<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangga Takut Lagunya Jadi Bumerang</title><description>Empat setengah tahun vakum merilis album, Tangga akhirnya merilis album studio ketiga, Utuh.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/04/03/386/785734/tangga-takut-lagunya-jadi-bumerang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/04/03/386/785734/tangga-takut-lagunya-jadi-bumerang"/><item><title>Tangga Takut Lagunya Jadi Bumerang</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/04/03/386/785734/tangga-takut-lagunya-jadi-bumerang</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/04/03/386/785734/tangga-takut-lagunya-jadi-bumerang</guid><pubDate>Rabu 03 April 2013 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/03/386/785734/YWWfejCtIw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangga (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/03/386/785734/YWWfejCtIw.jpg</image><title>Tangga (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Empat setengah tahun vakum merilis album, Tangga akhirnya merilis album studio ketiga, Utuh, pada 12 Desember 2012. Di album mereka ini, terdapat dua lagu lawas, &quot;Kembali ke Jakarta&quot; milik Koes Plus, dan &quot;Sephia&quot; milik Sheila On 7.Di luar lagu itu, ada 11 lagu lainnya yang warnanya tak jauh dari ciri khas Tangga. Tata mengungkapkan, mereka tak ingin berimprovisasi terlalu jauh dengan musiknya.&quot;Kita enggak membuat banyak perbedaan, kita lebih menonjolkan kebersamaan, takutnya menjadi bumerang dan kehilangan ciri Tangga,&quot; alasan Tata saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2013).Sepanjang sejarah perjalanan karier Tangga, baru di album ketiga mereka mendaur ulang lagu milik musisi lain.&quot;Kita band sudah hampir sembilan tahun kita belum pernah recycle. Selama itu band itu sepertinya ada yang kurang. Kita bawain band-band legend,&quot; kata Kamga. Menurut Kamga, sebelum mengambil keputusan daur ulang lagu tersebut, pihaknya sudah mengamankan masalah hak cipta.&quot;Kalau sama Koes Plus enggak ngobrol, kita dibantu sama label untuk perizinan lagi. Kalau Sheila On 7 kita sudah ngobrol sendiri, dan kita yakin lagu &amp;lsquo;Sephia&amp;rsquo; itu bagus banget, makanya kita buat berbeda,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Empat setengah tahun vakum merilis album, Tangga akhirnya merilis album studio ketiga, Utuh, pada 12 Desember 2012. Di album mereka ini, terdapat dua lagu lawas, &quot;Kembali ke Jakarta&quot; milik Koes Plus, dan &quot;Sephia&quot; milik Sheila On 7.Di luar lagu itu, ada 11 lagu lainnya yang warnanya tak jauh dari ciri khas Tangga. Tata mengungkapkan, mereka tak ingin berimprovisasi terlalu jauh dengan musiknya.&quot;Kita enggak membuat banyak perbedaan, kita lebih menonjolkan kebersamaan, takutnya menjadi bumerang dan kehilangan ciri Tangga,&quot; alasan Tata saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2013).Sepanjang sejarah perjalanan karier Tangga, baru di album ketiga mereka mendaur ulang lagu milik musisi lain.&quot;Kita band sudah hampir sembilan tahun kita belum pernah recycle. Selama itu band itu sepertinya ada yang kurang. Kita bawain band-band legend,&quot; kata Kamga. Menurut Kamga, sebelum mengambil keputusan daur ulang lagu tersebut, pihaknya sudah mengamankan masalah hak cipta.&quot;Kalau sama Koes Plus enggak ngobrol, kita dibantu sama label untuk perizinan lagi. Kalau Sheila On 7 kita sudah ngobrol sendiri, dan kita yakin lagu &amp;lsquo;Sephia&amp;rsquo; itu bagus banget, makanya kita buat berbeda,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
