<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengalaman Kelam Jadi Bekal Uje Berdakwah</title><description>Sosok Ustadz Al Buchori (Uje) tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang  sempat terjerumus dunia hitam. Karena itu Uje bisa memahami karakter  anak-anak muda yang gaul.&amp;nbsp; </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/05/02/33/800892/pengalaman-kelam-jadi-bekal-uje-berdakwah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/05/02/33/800892/pengalaman-kelam-jadi-bekal-uje-berdakwah"/><item><title>Pengalaman Kelam Jadi Bekal Uje Berdakwah</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/05/02/33/800892/pengalaman-kelam-jadi-bekal-uje-berdakwah</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/05/02/33/800892/pengalaman-kelam-jadi-bekal-uje-berdakwah</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2013 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/02/33/800892/jUDKsUgGGN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustad Jefri Al Buchori (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/02/33/800892/jUDKsUgGGN.jpg</image><title>Ustad Jefri Al Buchori (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sosok Ustadz Al Buchori (Uje) tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang sempat terjerumus dunia hitam. Karena itu Uje bisa memahami karakter anak-anak muda yang gaul.&amp;nbsp;&quot;Beliau itu Ustadz selengean, pecicilan. Kadang teknik dakwah dia (Uje) enggak masuk di saya, tapi diterima di masyarakat,&quot; kata adik Uje, Aswan Faisal, di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu 1 Mei 2013 malam.&amp;nbsp;Diakui Aswan, sebelum menjadi ustadz, Uje sempat terjerumus ke dalam dunia hitam. Namun, pengalaman tersebut justru dijadikannya bekal berdakwah.&amp;nbsp;&quot;Uje dulu ngomong, 'Gue enggak mau makai (narkoba)'. Kita bilang, 'Ah, lo belum rasain saja lo'. Eh pas sudah ngerasain, dia malah jadi bandar. Tapi ini adalah perjalanan. Pengalaman Uje berada di dunia gelap, ini menjadi bekal dia untuk berdakwah dengan teknik baik,&quot; tandasnya.(gal)</description><content:encoded>JAKARTA - Sosok Ustadz Al Buchori (Uje) tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang sempat terjerumus dunia hitam. Karena itu Uje bisa memahami karakter anak-anak muda yang gaul.&amp;nbsp;&quot;Beliau itu Ustadz selengean, pecicilan. Kadang teknik dakwah dia (Uje) enggak masuk di saya, tapi diterima di masyarakat,&quot; kata adik Uje, Aswan Faisal, di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu 1 Mei 2013 malam.&amp;nbsp;Diakui Aswan, sebelum menjadi ustadz, Uje sempat terjerumus ke dalam dunia hitam. Namun, pengalaman tersebut justru dijadikannya bekal berdakwah.&amp;nbsp;&quot;Uje dulu ngomong, 'Gue enggak mau makai (narkoba)'. Kita bilang, 'Ah, lo belum rasain saja lo'. Eh pas sudah ngerasain, dia malah jadi bandar. Tapi ini adalah perjalanan. Pengalaman Uje berada di dunia gelap, ini menjadi bekal dia untuk berdakwah dengan teknik baik,&quot; tandasnya.(gal)</content:encoded></item></channel></rss>
