<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gugun Blues Shelter Ingin Jelajahi Indonesia Dibanding ke Luar Negeri</title><description>Gugun Blues Shelter (GBS) sudah sering tampil di luar negeri, di benua Amerika hingga benua Eropa.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/01/20/386/929170/gugun-blues-shelter-ingin-jelajahi-indonesia-dibanding-ke-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2014/01/20/386/929170/gugun-blues-shelter-ingin-jelajahi-indonesia-dibanding-ke-luar-negeri"/><item><title>Gugun Blues Shelter Ingin Jelajahi Indonesia Dibanding ke Luar Negeri</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2014/01/20/386/929170/gugun-blues-shelter-ingin-jelajahi-indonesia-dibanding-ke-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2014/01/20/386/929170/gugun-blues-shelter-ingin-jelajahi-indonesia-dibanding-ke-luar-negeri</guid><pubDate>Senin 20 Januari 2014 23:30 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hardian </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/20/386/929170/tmy8ZHSWJQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gugun Blues Shelter (Foto: Arif/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/20/386/929170/tmy8ZHSWJQ.jpg</image><title>Gugun Blues Shelter (Foto: Arif/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gugun Blues Shelter (GBS) sudah sering tampil di luar negeri, di benua Amerika hingga benua Eropa.Meskipun sudah malang melintang di luar negeri, rupanya grup rock-blues ini lebih tertarik bisa lebih dikenal di negeri sendiri.&quot;Kita punya angan pengen banget bikin safari tur se-nusantara, secara kita bukan band label besar, kita mengharapkan sekali bisa,&quot; ujar Gugun saat dijumpai di studio Bepbop, Tebet, Jakarta, Senin (20/1/2014).Gugun, Jono, dan juga Bowie rupanya belum puas meskipun nama mereka sudah dikenal diluar negeri. Bagi mereka, belum afdhol rasanya bila nama Gugun Blues Shelter belum dikenal baik masyarakat di sini.&quot;Orang selalu berpikir kita selalu main di luar, padahal di dalam negeri saja belum (ke seluruh wilayah),&quot; lanjut Gugun.Mereka yakin, musik blues-rock yang diusung bisa diterima masyarakat di Indonesia secara lebih luas lagi.&quot;Karena kita lihat respon di daerah itu cukup positif, penonton sudah bisa memilih untuk urusan musik,&quot; ujarnya.Sementara itu, band yang punya nama lain, Gugun Power Trio (untuk pasar di Amerika Serikat) ini merasa musiknya sudah komplet, sehingga bisa membuat banyak orang yang bisa menikmati karya mereka.&quot;Kalau genre musik kita bermacem-macam, ada blues, rock, rock and roll, funk, ballad, musik kita sudah cukup komplit kok, jadi kenapa harus berubah?&quot; terangnya.Berbeda dengan band yang dikontrak label besar, GBS mengaku tidak punya produser dan kini masih nyaman di indie, sehingga mereka merasa bebas memainkan musik apa pun.&quot;Karena kita jujur saja, enggak punya label, enggak ada produser juga, jadi apa yang ada dikepala ya mengalir saja bermusiknya,&quot; kata pelantun &quot;Turn It On&quot;, &quot;Woman&quot;, &quot;Holding On&quot;, dan &quot;Funk #1&quot; ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Gugun Blues Shelter (GBS) sudah sering tampil di luar negeri, di benua Amerika hingga benua Eropa.Meskipun sudah malang melintang di luar negeri, rupanya grup rock-blues ini lebih tertarik bisa lebih dikenal di negeri sendiri.&quot;Kita punya angan pengen banget bikin safari tur se-nusantara, secara kita bukan band label besar, kita mengharapkan sekali bisa,&quot; ujar Gugun saat dijumpai di studio Bepbop, Tebet, Jakarta, Senin (20/1/2014).Gugun, Jono, dan juga Bowie rupanya belum puas meskipun nama mereka sudah dikenal diluar negeri. Bagi mereka, belum afdhol rasanya bila nama Gugun Blues Shelter belum dikenal baik masyarakat di sini.&quot;Orang selalu berpikir kita selalu main di luar, padahal di dalam negeri saja belum (ke seluruh wilayah),&quot; lanjut Gugun.Mereka yakin, musik blues-rock yang diusung bisa diterima masyarakat di Indonesia secara lebih luas lagi.&quot;Karena kita lihat respon di daerah itu cukup positif, penonton sudah bisa memilih untuk urusan musik,&quot; ujarnya.Sementara itu, band yang punya nama lain, Gugun Power Trio (untuk pasar di Amerika Serikat) ini merasa musiknya sudah komplet, sehingga bisa membuat banyak orang yang bisa menikmati karya mereka.&quot;Kalau genre musik kita bermacem-macam, ada blues, rock, rock and roll, funk, ballad, musik kita sudah cukup komplit kok, jadi kenapa harus berubah?&quot; terangnya.Berbeda dengan band yang dikontrak label besar, GBS mengaku tidak punya produser dan kini masih nyaman di indie, sehingga mereka merasa bebas memainkan musik apa pun.&quot;Karena kita jujur saja, enggak punya label, enggak ada produser juga, jadi apa yang ada dikepala ya mengalir saja bermusiknya,&quot; kata pelantun &quot;Turn It On&quot;, &quot;Woman&quot;, &quot;Holding On&quot;, dan &quot;Funk #1&quot; ini.</content:encoded></item></channel></rss>
