<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berperan Autis, Dwi Sasono Tonton Film Syahrukh Khan</title><description>Demi mendalami karakter autis, Dwi Sasono menonton film yang diperankan oleh Shahrukh Khan dalam film My Name Is Khan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/12/20/206/1081966/berperan-autis-dwi-sasono-tonton-film-syahrukh-khan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2014/12/20/206/1081966/berperan-autis-dwi-sasono-tonton-film-syahrukh-khan"/><item><title>Berperan Autis, Dwi Sasono Tonton Film Syahrukh Khan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/12/20/206/1081966/berperan-autis-dwi-sasono-tonton-film-syahrukh-khan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2014/12/20/206/1081966/berperan-autis-dwi-sasono-tonton-film-syahrukh-khan</guid><pubDate>Sabtu 20 Desember 2014 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/20/206/1081966/berperan-autis-dwi-sasono-tonton-film-syahrukh-khan-7DVbiZGzkM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Berperan autis, Dwi Sasono tonton film Syahrukh Khan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/20/206/1081966/berperan-autis-dwi-sasono-tonton-film-syahrukh-khan-7DVbiZGzkM.jpg</image><title>Berperan autis, Dwi Sasono tonton film Syahrukh Khan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dwi Sasono banyak melakukan observasi untuk film terbarunya berjudul Malaikat Kecil. Salah satu yang dijadikan referensinya untuk karakter autis, adalah peran Shahrukh Khan dalam film My Name Is Khan.
&amp;nbsp;
&quot;Saya sempat nonton My Name Is Khan. Ini tantangan banget buat saya. Level emosinya tuh belum pernah saya alami selama main dalam beberapa film. Terpacu aja pengen cari sesuatu yang beda,&quot; kata Dwi Sasono dalam rilis triller Malaikat Kecil di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;
Selain itu, suami dari Widi &quot;B3&quot; bertemu langsung dengan para penyandang autis. Ia melihat bagaimana gestur serta emosinya. Dwi mencoba sempurna, tak berlebihan karena takut menghina atau pun kurang tak mendapatkan chemistry.
&amp;nbsp;
&quot;Saya observasi dari sutradara pergi ke penyandang autis. Berbeda-beda buat orang yang berkebutuhan khusus ini. Karena ada yang berat, sedang,  dia cerita kalau emang big hug itu penenang bagi si penyandang. Tapi mereka enggak bisa cerita bagaimana rasa sakit itu,&quot; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Memerankan dan bertemu penyandang autis Dwi mengaku banyak ilmu yang didapat. Bagaiman kegigihan penyandang untuk bisa hidup dan menjadi orang yang bermanfaat tanpa merasa menjadi beban bagi orang sekitar.
&amp;nbsp;
&quot;Pengalaman banyak pelajaran yang dapat dari sini. Terutama untuk masalah hidup,&quot; tandasnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Dwi Sasono banyak melakukan observasi untuk film terbarunya berjudul Malaikat Kecil. Salah satu yang dijadikan referensinya untuk karakter autis, adalah peran Shahrukh Khan dalam film My Name Is Khan.
&amp;nbsp;
&quot;Saya sempat nonton My Name Is Khan. Ini tantangan banget buat saya. Level emosinya tuh belum pernah saya alami selama main dalam beberapa film. Terpacu aja pengen cari sesuatu yang beda,&quot; kata Dwi Sasono dalam rilis triller Malaikat Kecil di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;
Selain itu, suami dari Widi &quot;B3&quot; bertemu langsung dengan para penyandang autis. Ia melihat bagaimana gestur serta emosinya. Dwi mencoba sempurna, tak berlebihan karena takut menghina atau pun kurang tak mendapatkan chemistry.
&amp;nbsp;
&quot;Saya observasi dari sutradara pergi ke penyandang autis. Berbeda-beda buat orang yang berkebutuhan khusus ini. Karena ada yang berat, sedang,  dia cerita kalau emang big hug itu penenang bagi si penyandang. Tapi mereka enggak bisa cerita bagaimana rasa sakit itu,&quot; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Memerankan dan bertemu penyandang autis Dwi mengaku banyak ilmu yang didapat. Bagaiman kegigihan penyandang untuk bisa hidup dan menjadi orang yang bermanfaat tanpa merasa menjadi beban bagi orang sekitar.
&amp;nbsp;
&quot;Pengalaman banyak pelajaran yang dapat dari sini. Terutama untuk masalah hidup,&quot; tandasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
