<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shandy Syarif Minta Maaf jika Tak Pantas Jadi Sunan Drajat</title><description>Shandy Syarif mengaku senang bisa terlibat dalam Film Televisi (FTV) religi yang mengisahkan tentang perjalanan para wali yang berjuang dalam syiar Islam di Tanah Jawa.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/06/20/206/1001908/shandy-syarif-minta-maaf-jika-tak-pantas-jadi-sunan-drajat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2014/06/20/206/1001908/shandy-syarif-minta-maaf-jika-tak-pantas-jadi-sunan-drajat"/><item><title>Shandy Syarif Minta Maaf jika Tak Pantas Jadi Sunan Drajat</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/06/20/206/1001908/shandy-syarif-minta-maaf-jika-tak-pantas-jadi-sunan-drajat</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2014/06/20/206/1001908/shandy-syarif-minta-maaf-jika-tak-pantas-jadi-sunan-drajat</guid><pubDate>Jum'at 20 Juni 2014 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Andiasti Ajani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/20/206/1001908/qdDezcK5nE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shandy Syarif (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/20/206/1001908/qdDezcK5nE.jpg</image><title>Shandy Syarif (Foto: Okezone)</title></images><description>  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
JAKARTA &amp;ndash; Shandy Syarif mengaku senang bisa terlibat dalam Film Televisi (FTV) religi yang mengisahkan tentang perjalanan para wali yang berjuang dalam syiar Islam di Tanah Jawa.
&amp;nbsp;
Dalam FTV berjudul Kisah 9 Wali,&amp;nbsp; pria kelahiran kota Palembang 24 November 1978 itu memerankan sosok Sunan Drajat.
&amp;nbsp;
&quot;Saya di sini berperan sebagai Sunan Drajat, anaknya Sunan Ampel. Dulu pernah main diproduksi yang kayak gini juga, tapi waktu itu jadi Sunan Gunung Jati,&quot; Kata Shandy di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).
&amp;nbsp;
Untuk memerankan sosok Wali, Shandy mengaku, tidaklah mudah. Dia merasa, masih banyak sifat yang belum sesuai bila dibandingkan tokoh yang diperankannya itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kita ini kan hanya manusia biasa, banyak kurangnya. Kalau misalkan ada yang merasa kurang pas sama kita ya harap maklum, dan ambil positifnya saja,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Karena itu, Shandy pun meminta maaf jika perannya tidak sesuai dengan tokoh yang dimainkannya.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada yang kurang pas, maafkan saja, tapi kami sebagai pemain hanya ingin menyampaikan pesan yang baik kepada penonton. Ini adalah salah satu bentuk ibadah kita,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
JAKARTA &amp;ndash; Shandy Syarif mengaku senang bisa terlibat dalam Film Televisi (FTV) religi yang mengisahkan tentang perjalanan para wali yang berjuang dalam syiar Islam di Tanah Jawa.
&amp;nbsp;
Dalam FTV berjudul Kisah 9 Wali,&amp;nbsp; pria kelahiran kota Palembang 24 November 1978 itu memerankan sosok Sunan Drajat.
&amp;nbsp;
&quot;Saya di sini berperan sebagai Sunan Drajat, anaknya Sunan Ampel. Dulu pernah main diproduksi yang kayak gini juga, tapi waktu itu jadi Sunan Gunung Jati,&quot; Kata Shandy di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).
&amp;nbsp;
Untuk memerankan sosok Wali, Shandy mengaku, tidaklah mudah. Dia merasa, masih banyak sifat yang belum sesuai bila dibandingkan tokoh yang diperankannya itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kita ini kan hanya manusia biasa, banyak kurangnya. Kalau misalkan ada yang merasa kurang pas sama kita ya harap maklum, dan ambil positifnya saja,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Karena itu, Shandy pun meminta maaf jika perannya tidak sesuai dengan tokoh yang dimainkannya.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada yang kurang pas, maafkan saja, tapi kami sebagai pemain hanya ingin menyampaikan pesan yang baik kepada penonton. Ini adalah salah satu bentuk ibadah kita,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
