<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyadap Karet pun Tampil di JakJazz 2013</title><description>Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) 2013 yang  digelar di  Istora Senayan Jakarta di hari kedua atau tadi malam, Sabtu  17 Oktober  2013 lebih dipadati penonton.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/10/20/391/884024/penyadap-karet-pun-tampil-di-jakjazz-2013</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/10/20/391/884024/penyadap-karet-pun-tampil-di-jakjazz-2013"/><item><title>Penyadap Karet pun Tampil di JakJazz 2013</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/10/20/391/884024/penyadap-karet-pun-tampil-di-jakjazz-2013</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/10/20/391/884024/penyadap-karet-pun-tampil-di-jakjazz-2013</guid><pubDate>Minggu 20 Oktober 2013 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Egie Gusman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/20/391/884024/fNPtP8hAYA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Idang Rasjidi (Foto: Ist.)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/20/391/884024/fNPtP8hAYA.jpg</image><title>Idang Rasjidi (Foto: Ist.)</title></images><description>JAKARTA - Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) 2013 yang  digelar di Istora Senayan Jakarta di hari kedua atau tadi malam, Sabtu  17 Oktober 2013 lebih dipadati penonton.  Penonton yang hadir juga lintas generasi terlihat bukan hanya penikmat  jazz saja. Cuaca yang tidak bersahabat tidak menurunkan semangat  pencinta musik untuk absen di JakJazz 2013.  Musisi Ireng Maulana, sebagai salah satu founder event ini apresiasi  penonton yang merelakan waktu luangnya untuk hadir. Gitaris legendaris  itu pun senang dengan jumlah penonton di hari kedua.  &quot;Kalau kemarin sih sedikit (penonton). Kalau ini malam sih oke. Mudah-mudahan sih oke selanjutnya,&quot; kata Ireng.  Di hari, kedua JakJazz dihibur oleh musisi Jazz senior seperti Ireng  Maulana yang berkolaborasi dengan Ermy Kullit, Kiboud Maulana, dan Mus  Mujiono. Selain itu, Tohpati dan Indra Lesmana menjadi salah satu faktor  penting yang membuat JakJazz ini dipadati.   Penampilan yang tak kalah heboh, kehadiran Idang Rasjidi memboyong musik  Melayu dalam JakJazz. Ia memperkenalkan vokalis baru yang didapatnya di  kampung halaman Idang sendiri di Pangkal Pinang, Pulau Bangka.  &quot;Saya akan memperkenalkan seorang laki-laki yang masih sangat muda. Masih 19 atau 20 tahun usianya,&quot; kata Idang/  &quot;Ia berasal dari daerah yang sama dengan saya. Ia penyanyi antar  kampung. Kerjanya menyadap karet. Ketemu pas ia nyanyi di panggung.  Lulus SMK Pertanian. Namanya Yendri Blacan. Ia adalah penyanyi dangdut  melayu,&quot; kata Idang yang bikin penasaran penonton.  Kolaborasi permainan piano Idang dan suara khas yang di milik Yendri  Blacan membuat penampilan mereka mendapatkan sambutan meriah.  Menenakan kupluk dan baju warna hitam, Idang tampil enerjik tak kalah dari para juniornya.  &quot;Terimakasih. Dalam suasana yang sederhana. Kita masih semangat. Saya ke  sini karena saya main musik. Because I love jazz,&quot; tutup pria kelahiran  25 April 1958 itu memberi kesan kepada penonton.  Karya-karya Idang Rasjidi di dunia jazz tentu tak usah diragukan.  Bersama Indra Lesmana ia pernah membentuk Indra Lesmana - Idang Rasjidi  Reformation Jazz, kemudian bersama dengan Kiboud Maulana ia pernah  membentuk Jakarta All Stars. Idang juga sering kali tampil di acara ajang internasional lainnya, seperti North Sea Jazz.</description><content:encoded>JAKARTA - Jakarta International Jazz Festival (JakJazz) 2013 yang  digelar di Istora Senayan Jakarta di hari kedua atau tadi malam, Sabtu  17 Oktober 2013 lebih dipadati penonton.  Penonton yang hadir juga lintas generasi terlihat bukan hanya penikmat  jazz saja. Cuaca yang tidak bersahabat tidak menurunkan semangat  pencinta musik untuk absen di JakJazz 2013.  Musisi Ireng Maulana, sebagai salah satu founder event ini apresiasi  penonton yang merelakan waktu luangnya untuk hadir. Gitaris legendaris  itu pun senang dengan jumlah penonton di hari kedua.  &quot;Kalau kemarin sih sedikit (penonton). Kalau ini malam sih oke. Mudah-mudahan sih oke selanjutnya,&quot; kata Ireng.  Di hari, kedua JakJazz dihibur oleh musisi Jazz senior seperti Ireng  Maulana yang berkolaborasi dengan Ermy Kullit, Kiboud Maulana, dan Mus  Mujiono. Selain itu, Tohpati dan Indra Lesmana menjadi salah satu faktor  penting yang membuat JakJazz ini dipadati.   Penampilan yang tak kalah heboh, kehadiran Idang Rasjidi memboyong musik  Melayu dalam JakJazz. Ia memperkenalkan vokalis baru yang didapatnya di  kampung halaman Idang sendiri di Pangkal Pinang, Pulau Bangka.  &quot;Saya akan memperkenalkan seorang laki-laki yang masih sangat muda. Masih 19 atau 20 tahun usianya,&quot; kata Idang/  &quot;Ia berasal dari daerah yang sama dengan saya. Ia penyanyi antar  kampung. Kerjanya menyadap karet. Ketemu pas ia nyanyi di panggung.  Lulus SMK Pertanian. Namanya Yendri Blacan. Ia adalah penyanyi dangdut  melayu,&quot; kata Idang yang bikin penasaran penonton.  Kolaborasi permainan piano Idang dan suara khas yang di milik Yendri  Blacan membuat penampilan mereka mendapatkan sambutan meriah.  Menenakan kupluk dan baju warna hitam, Idang tampil enerjik tak kalah dari para juniornya.  &quot;Terimakasih. Dalam suasana yang sederhana. Kita masih semangat. Saya ke  sini karena saya main musik. Because I love jazz,&quot; tutup pria kelahiran  25 April 1958 itu memberi kesan kepada penonton.  Karya-karya Idang Rasjidi di dunia jazz tentu tak usah diragukan.  Bersama Indra Lesmana ia pernah membentuk Indra Lesmana - Idang Rasjidi  Reformation Jazz, kemudian bersama dengan Kiboud Maulana ia pernah  membentuk Jakarta All Stars. Idang juga sering kali tampil di acara ajang internasional lainnya, seperti North Sea Jazz.</content:encoded></item></channel></rss>
