<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungu Rela Jualan Album di Pinggir Jalan</title><description>Maraknya pembajakan serta industri musik Indonesia yang turun drastis  membuat banyak kalangan menunjuk pemerintah sebagai &quot;kambing hitam&quot;.  Pasalnya, dianggap kurang serius menangani pembajakan. Namun,  rupanya tidak semua musisi berpendapat begitu. Bassis band Ungu, Makki,  justru berpandangan positif terpuruknya industri musik bukan selamanya  salah pemerintah.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/07/18/386/1014469/ungu-rela-jualan-album-di-pinggir-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2014/07/18/386/1014469/ungu-rela-jualan-album-di-pinggir-jalan"/><item><title>Ungu Rela Jualan Album di Pinggir Jalan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/07/18/386/1014469/ungu-rela-jualan-album-di-pinggir-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2014/07/18/386/1014469/ungu-rela-jualan-album-di-pinggir-jalan</guid><pubDate>Jum'at 18 Juli 2014 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hardian </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/18/386/1014469/X7586EMnWb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ungu rela jualan album dipinggir jalan (Foto: Edi Hardian/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/18/386/1014469/X7586EMnWb.jpg</image><title>Ungu rela jualan album dipinggir jalan (Foto: Edi Hardian/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Maraknya pembajakan serta industri musik Indonesia yang turun drastis membuat banyak kalangan menunjuk pemerintah sebagai &quot;kambing hitam&quot;. Pasalnya, dianggap kurang serius menangani pembajakan.&amp;nbsp;Namun, rupanya tidak semua musisi berpendapat begitu. Bassis band Ungu, Makki, justru berpandangan positif terpuruknya industri musik bukan selamanya salah pemerintah.&amp;nbsp;&quot;Musik tidak tergantung rezim, itu tergantung orang,&quot; ujar Makki saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis 17 Juli 2014 malam.&amp;nbsp;Bagi salah satu pentolan band Ungu ini, musik bisa hidup selama masih ada seniman yang giat berkarya meski tidak didukung pemerintah sekalipun.&amp;nbsp;&quot;Caranya sebenarnya ada saja, mau dipinggir jalan kek, kalau mau berkarya ya berkarya saja,&quot; imbuhnya.&amp;nbsp;Sekadar diketahui, sejak maraknya pembajakan, industri musik tampak mengalami keruntuhan, namun para musisi tampak tidak berhenti berkarya seperti halnya Ungu yang justru merilis single rohani bertajuk &quot;Segala Puji Syukur&quot;.</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya pembajakan serta industri musik Indonesia yang turun drastis membuat banyak kalangan menunjuk pemerintah sebagai &quot;kambing hitam&quot;. Pasalnya, dianggap kurang serius menangani pembajakan.&amp;nbsp;Namun, rupanya tidak semua musisi berpendapat begitu. Bassis band Ungu, Makki, justru berpandangan positif terpuruknya industri musik bukan selamanya salah pemerintah.&amp;nbsp;&quot;Musik tidak tergantung rezim, itu tergantung orang,&quot; ujar Makki saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis 17 Juli 2014 malam.&amp;nbsp;Bagi salah satu pentolan band Ungu ini, musik bisa hidup selama masih ada seniman yang giat berkarya meski tidak didukung pemerintah sekalipun.&amp;nbsp;&quot;Caranya sebenarnya ada saja, mau dipinggir jalan kek, kalau mau berkarya ya berkarya saja,&quot; imbuhnya.&amp;nbsp;Sekadar diketahui, sejak maraknya pembajakan, industri musik tampak mengalami keruntuhan, namun para musisi tampak tidak berhenti berkarya seperti halnya Ungu yang justru merilis single rohani bertajuk &quot;Segala Puji Syukur&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
