<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Ani Enggan Tinggalkan Kerajaan Eyang Subur</title><description>Istri ketujuh Eyang Subur, Annisa (Ani) dengan tegas mengatakan tidak  ingin kembali ke rumahnya. Pasalnya, dia trauma sejak masih duduk di  bangku SMP.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/06/18/33/823732/alasan-ani-enggan-tinggalkan-kerajaan-eyang-subur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/06/18/33/823732/alasan-ani-enggan-tinggalkan-kerajaan-eyang-subur"/><item><title>Alasan Ani Enggan Tinggalkan Kerajaan Eyang Subur</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/06/18/33/823732/alasan-ani-enggan-tinggalkan-kerajaan-eyang-subur</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/06/18/33/823732/alasan-ani-enggan-tinggalkan-kerajaan-eyang-subur</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2013 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Egie Gusman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/18/33/823732/l1LDXVANyt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ani (Foto: Egie Gusman)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/18/33/823732/l1LDXVANyt.jpg</image><title>Ani (Foto: Egie Gusman)</title></images><description>JAKARTA - Istri ketujuh Eyang Subur, Annisa (Ani) dengan tegas mengatakan tidak ingin kembali ke rumahnya. Pasalnya, dia trauma sejak masih duduk di bangku SMP. &quot;Sebelum di rumah ya saya memiliki trauma. Tapi saya enggak bisa menjelaskan masalah trauma saya. Makanya saya berat untuk keluar. Trauma itu terjadi ketika saya kelas 2 SMP,&quot; kata Ani saat ditemui di kediaman Eyang Subur, kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, Selasa (18/6/2013).Ani memiliki rasa trauma semenjak orangtuanya memutuskan bercerai. Saat itu, dia mengunjungi Ibu Kota&amp;nbsp; dan tinggal bersama tantenya, Dewi Almira.&quot;Orangtua saya cerai. Saya dititipin sama keluarga saya, akhirnya saya ke Jakarta sama tante saya, Dewi Almira. Saya menikah usia 18 tahun lebih,&quot; jelasnya singkat.Karena mendapatkan kenyamanan, alasan itupula yang membuat Ani tidak mau meninggalkan kerajaan Eyang Subur. Di mata Ani, Eyang Subur merupakan dewa penyelamat saat dia terpuruk.&quot;Untuk saat ini saya enggak mau keluar dari rumah Eyang. Enggak mudah lho. Orang-orang kan enggak ada yang tahu kehidupan saya sebelum di rumah Eyang. Intinya Eyang itu menolong saya,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Istri ketujuh Eyang Subur, Annisa (Ani) dengan tegas mengatakan tidak ingin kembali ke rumahnya. Pasalnya, dia trauma sejak masih duduk di bangku SMP. &quot;Sebelum di rumah ya saya memiliki trauma. Tapi saya enggak bisa menjelaskan masalah trauma saya. Makanya saya berat untuk keluar. Trauma itu terjadi ketika saya kelas 2 SMP,&quot; kata Ani saat ditemui di kediaman Eyang Subur, kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, Selasa (18/6/2013).Ani memiliki rasa trauma semenjak orangtuanya memutuskan bercerai. Saat itu, dia mengunjungi Ibu Kota&amp;nbsp; dan tinggal bersama tantenya, Dewi Almira.&quot;Orangtua saya cerai. Saya dititipin sama keluarga saya, akhirnya saya ke Jakarta sama tante saya, Dewi Almira. Saya menikah usia 18 tahun lebih,&quot; jelasnya singkat.Karena mendapatkan kenyamanan, alasan itupula yang membuat Ani tidak mau meninggalkan kerajaan Eyang Subur. Di mata Ani, Eyang Subur merupakan dewa penyelamat saat dia terpuruk.&quot;Untuk saat ini saya enggak mau keluar dari rumah Eyang. Enggak mudah lho. Orang-orang kan enggak ada yang tahu kehidupan saya sebelum di rumah Eyang. Intinya Eyang itu menolong saya,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
