<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ustadz Zaky: Uje Bukan Wali</title><description>Salah satu sahabat Uje, Ustadz Zaky coba menengahi konflik antara Pipik dengan pihak keluarga besar Uje</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/09/22/33/870055/ustadz-zaky-uje-bukan-wali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/09/22/33/870055/ustadz-zaky-uje-bukan-wali"/><item><title>Ustadz Zaky: Uje Bukan Wali</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/09/22/33/870055/ustadz-zaky-uje-bukan-wali</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/09/22/33/870055/ustadz-zaky-uje-bukan-wali</guid><pubDate>Minggu 22 September 2013 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/22/33/870055/r13PFUbunb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makam Uje di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, tampak mewah (Foto: Rama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/22/33/870055/r13PFUbunb.jpg</image><title>Makam Uje di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, tampak mewah (Foto: Rama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Salah satu sahabat Uje, Ustadz Zaky coba menengahi  konflik antara Pipik dengan pihak keluarga besar Uje gara-gara makam Uje  yang berada di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, direnovasi oleh  keluarga besar Uje dengan tampilan marmer hitam setinggi pinggang orang  dewasa, hingga terkesan mewah.  &quot;Uje bukan wali, tapi orang soleh. Layak untuk dapatkan tempat. Di sini  kan banyak pihak terkait, pemerintah, istri, ibu, yang utama ibu  kandung. Seorang ibu pasti pnya perasaan, makam anak diziarahi dengan  keadaan layak,&quot; ucap Zaky ditemui di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat,  Minggu (22/9/2013).  Pipik yang tidak diajak bicara merasa kecewa tahu-tahu makam suaminya itu sudah diubah dengan tampilan mentereng dibandingkan  makam-makam di sampingnya.   Zaky mengungkapkan sebelum makam Uje ditutupi marmer, tak sedikit  masyarakat membawa pulang tanah dari makam Uje. Menurutnya, hal tersebut  justru menjadi musyrik.   &quot;Saya lihat banyak orang bawa tanah ke rumah, dibakar jadi musyrik.  Dibuat tempat yang bagus, layak, baik. Saya yakin almarhum Uje tidak ingin  dibedakan tapi volume dan perilaku para peziarah harus dikondisikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu sahabat Uje, Ustadz Zaky coba menengahi  konflik antara Pipik dengan pihak keluarga besar Uje gara-gara makam Uje  yang berada di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, direnovasi oleh  keluarga besar Uje dengan tampilan marmer hitam setinggi pinggang orang  dewasa, hingga terkesan mewah.  &quot;Uje bukan wali, tapi orang soleh. Layak untuk dapatkan tempat. Di sini  kan banyak pihak terkait, pemerintah, istri, ibu, yang utama ibu  kandung. Seorang ibu pasti pnya perasaan, makam anak diziarahi dengan  keadaan layak,&quot; ucap Zaky ditemui di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat,  Minggu (22/9/2013).  Pipik yang tidak diajak bicara merasa kecewa tahu-tahu makam suaminya itu sudah diubah dengan tampilan mentereng dibandingkan  makam-makam di sampingnya.   Zaky mengungkapkan sebelum makam Uje ditutupi marmer, tak sedikit  masyarakat membawa pulang tanah dari makam Uje. Menurutnya, hal tersebut  justru menjadi musyrik.   &quot;Saya lihat banyak orang bawa tanah ke rumah, dibakar jadi musyrik.  Dibuat tempat yang bagus, layak, baik. Saya yakin almarhum Uje tidak ingin  dibedakan tapi volume dan perilaku para peziarah harus dikondisikan.</content:encoded></item></channel></rss>
