa duduk atau terbaring sambil melakukan kegiatannya.

Presenter kuis Jari-Jari itu memang sering keluar masuk rumah sakit akibat penyakit Multiple Sclerosis. Saat melawan penyakit itu, Pepeng menghembuskan nafas terakhir pagi ini.

Gerimio Muhammad, putra kedua Pepeng bercerita saat masa-masa kritis sang ayah sebelum menghembuskan nafas terakhir. Menurut penuturan Gerimio, Pepeng masuk UGD RS Puri Cinere sekitar pukul 00.00 WIB, Rabu 6 Mei, dini hari.

&quot;Saat itu masuk uGD dijemput naik Ambulance. Kita anak-anak jaga sampai jam dua pagi. masuk itu, gantian jaga,&quot; ungkap Gerimio di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/5/2015).

Sekitar pukul 09.00 WIB pagi hari, badan Pepeng mulai merasakan kejang-kejang. Dokter pun mulai melakukan penanganan.

&quot;Saat itu masih bisa ngomong. Tapi kayak sudah enggak kuat, saya berusaha nenangin, saya pikir masih bisa sehat lagi,&quot; sambungnya.

Akhirnya pada sekira pukul 10.05 WIB, Pepeng menghembuskan nafas terakhir. Sebelumnya dokter melakukan pemompaan di bagian dada komedian bernama asli Ferrasta Soebardi itu.

&quot;Dada ya sempat dipompa, terakhir badannya sakit, sesak napas, sering menggigil, ada cairan di dada, tapi kita sedot terus. Papa meninggal dengan tenang,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
